The Last Jedi bertautan erat dengan Empire Strikes Back

Kylo Ren, salah satu tokoh antagonis dalam The Last Jedi.
Kylo Ren, salah satu tokoh antagonis dalam The Last Jedi.
© LucasFilm

Star Wars Episode VIII: The Last Jedi akan menyerbu bioskop empat bulan lagi. Namun, seperti yang mereka terapkan pada Episode VII: The Force Awakens (2015), Disney masih menutup rapat kisah dan plot yang akan digunakan dalam film garapan sutradara Rian Johnson itu.

Baru-baru ini Johnson sedikit membuka tabir rahasia The Last Jedi. Rupanya, film Star Wars kedelapan ini bakal memiliki kesamaan struktur dengan Star Wars Episode V: The Empire Strikes Back (1980).

"Saya berusaha mengabaikan aspek tersebut (kesamaan struktur, red.) dan membentuk cerita sesuai dengan yang dibutuhkan," ujar Johnson kepada Entertainment Weekly (9/8/2017). Namun dengan sendirinya ada sebuah kesamaan yang mau tak mau harus muncul ke permukaan.

"Rey sedang berada di lokasi terpencil bersama seorang Master Jedi (Luke Skywalker, red.). Resistance sedang berada pada masa-masa sulit, lalu kami mencampuradukkan dua kisah ini."

Empire Strikes Back memang punya kisah mirip. Dalam film garapan Irvin Kershner itu, Luke Skywalker (Mark Hamill) pergi ke Planet Dagobah nan terpencil untuk berguru kepada seorang Master Jedi yaitu Yoda.

Adapun masa sulit yang dialami Pemberontak --padanan Resistance dalam Empire-- justru baru terjadi menjelang akhir film, ketika Han Solo (Harrison Ford) ditawan, lalu Luke kalah dari Darth Vader.

Sebenarnya wajar saja jika keduanya punya kesamaan, sebab Last Jedi dan Empire Strikes Back berada di tengah-tengah sebuah trilogi. Masalahnya adalah The Force Awakens juga kadung dianggap terlalu mirip dengan Star Wars Episode IV: A New Hope (1977).

Sebut saja kemenangan pertama Resistance yang berhasil menghancurkan Starkiller, senjata pembunuh massal bikinan First Order. Dalam akhir A New Hope, pasukan Pemberontak berhasil menghancurkan Death Star, senjata pembunuh massal bikinan Kekaisaran.

Atau, karakter Rey (Daisy Ridley) yang mirip Luke. Tadinya mereka bukan siapa-siapa, dan tinggal di planet berbeda dengan beberapa kesamaan: gersang dan penuh bandit. Namun kepergian pertama mereka keluar planet menjadi petualangan menakjubkan yang mulai membuka jati diri serta potensi Jedi dari diri mereka masing-masing.

Untuk itu, Johnson tak terlalu khawatir karena diferensiasi tetap ada. "Ada beberapa karakter anyar, yang melakukan berbagai hal baru, dan bakal memberi definisi pada The Last Jedi. Menurut saya, film ini bakal unik."

Pada kesempatan sebelumnya, Johnson pernah mengatakan bahwa The Last Jedi justru punya beberapa kesamaan dengan Star Wars Episode VI: Return of the Jedi. "Saya tak ingin memberi impresi gelap, suram, dan terkutuk pada The Last Jedi," jelas pria berusia 43 ini kepada Fandango (19/7/2018). Impresi gelap dan suram mewarnai film Empire Strikes Back.

"Sangat penting bagi saya untuk menampilkan Last Jedi sebagai sebuah petualangan yang menyenangkan. Film ini seperti sebuah kantong yang berisi beberapa hal berbeda, yang saya harap sebagai sesuatu yang unik."

Di Amerika Serikat, The Last Jedi bakal tayang pada pertengahan Desember --biasanya untuk calon kuat film laris seperti ini, jadwal Indonesia takkan berbeda jauh dari AS.

Selain Ridley dan Hamill, The Last Jedi akan diperkuat beberapa pemain dari The Force Awakens yaitu mendiang Carrie Fisher (Jenderal Leia Organa), John Boyega (Finn), Oscar Isaac (Poe Dameron), Adam Driver (Kylo Ren), Domhnall Gleeson (Jenderal Hux), dan Andy Serkis (Pemimpin Agung Snoke). Juga beberapa pemain baru yakni Benicio Del Toro (DJ), Laura Dern (Amilyn Holdo), dan Kelly Marie Tran (Rose Tico).

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.