Silariang siap tayang setelah Idulfitri

Salah satu adegan dalam Silariang: The Movie.
Salah satu adegan dalam Silariang: The Movie.
© Inipasti Communika dan Indonesia Sinema Persada

Film dengan konten budaya lokal mulai marak di Indonesia, khususnya dari Makassar, Sulawesi Selatan. Tahun lalu ada Uang Panai' = Maha(r)l yang berhasil meraih 500 ribu penonton.

Pada Februari tahun ini, Silariang: Menggapai Keabadian Cinta sudah tayang. Nah, tak lama lagi film Silariang akan kembali dirilis. Namun, film ini berbeda dengan Silariang: Menggapai Keabadian Cinta.

Silariang: Menggapai Keabadian Cinta digarap oleh 786 Productions dan Makkita Cinema Production, rumah produksi yang juga membuat Uang Panai'. Sementara film lainnya, disebut Silariang The Movie, diproduksi oleh Inipasti Communika dan Indonesia Sinema Persada.

Menurut rilis pers yang diterima Beritagar.id pada Selasa (16/5/2017), Silariang The Movie akan tayang setelah Idulfitri. Tim produksinya akan lebih dulu merilis soundtrack dan novel adaptasinya.

Proses pengambilan gambar Silariang The Movie sebetulnya sudah selesai pada Oktober 2016. Produser Ichwan Persada beralasan, ia dan timnya tidak terburu-buru dalam melakukan proses pasca produksi, sehingga mengulur waktu penayangan Silariang The Movie.

"Banyak film yang terlihat terburu-buru dalam menyelesaikan filmnya, menyebabkan banyak orang menyangka bahwa semua film pun mesti diperlakukan sama. Padahal tentu saja ada perlakuan berbeda dari tiap produser atas filmnya," ujar Ichwan.

"Untuk film saya yang ketujuh ini, saya memang tidak ingin terburu-buru dalam menyelesaikannya. Karena saya ingin masyarakat yang sudah berbulan-bulan menunggu penayangannya akan merasa puas ketika menyaksikan hasil akhirnya di layar bioskop."

Saking lamanya jeda waktu antara jadwal kelar syuting dan penayangan Silariang, Ichwan sampai sempat menyelesaikan film kedelapannya yang berjudul Guru Ngaji dan Badut Maksimal. Meski begitu produser berusia 34 ini mengaku tetap tak lupa untuk mempromosikan Silariang The Movie.

Promosi gencar harus dilakukan, sebab untuk filmnya kali ini, Ichwan mengincar rilis luas secara nasional, tak hanya terpusat di Makassar saja.

"Bahkan sudah ada distributor dari Malaysia yang tertarik untuk merilisnya disana. Begitupun kami ingin semuanya betul-betul matang ketika kami akhirnya mengumumkan jadwal tayangnya secara resmi," tambah produser kelahiran Makassar itu.

Silariang The Movie dibintangi oleh Bisma Persada dan Andania Suri. Bisma (26) tadinya dikenal publik sebagai anggota boyband SM*SH. Ia pertama kali unjuk kemampuan akting dalam film Nada untuk Asa (2015). Setahun kemudian ia hadir lagi dalam film Juara yang disutradarai Charles Gozali.

Sementara Andania baru berusia 20 tahun. Ia mengawali karier sebagai foto model setelah terpilih jadi pemenang GADIS Sampul 2010. Pertama kali bermain film dalam Rumah di Seribu Ombak (2012) arahan Erwin Arnada. Dua tahun berselang hadir sebagai Annisa lewat Hijabers in Love.

Kisah Silariang The Movie tak beda jauh dengan Silariang: Menggapai Keabadian Cinta. Ini karena kata 'Silariang' memiliki makna 'kawin lari' dalam adat Bugis-Makassar.

Dalam hukum adat, silariang sangat ditentang karena dianggap menjatuhkan harga diri dan martabat (siri') kedua keluarga mempelai. Sanksi bagi pelakunya mulai dari tidak dianggap sebagai anggota keluarga, hingga tak jarang berujung pada kematian.

Bisma akan memerankan Yusuf, seorang pemuda kaya yang berayahkan dari keluarga jelata. Yusuf menjalin kasih dengan Zulaikha (Andania), anak gadis berdarah bangsawan. Wajar kalau keluarga masing-masing menentang hubungan mereka. Yusuf dan Zulaikha pun nekat melakukan silariang.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.