FESTIVAL MUSIK

Tanpa special show, Java Jazz 2017 sasar kenaikan jumlah pengunjung

Dewi Gontha (wanita, keempat dari kanan), dalam acara konferensi pers Java Jazz 2017 yang digelar di Gedung Kemang 89, Jakarta Selatan (18/1/2017)
Dewi Gontha (wanita, keempat dari kanan), dalam acara konferensi pers Java Jazz 2017 yang digelar di Gedung Kemang 89, Jakarta Selatan (18/1/2017) | Indra Rosalia /Beritagar.id

Tak terasa sudah hampir setahun sejak Java Jazz terakhir digelar. Tanggal 3-5 Maret 2017, festival jazz tahunan ini akan kembali digelar, tempatnya tetap di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pada pagelaran tahun lalu itu, ada beberapa special show (pertunjukan istimewa), yang menghadirkan beberapa musisi populer seperti David Foster, Robin Thicke, dan Sting. Namun tidak kali ini.

Dewi Gontha, Presiden Direktur Java Festival Production (JFP), mengatakan bahwa ia sempat diprotes karena adanya pertunjukan spesial itu. Pasalnya, penonton mesti merogoh kocek lebih dalam karena tiket special show itu tak termasuk dalam tiket harian maupun tiket terusan JavaJazz.

"Sekarang tak ada lagi pertunjukkan spesial. Nggak ada biaya tambahan, dengan beli tiket. Pengunjung bisa menonton semua pertunjukan. Tujuannya karena Java Jazz itu pesta rakyat, makanya kita bikin rata, semua bisa nonton," ujar Dewi dalam konferensi pers Java Jazz 2017 di Gedung Kemang 89, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2017).

Biarpun tak ada pertunjukan spesial, Dewi tetap menargetkan ada kenaikan jumlah pengunjung. "Kami menyebutnya bukan jumlah pengunjung sih, tapi "traffic" karena kami ada sistem terusan dan harian."

"Tahun lalu traffic mencapai 114 ribu. Tahun ini kalau kami bisa mencapai 120 ribu tanpa ada special show, itu sudah oke banget," jelas wanita bernama asli Dewi Allice Lydia Gontha ini. Lalu, bagaimana caranya menarik traffic tanpa special show?

Salah satunya dengan memperbanyak jumlah panggung. Tahun lalu ada 11 panggung, kini jumlahnya mencapai 14 --terdiri dari 10 panggung dalam ruangan dan sisanya di luar. Akan ada lebih dari 150 pertunjukan yang meramaikan 14 panggung itu.

"Tahun ke-13 ini bakal ada perbedaan. Di venue juga banyak yang bakal beda," ujar Dewi sedikit misterius.

Yang pasti, Java Jazz 2017 akan mengangkat tema budaya Betawi. Terlihat dari gambar ondel-ondel yang menghiasi logo festival bertajuk lengkap Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2017 ini.

"Tapi (tema Betawi) ini bukan gara-gara pilkada (pemilihan kepala daerah, red.) ya, kebetulan saja, kami kan memang selalu bawa tema budaya Indonesia," Dewi menjelaskan.

Pilkada DKI Jakarta akan berlangsung pada 15 Februari 2017, tak sampai sebulan sebelum Java Jazz digelar. Oleh karena itu, Dewi dan timnya berharap situasi dan kondisi ibukota kondusif, mengingat penyanyi luar negeri sangat sensitif mengenai berita buruk soal keamanan.

Dewi mencontohkan kejadian tahun lalu. Awal tahun, tepatnya 14 Januari, Jakarta diguncang Bom Thamrin. "Kemarin ada salah satu artis internasional yang takut," ujar Dewi tanpa menyebutkan sang penyanyi.

Dewi menegaskan dukungan pemerintah sangat krusial. "Setelah ada surat-surat dari pemerintah, mereka jadi yakin untuk tetap datang."

"Apapun hasil pilkada, kami harap acara kami bisa berjalan dengan lancar. Agar pengunjung dari luar juga tak takut datang ke Jakarta."

Lalu, siapa saja artis luar yang akan datang awal Maret mendatang? Dewi dan timnya memboyong beberapa pemenang Grammy. Seperti Chick Corea, musisi Amerika Serikat berusia 75 tahun yang sudah kenyang Grammy --ia sudah 14 kali menang. Pria bernama asli Armando Anthony Corea itu akan tampil dengan format Chick Corea Electric Band.

Lalu, ada Arturo Sanduval, pemenang 10 kali Grammy. Jangan juga lupakan Sergio Mendes, produser dan penyanyi peraih tiga Grammy. Juara tiga American Idol musim kelima yaitu Elliott Yamin juga akan menghentak tanah Kemayoran.

Nama-nama lokal tentu tak dilupakan. Sejumlah musisi top seperti Afgan, Andien, Armand Maulana, Dira Sugandi, Tulus, Radhini, Dewa Budjana, Barry Likumahuwa, Gugun Blues Shelter, Yance Manusama, Otti Jamalus, Yura Yunita, hingga Ras Muhamad turut hadir.

Daftar pemusik peramai Java Jazz 2017 bisa diintip di tautan ini. Tiket juga bisa dibeli di tautan yang sama, melalui aplikasi resmi Android dan iOS, serta gerai tiket resmi lainnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR