MUSIK DIGITAL

Spotify siapkan fitur blokir artis

Ilustrasi spotify.
Ilustrasi spotify. | Mohd Syis Zulkipli /Shutterstock

Musik adalah soal selera. Demi kenyamanan telinga, Spotify akan merilis fitur block artist. Jadi Anda tak terganggu lagi oleh suara musisi yang tak Anda gemari.

Banyak pengguna Spotify kerap mendengarkan daftar putar (playlist) secara acak (shuffle). Layanan pengaliran musik ini pun memutar beragam lagu dari bermacam-macam artis.

Beberapa mungkin belum pernah Anda dengar lagunya, tapi Anda suka. Ada pula sebagian lain yang tak sesuai selera.

Dengan fitur yang akan segera dirilis ini, Anda bisa memblokir artis tersebut Dengan demikian mereka tak akan muncul di library, playlist, chart list, atau radio station manapun di Spotify.

Menukil Pitchfork, aktivasi fitur ini sangat mudah. Anda cukup membuka laman artis yang hendak diblokir, lalu pilih block pada menu toggle--berwujud tiga titik disusun bertumpuk.

Akan tetapi, menurut The Verge yang telah menguji fitur baru ini, fitur blokir artis ini baru dapat berfungsi untuk lagu-lagu dari artis yang diblokir. Lain cerita untuk lagu-lagu hasil kolaborasi artis tersebut dengan musisi lain.

Kini, Spotify belum secara resmi merilis fitur ini untuk seluruh pengguna. Baru segelintir saja yang sudah menjajalnya.

Sementara ini, fitur baru tersedia bagi sebagian pengguna ponsel dengan sistem operasi iOs. Pengguna ponsel Android dan pengguna desktop masih harus bersabar.

Blok R. Kelly

Fitur blokir artis ini dikaitkan dengan protes yang dilancarkan pencinta musik terhadap musisi R&B asal Amerika Serikat R. Kelly. R. Kelly dikecam lantaran dituding melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah perempuan.

Gelombang protes ini makin besar setelah dokumenter Surviving R. Kelly tayang. Bahkan tagar #MuteRKelly telah muncul dan ramai sejak tahun 2017 di media sosial.

Protes ini diinisiasi Oronike Odeleye dan Kenyette Barnes ketika tuduhan tentang dugaan pelecehan terhadap mereka mulai muncul kembali. Sejak saat itu protes telur bergulir dan telah mendapatkan momentum selama beberapa tahun terakhir.

Pada bulan Mei 2018, Spotify menghapus R. Kelly dari daftar putar mereka di bawah kebijakan Hate Content dan kebijakan Hateful Conduct yang baru mereka buat. Tetapi musik R. Kelly tetap ada dalam aplikasi Spotify.

Kepada New York Times, R. Kelly membantah tuduhan itu. Katanya kabar itu adalah upaya pembunuhan karakter terhadapnya.

Kala itu juru bicara Spotify menjelaskan mengapa mereka tidak menghapus artis sepenuhnya.

"Kami tidak menyensor konten karena perilaku artis atau pembuat karya, tetapi kami ingin keputusan editorial--apa yang kami pilih untuk program--mencerminkan nilai-nilai kami," kata Spotify dalam sebuah pernyataan.

"Ketika seorang seniman atau pencipta melakukan sesuatu yang sangat berbahaya atau penuh kebencian, itu mungkin memengaruhi cara kita bekerja atau mendukung seniman atau pencipta itu."

Fitur blokir artis yang sedang diuji memang tidak menghapus total karya seorang musisi. Pun demikian fitur ini memberi pendengar dan pengguna pilihan krusial.

Sebab, ada banyak alasan lain mengapa Anda ingin memblokir seorang artis. Mungkin ada artis yang lagu-lagunya membangkitkan kenangan lama tak menyenangkan, atau preferensi pribadi lain.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR