FESTIVAL MUSIK

Prophets of Rage dan Snow Patrol ramaikan Hodgepodge Superfest

B-Real (kiri) dan Tom Morello beraksi saat Prophets of Rage manggung pada Download Music Festival di Caja Magica, Madrid, Spanyol (24/6/2017).
B-Real (kiri) dan Tom Morello beraksi saat Prophets of Rage manggung pada Download Music Festival di Caja Magica, Madrid, Spanyol (24/6/2017). | Kiko Huesca /EPA

Setelah menyasar kalangan milenial pada tahun lalu, penyelenggara Hodgepodge Superfest ingin merangkul kalangan yang lebih luas kali ini. Oleh karena itulah mereka menjadikan dua band lawas, Prophets of Rage dan Snow Patrol, sebagai penampil utama.

Hodgepodge Superfest 2019, yang diselenggarakan Java Festival Production dan Supermusic, kembali digelar di Allianz Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, pada 31 Agustus hingga 1 September.

Dewi Gontha, President Direktur Java Festival Production, menuturkan bahwa penyelenggaraan tahun ini akan sedikit spesial dibanding tahun sebelumnya. Ia dan timnya berharap pengunjung tahun ini jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya. Ini dilakukan dengan mengubah target penonton.

"Persiapannya kali ini sedikit spesial, karena kita ingin lebih sukses dari tahun sebelumnya, target pengunjung kita sih milenial, tapi untuk semua umur juga harapannya, karena lineup-nya variatif" tutur Dewi Gontha kepada MerahPutih.com (27/3/2019).

Tahun lalu, penampil utama (headliners) adalah The Libertines, All Time Low, Lil Yachty, dan Gallant. Kali ini, Prophets of Rage dan Snow Patrol akan manggung untuk pertama kalinya di Indonesia.

Prophets of Rage, yang berdiri sejak 2016, beranggotakan basis Tim Commerford, gitaris Tom Morello, drummer Brad Wilk, DJ Lord, Chuck D, dan B-Real. Mereka kerap disebut supergroup rap rock. Pasalnya semua anggota band ini berasal dari kelompok musik yang amat populer pada masanya.

Commerford, Morello, dan Wilk adalah anggota band Rage Against the Machines dan Audioslave--dua band rock ternama yang telah bubar. DJ Lord dan Chuck D adalah duo dari grup rap Public Enemy, sedangkan B-Real merupakan salah satu penggawa grup hip hop Cypress Hill.

Sementara, Snow Patrol adalah grup musik alternative rock asal Irlandia Utara yang berdiri sejak 1994. Mereka dikenal lewat lagu tunggal “Chasing Cars” (2006) dan “Open Your Eyes” (2006).

Selain mereka, grup musik asal Brooklyn yaitu Phony Ppl dan musisi indie asal Inggris, Amber Bain --yang lebih dikenal dengan nama panggung The Japanese House-- juga sudah dikonfirmasi akan tampil di Hodgepodge Superfest 2019. Sementara musisi lokal yang dipastikan akan tampil adalah Fourtwnty, Barasuara, Danilla Riyadi, dan GAC.

Suasana konferensi pers Hodgepodge Superfest 2019 Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2019).
Suasana konferensi pers Hodgepodge Superfest 2019 Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2019). | Java Festival Production dan Supermusic

Untuk hal spesial yang disebut Dewi, penyelenggara masih merahasiakan detailnya. "Tahun ini akan ada sesuatu yang spesial, yaitu adanya kolaborasi antara art dan teknologi, nantinya akan menjadi kejutan untuk para pengunjung,” ujar Vicky Setiawan, perwakilan dari Supermusic.

Sebagai pemanasan, nantinya akan ada Superfest Road to Hodgepodge yang digelar selama empat bulan mendatang di Jabodetabek, Semarang, Lampung, Samarinda, Palembang, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, Solo, Makassar, Banjarmasin, Pontianak, Malang, Surabaya dan Bali.

Ajang pemanasan itu memungkinkan pengunjung membeli tiket dan official merchandise Hodgepodge dengan lebih murah. Java Festival Production dan Superfest juga mengadakan berbagai aktivitas dan kompetisi untuk para pengunjung.

“Dengan adanya Superfest Road to Hodgepodge ini kami berharap dapat meningkatkan kesadaran dan juga keinginan masyarakat untuk datang ke Hodgepodge Superfest 2019 di akhir bulan Agustus sampai awal September nanti, dan memberikan sedikit bayangan jenis musik yang akan ditampilkan pada Festival tersebut nantinya di Jakarta,” ujar Dewi.

Tiket Hodgepodge Superfest sudah dapat dibeli di situs resminya dan situs SuperMusic sejak Rabu (27/3/2019), juga bisa dibeli secara langsung di kantor Java Festival Production di Simprug Gallery Blok A1. Harga berkisar dari Rp400 ribu untuk Daily Pass dan Rp650 ribu untuk 2 Day pass.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR