Ragam genre menghiasi daftar calon Film Terbaik FFI 2017

Ketua Penjurian FFI 2017 Riri Riza dalam acara Malam Nominasi, Kamis (6/10/2017) malam di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan.
Ketua Penjurian FFI 2017 Riri Riza dalam acara Malam Nominasi, Kamis (6/10/2017) malam di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan. | Indra Rosalia /Beritagar.id

Tema Festival Film Indonesia (FFI) 2017 adalah keberagaman. Hal itu tercermin dari deretan nomine dalam ajang tahunan itu yang diumumkan Kamis (6/10/2017) malam di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan.

Para penyeleksi nomine yang terdiri dari berbagai asosiasi profesi industri film seakan menyatakan: "Untuk jadi film terbaik, tak harus drama."

Dari lima film yang menjadi nomine kategori Film Terbaik, semuanya sangat berbeda antara satu dengan lain. Ada genre komedi (diwakili Cek Toko Sebelah), drama (Kartini dan Posesif), film tegang/thriller (Night Bus), dan horor (Pengabdi Setan).

Kartini dan Posesif yang sama-sama drama pun punya perbedaan besar. Kartini adalah drama biopik pahlawan nasional RA Kartini, sementara Posesif merupakan drama percintaan remaja.

Keragaman ini sangat kontras dengan FFI tahun lalu. Lima nomine Film Terbaik; yaitu Aisyah: Biarkan Kami bersaudara, Athirah, {rudi habibie}, Salawaku, dan Surat dari Praha merupakan film drama. Athirah dan {rudi habibie} bahkan sama-sama mengangkat kisah dari tokoh yang benar-benar ada (biopik).

Atau mundur ke tahun sebelumnya, 2015 dan 2014. Seluruh film yang masuk radar Film Terbaik datang dari kategori drama.

Warna-warni FFI tahun ini bisa jadi karena sistem penjurian yang berbeda. Kini, sistem penjurian difokuskan pada asosiasi profesi untuk memilih film apa saja yang menjadi nomine. Alhasil masyarakat film, lewat asosiasi profesi, akan dilibatkan lebih jauh dalam pemilihan pemenang.

Asosiasi itu bisa perkumpulan sutradara, aktor, sinematografer, dan sebagainya. Contohnya APROFI (Asosiasi Produser Film Indonesia), IDFC (Indonesian Film Director Club), RAI (Rumah Aktor Indonesia), dan SI (Sinematografer Indonesia). Jumlah total mencapai 16 perkumpulan.

Mereka menyeleksi sekitar 100 judul yang terdiri dari film cerita panjang, film dokumenter, film pendek dan film animasi.

Semua film harus sudah beredar di wilayah Indonesia sejak Oktober 2016 hingga akhir September 2017. Peredaran itu boleh melalui jaringan distribusi bioskop, juga non-bioskop. Itulah sebabnya Posesif, yang hingga saat ini belum tayang secara luas di jaringan bioskop besar, bisa masuk ke dalam bursa nomine.

Setelah memilih para nomine, masing-masing asosiasi mengajukan calon juri. Sebanyak 75 juri akan menentukan para pemenang yang akan diumumkan pada 11 November di kota Manado, Sulawesi Utara.

"Karena ini proses baru, ada dinamikanya, ada juga sedikit kontroversi. Karena ini langkah pertama, mudah-mudahan bisa diperbaiki pada masa mendatang," ujar sutradara Riri Riza, sang Ketua Penjurian.

Inilah deretan nomine Festival Film Indonesia 2017,

Film Terbaik

  • Cek Toko Sebelah - produksi Starvision - produser Chand Parwez Servia, Fiaz Servia.
  • Kartini - Legacy Pictures, Screenplay Films - Robert Ronny.
  • Night Bus - Nightbus Pictures, Kaninga Pictures - Darius Sinathrya, Teuku Rifnu. Wikana.
  • Pengabdi Setan - Rapi Films, CJ Entertainment - Gope T. Samtani.
  • Posesif - Palari Films - Muhammad Zaidy, Meiske Taurisia.

Sutradara Terbaik

  • Edwin - Posesif.
  • Emil Heradi - Night Bus.
  • Ernest Prakasa - Cek Toko Sebelah.
  • Hanung Bramantyo - Kartini.
  • Joko Anwar - Pengabdi Setan.
  • Ody C Harahap - Sweet 20.

Pemeran Utama Wanita Terbaik

  • Adinia Wirasti - Critical Eleven.
  • Dian Sastrowardoyo - Kartini.
  • Putri Marino - Posesif.
  • Sheryl Sheinafia - Galih dan Ratna.
  • Tatjana Saphira - Sweet 20.

Pemeran Utama Pria Terbaik

  • Adipati Dolken - Posesif.
  • Deddy Sutomo - Kartini.
  • Ernest Prakasa - Cek Toko Sebelah.
  • Teuku Rifnu Wikana - Night Bus.

Pemeran Pendukung Wanita Terbaik

  • Adinia Wirasti - Cek Toko Sebelah.
  • Christine Hakim - Kartini.
  • Cut Mini - Posesif.
  • Djenar Maesa Ayu - Kartini.
  • Marissa Anita - Galih dan Ratna.
  • Niniek L Karim - Sweet 20.
  • Widyawati Sophiaan - Sweet 20.

Pemeran Pendukung Pria Terbaik

  • Alex Abbad - Night Bus.
  • Dion Wiyoko - Cek Toko Sebelah.
  • Slamet Rahardjo - Sweet 20.
  • Tyo Pakusadewo - Night Bus.
  • Yayu Unru - Posesif.

Penulis Skenario Adaptasi Terbaik

  • Bagus Pramanti, Hanung Bramantyo - Kartini.
  • Fathan Todjon, Lucky Kuswandi - Galih dan Ratna.
  • Joko Anwar - Pengabdi Setan.
  • Rahabi Mandra, Teuku Rifnu Wikana - Night Bus.
  • Upi - Sweet 20.

Penulis Skenario Asli Terbaik

  • Ernest Prakasa - Cek Toko Sebelah.
  • Gina S. Noer - Posesif.
  • Joko Anwar, Ernest Prakasa, Bene Dion Rajagukguk - Stip dan Pensil.
  • Nurman Hakim, Zaim Rofiqi, Ben Sohib - Bid'ah Cinta.
  • Raditya Dika - Hangout.

Pengarah Sinematografi Terbaik

  • Amalia TS - Galih dan Ratna.
  • Anggi Frisca - Night Bus.
  • Batara Goempar - Posesif.
  • Faozan Rozal - Kartini.
  • Ical Tanjung - Pengabdi Setan.

Pengarah Artistik Terbaik

  • Allan Sebastian - Kartini.
  • Allan Sebastian - Pengabdi Setan.
  • Benny Lauda - Filosofi Kopi 2: Ben & Jody.
  • Vida Sylvia - Sweet 20.

Penata Efek Visual Terbaik

  • Amrin Nugraha - Night Bus.
  • Epix Studio, Postima, MAG - Rafathar.
  • Finalize Studios - Pengabdi Setan.
  • Fixit Works - Pasukan Garuda.
  • Fixit Works - The Doll 2.
  • Orangeroom CS - Gerbang Neraka.

Penyunting Gambar Terbaik

  • Aline Jusria - Sweet 20.
  • Arifin Cuunk - Pengabdi Setan.
  • Cesa David Luckmansyah - Cek Toko Sebelah.
  • Kelvin Nugroho, Sentot Sahid - Night Bus.
  • Ryan Purwoko - Critical Eleven.
  • Wawan I Wibowo - Kartini.
  • W Ichwandiardono - Posesif.

Penata Suara Terbaik

  • Dwi Budi Priyanto, Khikmawan Santosa - Pasukan Garuda.
  • Khikmawan Santosa, Anhar Moha - Pengabdi Setan.
  • Khikmawan Santosa, Sutrisno - Kartini.
  • Wahyu Tri Purnomo, Jantra Suryaman - Night Bus.
  • Khikmawan Santosa, Mohamad Ihsan Sungkar, Madunazka - Cek Toko Sebelah.
  • Khikmawan Santosa, Mohamad Ihsan Sungkar, Suhadi - Critical Eleven.

Penata Musik Terbaik

  • Aghi Narottama, Tony Merle, dan Bemy Gusti - Pengabdi Setan.
  • Ivam Gojaya - Galih dan Ratna.
  • McAnderson - Ben & Jody.
  • Thoersi Argeswara - Pasukan Garuda.
  • Tya Subiakto - Mooncake Story.

Pencipta Lagu Tema Terbaik

  • Isyana Sarasvati "Sekali Lagi" - Critical Eleven.
  • Melly Goeslaw "Dalam Kenangan" - Surga yang Tak Dirindukan 2.
  • Mada The Overtunes "Senyuman dan Harapan" - Cek Toko Sebelah.
  • The Spouse "Kelam Malam" - Pengabdi Setan.

Penata Busana Terbaik

  • Anggia Kharisma - Filosofi Kopi 2: Ben & Jody.
  • Dara Asvia - Sweet 20.
  • Gemailla Gea Geriantiana - Night Bus.
  • Isabelle Patrice - Pengabdi Setan.
  • Retno Ratih Damayanto - Kartini.

Penata Rias Terbaik

  • Cherry Wirawan - Night Bus.
  • Cherry Wirawan, Dian Angraini - Gerbang Neraka.
  • Cika Rianda - Posesif.
  • Darwyn Tse - Pengabdi Setan.
  • Darto Unge - Kartini.

Pemeran Anak Terbaik

  • Aisha Nurra Datau - Iqro.
  • Bima Azriel - Surat Kecil untuk Tuhan.
  • Muhammad Iqbal - Stip dan Pensil.
  • Muhammad Adhiyat - Pengabdi Setan.
  • Muhammad Razi - Surau dan Silek.
  • Neysa Chandra Melisenda - Kartini.

Film Pendek Terbaik

  • Amak.
  • Babaran.
  • Buang.
  • Jendela.
  • Kleang Kabur Kanginan.
  • Lintah Darat.
  • Nyathil.
  • Pentas Terakhir.
  • Ruah.
  • Salam Dari Kepiting Selatan.

Film Animasi Pendek Terbaik

  • Darmuji 86.
  • Kaie And The Phantasus's Giants.
  • Lukisan Nafas.
  • Make a Wish.
  • Mudik.

Film Dokumenter Panjang Terbaik

  • Balada Bala Sinema.
  • Banda: The Dark Forgotten Trail.
  • Bulu Mata.
  • Ibu (An Extraordinary Mother).
  • Negeri Dongeng.
  • Tarling is Darling.

Film Dokumenter Pendek Terbaik

  • Anak Koin.
  • Dluwang.
  • Living In Rob.
  • Sepanjang Jalan Satu Arah.
  • Solastalgia.
  • Songbird.
  • The Unseen Words.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR