Tamparan Jay-Z dalam album 4:44

Sampul album 4:44 oleh Jay-Z
Sampul album 4:44 oleh Jay-Z | Roc Nation

Rapper Jay-Z merilis album baru dengan tajuk 4:44 pada Jumat (30/6/2017). Album ke-13 milik pria berusia 47 itu hanya dirilis di layanan Tidal. Karena album fisik 4:44 belum tersedia, mau tak mau para penggemar Jay-Z harus menggunakan layanan tersebut.

Dari segi bisnis, sebetulnya langkah Jay-Z bisa dikatakan masuk akal. Sebab, ia bersama beberapa musisi lain adalah pemilik saham Tidal. Selain itu, ada alasan lain.

Dilansir dari News.com.au (3/7/2017), Jay-Z sekalian "menampar" pesaing Tidal, yaitu Apple Music. Dalam lagu "Smile", Jay-Z melantunkan rap: "F*** a slice of the apple pie, want my own cake / Chargin' my own fate / Respect Jimmy Iovine / But he gotta respect the Elohim as a whole new regimen / And n -- playin' for power, huh / So our music is ours."

Jimmy Iovine adalah dedengkot industri rekaman di Amerika Serikat. Pria berusia 64 itu adalah produser yang mendirikan Interscope Records. Pada 2006, Iovine bersama Dr. Dre mendirikan Beats Electronics, yang kemudian dibeli Apple pada 2014. Setahun kemudian Iovine turut membantu Apple melahirkan layanan pengaliran Apple Music.

Dengan memanfaatkan pangsa pasar ponsel pintar Apple yang luar biasa besar --18 persen dari ponsel yang terjual pada kuartal 4 tahun 2016 adalah iPhone-- Apple Music langsung ngebut meninggalkan pesaing termasuk Tidal, dan menjadi layanan pengaliran musik terlaris kedua setelah Spotify.

Padahal, Tidal sudah didukung oleh musisi ternama seperti Beyonce, Chris Martin, Madonna, dan Kanye West. Layanan ini adalah semacam "protes" dari para musisi itu, karena pengaliran musik lain dianggap kikir soal pembagian royalti.

Tak hanya Apple Music yang kena semprot. Secara keseluruhan, 4:44 bersifat sangat pribadi bagi Jay-Z. Berbagai pengakuan disematkan oleh pria bernama asli Shawn Corey Carter itu dalam album berisi 10 lagu.

Ia seakan mengomeli diri sendiri dalam lagu "4:44", mengaku selingkuh dari istrinya, Beyonce. Ia mengaku bersalah ketika menusuk produser Lance Rivera pada 1999 ("Kill Jay Z"). Ibunya adalah seorang lesbian yang menutup diri selama beberapa dekade ("Smile").

Tentu saja sindiran untuk sesama rapper tak ketinggalan. Dalam lagu "Kill Jay Z", ia menyindir tingkah Kanye West yang meninggalkan Tidal karena alasan uang.

No I.D, produser 4:44 mengaku tak takut menekan kehidupan Jay-Z terlalu jauh dalam pembuatan album tersebut. "Sampai sekarang, hubungan kami berdasarkan kepercayaan dan sama-sama merasa apa yang kami lakukan adalah ungkapan cinta," ungkap pria bernama asli Ernest Dion Wilson kepada Rolling Stone.

Bagi Wilson, hal itu penting untuk membantu Jay-Z keluar dari zona nyaman dan menulis sesuatu yang berbeda. Sebab, album Lemonade milik Beyonce sangat fenomenal --sangat laris, serta penuh dengan berbagai opini politik, musik, dan pribadi.

Jay-Z harus melakukan sesuatu yang berbeda dalam meramu 4:44, supaya tak jatuh ke dalam bayang-bayang sang istri.

Adapun 10 lagu dalam versi daring 4:44 ternyata masih belum lengkap. Versi fisiknya nanti akan memiliki beberapa lagu tambahan. "Akan ada tiga lagu tambahan sebagai bonus. James Blake akan terlibat di dalamnya," ujar Wilson. Bonus tersebut termasuk "Adnis" yang dimainkan dalam beberapa materi promo NBA Final, bulan lalu.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR