FILM HOLLYWOOD

Sekuel Maleficent sang pengancam Joker mulai tayang

Angelina Jolie kembali memerankan tokoh Maleficent dalam film Maleficent: Mistress of Evil. Tayang di Indonesia dua hari lebih cepat dibanding Amerika Serikat
Angelina Jolie kembali memerankan tokoh Maleficent dalam film Maleficent: Mistress of Evil. Tayang di Indonesia dua hari lebih cepat dibanding Amerika Serikat | Disney Indonesia

Film Maleficent: Mistress of Evil tayang perdana di Indonesia hari ini (16/10/2019). Sementara di Amerika Serikat masih dua hari lagi. Inilah film yang diprediksikan bakal mendongkel posisi Joker yang masih bertahan di puncak tangga film terlaris.

Ketika prekuelnya yang bertajuk singkat, Maleficent, tayang lima tahun silam, posisi sebagai film terlaris pada akhir pekan perdana penayangannya berhasil diambil alih. Menggeser X-Men: Days of Future Past yang sebelumnya menempati posisi top. Pemasukan Maleficent kala itu mencapai AS$69,4 juta.

Berdasarkan data The Numbers, penghasilan seri pertama film ini saat tayang di jaringan bioskop tanah air mencapai AS$5,5 juta atau setara Rp78 miliar dengan kurs sekarang.

Menyitir Variety, kelanjutan film ini diperkirakan bisa mengantongi pemasukan akhir pekan perdana sebanyak AS$45 juta saat mengisi slot tayang sekitar 3.700 bioskop seantero AS.

Bukan hanya mampu menggeser Joker yang sudah dua pekan mendominasi puncak box office, sesama film pendatang baru yang tayang bareng mereka, Zombieland: Double Tap, diramalkan hanya sanggup mendapatkan sekitar AS$20 juta.

Faktor yang membuatnya demikian lantaran Double Tap adalah tontonan untuk usia 17 tahun ke atas alias mendapatkan stempel “Restricted”. Pangsa pasarnya tak selebar Mistress of Evil yang bisa disaksikan berbagai golongan usia asal ada pendampingan orang lebih tua.

Kisah dalam Mistress of Evil masih melanjutkan hubungan Maleficent (diperankan Angelina Jolie) dan Aurora (Elle Fanning) setelah ia beranjak dewasa dan harus dihadapkan dengan berbagai konflik serta pilihan antara dua dunia yang saling berseberangan.

Semua diawali dengan rencana pernikahan Aurora dan Pangeran Phillip (Harris Dickinson). Seisi kerajaan merasa gembira mendengar berita bahagia tersebut, termasuk kedua orang tua Phillip.

Akan tetapi, tidak dengan Maleficent yang masih ragu akan keputusan tersebut. “Sama seperti awal kisah Maleficent dan Aurora, kami kembali ke dunia kami masing-masing,” jelas Angelina Jolie yang termaktub dalam siaran pers.

Tidak hanya berfokus pada elemen visual yang menakjubkan, sang sutradara Joachim Ronning juga ingin menghadirkan kisah yang emosional untuk para penggemar.

“Dalam kisah ini, Aurora harus pergi meninggalkan rumahnya, ini adalah salah satu ketakutan yang dihadapi setiap orang tua, persis seperti yang dirasakan oleh Maleficent. Ceritanya begitu kuat dan relevan bagi para penggemar,” ungkap Ronning.

Untuk menyambut perilisan film ini di tanah air, Disney Indonesia menghadirkan deretan kolaborasi spesial bersama para seniman dan desainer lokal berbakat untuk menginterpretasikan kisah Maleficent dengan cara yang unik dan spesial.

Hadirlah kemudian acara bertajuk “Saints, Evils and In Between: A Special Art and Fashion Collaboration Inspired by Disney’s “Maleficent: Mistress of Evil”.

Masing-masing seniman menggambarkan interpretasi mereka terhadap kisah Maleficent dalam instalasi yang mereka buat sehingga menciptakan desain yang unik.

Karya-karya tersebut ditampilkan di area spesial Disney’s “Maleficent: Mistress of Evil” bersama dengan beberapa instalasi menarik lainnya di North Space, Ground Floor, Senayan City, Jakarta Selatan.

Para pengunjung dapat mengunjungi area spesial tersebut mulai dari 10 Oktober hingga 3 November 2019.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR