FILM INDONESIA

Rekor Pengabdi Setan dan harapan Joko Anwar

Salah satu adegan dalam film Pengabdi Setan.
Salah satu adegan dalam film Pengabdi Setan. | Rapi Films

Pekan ini, Pengabdi Setan resmi menjadi film terlaris di Indonesia untuk tahun 2017. Cerita horor ini berhasil mendongkel kisah komedi Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 dari tahtanya.

Selama 40 hari sejak ditayangkan perdana pada 28 September, re-make film produksi 1982 dengan judul yang sama itu berhasil menarik 4.100.468 penonton. Demikian disampaikan sang sutradara, Joko Anwar, melalui akun Instagram resminya.

Jumlah penonton tersebut 17.278 orang lebih banyak dibandingkan Jangkrik Boss! Part 2, yang, berdasarkan data situs Film Indonesia, disaksikan 4.083.190 penonton selama masa tayangnya di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.

Angka tersebut juga membawa Pengabdi Setan menempati urutan keempat dalam daftar film nasional terlaris sepanjang masa.

Daftar itu masih dipimpinWarkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016) yang ditonton 6,85 juta orang. Pada posisi kedua ada Laskar Pelangi (2008) dengan 4,71 penonton, disusul Habibie & Ainun (2012) dengan 4,58 juta.

Penonton Pengabdi Setan masih mungkin bertambah, tetapi karena masa putarnya hampir habis dan tinggal sedikit layar yang menayangkannya, kemungkinan untuk bisa masuk ke tiga besar daftar tersebut amat kecil.

Meski demikian, Joko dkk. boleh berbangga karena inilah prestasi tertinggi yang pernah dicapai oleh genre horor dalam sejarah perfilman Indonesia.

Hanya ada dua film horor yang masuk dalam daftar 10 film Indonesia terlaris sepanjang masa. Film kedua adalah Danur: I Can See Ghosts (2.736.157 penonton) yang juga dirilis tahun ini.

"Saya bersyukur saja, karena banyak penonton. Dulu waktu awal bikin, kami enggak ada target jumlah penonton," kata Joko Anwar kepada Bisnis, Selasa (7/11/2017).

Ia berharap, keberhasilan Pengabdi Setan akan memicu lahirnya film-film horor lain yang lebih berkualitas sehingga filmnya itu akan menjadi standar paling rendah dari genre horor di Indonesia.

"FIlm horor adalah genre yang potensi pasarnya sangat besar. Kalau dibuat dengan baik, akan bisa jadi penggerak industri perfilman Indonesia," sambung sutradara berusia 41 tahun itu.

Selain sukses secara komersial, kualitas produksiPengabdi Setan juga diakui. Film ini masuk nominasi dalam 13 kategori pada Festival Film Indonesia (FFI) 2017. Termasuk sebagai kandidat film terbaik, sutradara terbaik, dan pemeran anak terbaik (Muhammad Adhiyat).

FFI 2017 akan berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, pada 11 November.

Pengabdi Setan juga akan tayang di 26 negara, diawali dari penayangan di bioskop di Polandia pada 28 Oktober, dan tampil dalam beberapa festival film internasional, termasuk Hawaii International Film Festival (HIFF) yang berlangsung di Oahu, 2-12 November.

Soal sekuel

Biasanya, sebuah film yang sukses akan diikuti oleh sekuelnya. Apalagi adegan terakhir Pengabdi Setan memang seperti mengisyaratkan bakal hadirnya kisah lanjutan dari keluarga "Bapak Bahri" (Bront Palarae) ini.

Namun, dalam wawancara dengan Kumparan (3/11), Joko menegaskan tak mau sembarangan dalam membuat lanjutan. Menurutnya, membuat sekuel sebuah film bukanlah perkara yang mudah.

"Bukan masalah ditawarin atau enggak ditawarin ya. Tapi 'kan aku tuh kalau bikin film harus ada butterfly in my stomach dulu tuh," jelasnya.

"Terus berubah jadi godzilla in my chest, 'wah harus bikin ini.' Pengabdi Setan kan bikinnya 10 tahun. Carinya 10 tahun baru dapat. Nah, itu yang harus dicari dulu. Kalau misalnya itu enggak ada ya, aku enggak bikin film ('Pengabdi Setan jilid 2')."

Walau Joko belum memutuskan soal sekuel, bulan lalu produser eksekutif Rapi Films, Gope T Samtani, menyatakan rumah produksi itu sudah berencana untuk membuat lanjutan Pengabdi Setan, paling cepat tahun depan. Gope juga memastikan Joko akan menjadi sutradaranya.

"Pasti, Joko lagi sutradaranya, karena ini passion dia. Joko nonton Pengabdi Setan 35 tahun lalu, waktu ia remaja, dan (kini) ia berhasil," ucap Gope kepada Kompas.com (11/10).

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR