FILM

Raline Shah menjajal film aksi laga

Raline Shah latihan 8 bulan untuk perannya dalam film Polis Evo 2
Raline Shah latihan 8 bulan untuk perannya dalam film Polis Evo 2 | Screenplay Films

Aktris Raline Shah terus berusaha meningkatkan level aktingnya. Usai bermain pertama kali di ranah komedi lewat Orang Kaya Baru, giliran film aksi laga yang ia jajal dalam Police Evo.

"Berperan sebagai Rian dalam film ini adalah tantangan dan pengalaman seru bagi saya. Rian adalah polisi yang karakternya kuat dan tidak mudah saya perankan. Apalagi saya belum pernah main film action," kata Raline dalam siaran pers yang diterima Beritagar.id (18/3/2019).

Sejumlah persiapan dilakukannya demi perannya. Dimulai dari latihan fisik yang berlangsung selama delapan bulan.

Lakon sebagai anggota kepolisian juga mengharuskannya berlatih menggunakan senjata dan belajar bela diri. Finalis Puteri Indonesia 2008 ini juga menambah lima kilogram berat badannya.

Tak ingin fokus dan persiapannya berantakan, Raline sengaja menolak tawaran bermain film lain. "Apa saja saya lakukan demi peran di film Police Evo," lanjutnya.

Kesungguhan duo sutradara, Joel Soh dan Andre Chiew, yang menginginkannnya terlibat adalah alasan Raline menerima pinangan film produksi Malaysia dan Indonesia ini.

“Saya belum pernah main dalam film laga, tapi mereka mau kasih saya kesempatan," jelas pemeran Meirose dalam film Surga yang Tak Dirindukan itu dilansir mstar.com.my.

Menurut Soh, pemilihan Raline karena pada bagian Polis Evo sebelumnya mereka alpa memasukkan tokoh perempuan yang kuat.

“Kesalahan terbesar yang kami buat dalam film pertama adalah membuat semua karakter perempuan berada dalam posisi damsel in distress,” ungkap Soh dilansir Star2.com (9/6/2018).

Film Police Evo yang dijadwalkan rilis 18 April 2019 di Indonesia aslinya di Malaysia memang bertajuk Polis Evo 2. Sambungan dari versi pertama yang tayang empat tahun silam

Kisahnya kali ini masih mengikuti sepak terjang Inspektur Khai (Shaheizy Sam) dan Inspektur Sani (Zizan Razak). Duo ini punya misi khusus memberantas mafia narkoba di sebuah pulau terpencil.

Saat menjalankan tugas, bertemulah mereka dengan Rian (diperankan Raline) yang merupakan perwakilan Kepolisian Indonesia.

Keadaan semakin pelik saat mereka berhadapan dengan kelompok teroris pimpinan Hafsyam Jauhari alias Saif (Hasnul Rahmat). Kelompok itu menyandera 200 penduduk di pulau tersebut dan meminta tebusan kepada pemerintah.

Baku tembak dan perkelahian antara dua kubu jelas tak terhindarkan lagi. Sebagai salah satu tokoh kunci, Raline tentu saja terlibat dalam adegan-adegan tersebut.

Perilisan film ini di Indonesia awalnya direncanakan pada Desember 2018. Berjarak sebulan saja dari perilisan resminya di Malaysia.

Di negari jiran, film produksi Astro Shaw, BlackFlag Production, dan Screenplay Films ini meraup pendapatan RM20 juta (Rp69,7 miliar). Sementara biaya produksinya tercatat RM7 juta (Rp24 miliar).

Saat akhirnya mendapat jadwal tayang di jaringan bioskop Indonesia, beberapa penyesuaian dilakukan. Misalnya dengan mencantumkan Police Evo sebagai judul karena bagian pertama film tersebut tak sempat rilis di Tanah Air.

Komposisi poster film juga berganti dengan wajah Raline yang lebih mendominasi. Sementara poster versi Malaysia tidak demikian.

Selain Raline, aktor-aktor asal Indonesia yang juga terlibat dalam film ini adalah Tanta Ginting, Mike Lucock, dan Cok Simbara.

POLIS EVO 2 - Official Trailer [HD] | Di Pawagam 22 November /Astro Gempak
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR