FILM INDONESIA

Satu Suro kuras energi Citra Kirana

Satu Suro merupakan film terbaru Citra Kirana yang mulai tayang pada 7 Februari 2019.
Satu Suro merupakan film terbaru Citra Kirana yang mulai tayang pada 7 Februari 2019. | Andreas Yemmi Martiano /Beritagar.id

Setiap aktor, wajarnya, pasti mendalami karakter yang dimainkan. Hal itu dilakukan pula oleh Citra Kirana saat bermain di Satu Suro. Meskipun energinya harus terkuras selama proses syuting.

Dalam film terbaru, Satu Suro, Ciki (sapaan akrab Citra Kirana) mengatakan bahwa proses syuting sangat menguras fisik maupun mentalnya. Pasalnya, ia harus melakoni karakter Adinda (ibu hamil) yang merasa ketakutan karena kerap mendapatkan teror dari hantu penunggu rumah. Di samping itu, ia diharuskan menangis dan sesak nafas.

“Semua adegan susah dan menguras energi banget di film Satu Suro. Aku tiap scene tinggi banget, adegannya nangis, ketakutan. Memang nggak banyak dialog, lebih memperlihatkannya dengan ekspresi dan emosi,” cerita Ciki kepada Beritagar.id, Kamis (07/02/2019) di Jakarta.

Untuk mendalami peran Adinda, finalis Gadis Sampul 2007 ini melakukan riset mengenai kondisi ibu hamil. Ia berguru kepada kakaknya tentang bagaimana cara ibu hamil berjalan, duduk, hingga posisi jatuh ketika hamil. Di samping itu, ia harus menggunakan perut prostetik agar kehamilannya terlihat natural. Meskipun ia merasa kepanasan dan sedikit berat.

“Itu kan prostetik, jadi panas banget, keras, jadi duduk harus tegak. Jadi aku bisa seharian nahan. Kalau udah next scene, aku langsung lepas, istirahat dulu.”

Proses pendalaman lain yang dilakukan Ciki adalah dengan membahas skenario bersama acting coach serta diskusi dengan sutradara dan lawan main. Selain itu, ia harus "berdamai" menghadapi asap yang selalu dipakai di setiap scene --sehingga membuatnya sesak nafas-- dan mengulang scene di kamar mayat hingga tiga hari.

“Ada satu scene yang diulang sampai tiga hari. Jadi ada scene di kamar mayat, hari pertama di-take jam 05.00 which is aku udah capek banget. Aku nggak konsen, akhirnya nyerah. Kru-kru lain pastinya udah capek. Akhirnya kita break. Besoknya hujan dari pagi sampai malam dan scene itu baru diambil malam dan hujan nggak berhenti. Tiba-tiba saat kita lagi take, atapnya ambruk, semuanya jatuh. Untungnya nggak ada kru dan aku pun lagi di pinggir. Shock semua,” ujar perempuan yang membintangi sinetron Tukang Bubur Naik Haji.

Scene kamar mayat, lanjut Ciki, menempati rumah sakit di daerah Cibinong yang telah ditutup. Bangunan tersebut sudah tidak digunakan sejak tiga tahun yang lalu. Scene tersebut akhirnya ditunda. Pada hari berikutnya, scene kamar mayat bisa dilakukan dengan lancar.

“Barulah hari ketiga, kita bisa menyelesaikan scene itu. Lancar. Aku udah latihan, sampai tahu harus ke mana, harus ngapain, dialognya udah hapal. Nonton ya.”

Satu Suro merupakan film bergenre horor yang mengisahkan Adinda (sedang hamil tua besar) yang kerap mendapatkan teror di rumah barunya. Ia merasa tidak nyaman dan ketakutan. Sedangkan Bayu (Nino Fernandez), suami Adinda, tidak begitu menghiraukan cerita istrinya. Padahal ia pun mengalami teror tersebut. Hingga suatu saat peristiwa menyedihkan terjadi pada Adinda dan sang bayi pada malam satu Sura.

Film yang disutradarai oleh Anggy Umbara ini tak hanya menampilkan Ciki dan Nino. Film juga dibintangi oleh Alexandra Gottardo, Willem Bevers, Yatie Surachman, Novie Chandra, Ence Bagus, Haydar Salishz, dan lainnya. Satu Suro mulai tayang 7 Februari 2019.

Catatan redaksi: Beritagar.id merupakan mitra media film Satu suro

Kunjungan Film: Satu Suro /Beritagar ID
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR