BOX OFFICE

The Lego Movie 2 tak sesuai harapan, tapi tetap terlaris

Sebuah adegan dalam film The Lego Movie 2: The Second Part menampilkan karakter yang diisi suara oleh Elizabeth Banks (kiri) dan Chris Pratt
Sebuah adegan dalam film The Lego Movie 2: The Second Part menampilkan karakter yang diisi suara oleh Elizabeth Banks (kiri) dan Chris Pratt | Warner Bros

Setelah menurun akibat Super Bowl dan cuaca ekstrem, pendapatan bioskop-bioskop di Amerika Serikat beranjak ke angka normal. Dua pekan lalu tak satupun film berhasil meraih hasil di atas $10 juta, kini (8-10 Februari), beberapa berhasil menembus angka itu.

Meski penghasilannya di bawah harapan, The Lego Movie 2: The Second Part berhasil memuncaki tangga film terlaris. Film animasi tiga dimensi ini meraup $34,4 juta (Rp483,5 miliar) di Amerika Serikat pada periode akhir pekan lalu, yang juga jadi pekan pembukanya.

Dilansir dari Box Office Mojo (10/2/2019), angka tersebut jauh di bawah $50-55 juta yang diharapkan oleh Warner Bros. Juga kalah jauh dari $69 juta yang didapat film pertama, The Lego Movie, pada pekan pembukanya, tahun 2014.

Sebenarnya dari segi kualitas, The Lego Movie 2 tak jelek. Skornya di Rotten Tomatoes mencapai 85 persen dengan nilai rata-rata 7 dari 10 poin.

Penyebab penurunan pendapatan The Lego Movie 2 dibanding pendahulunya adalah kebosanan yang muncul di mata penonton karena waralaba Lego terlalu sering muncul di bioskop. Selama lima tahun, ada empat film yang diangkat dari jenama mainan anak-anak itu.

The Lego Movie 2 mengisahkan bahaya yang mengadang penduduk Bricksburg, ketika mereka diserang kaum Lego Duplo dari luar angkasa. Tokoh utama Emmet, Lucy, Batman, dan yang lain, harus menjelajahi dunia baru untuk menguji keberanian dan kreativitas mereka.

Film ini bukan satu-satunya film baru pada akhir pekan lalu. Posisi dua dan tiga film terlaris AS juga diambil oleh debutan, keduanya adalah komedi What Men Want dan Cold Pursuit.

What Men Want merupakan semacam pembuatan ulang dari What Women Want (2000), yang dibintangi Mel Gibson sebagai lelaki dengan kemampuan mendengar suara hati perempuan. Dalam What Men Want, gendernya dibalik.

Ali Davis (Taraji P. Henson) adalah agen atlet yang gagal naik pangkat karena ia perempuan. Tiba-tiba, Ali punya kemampuan mendengar pikiran lelaki. Ali pun mencoba mencari bintang basket berikutnya, tapi di sisi lain ia mungkin harus mengorbankan hubungan dengan teman dan lelaki yang ia taksir.

Sementara, Cold Pursuit merupakan film komedi yang lebih gelap. Nels Coxman (Liam Neeson) adalah kepala keluarga yang hidup tak tenang dengan istrinya (Laura Dern), setelah anak mereka tewas secara misterius.

Pencarian Nels berbuntut pada Viking (Tom Bateman), seorang bandar narkoba yang ia tuduh berhubungan dengan kematian anaknya. Satu demi satu rekan Viking menghilang. Nels berubah dari penduduk biasa menjadi vigilante (pelaku main hakim sendiri) nan berdarah dingin.

Angka 10,8 juta dolar yang didapat Cold Pursuit terbilang lumayan. Masalahnya, sang aktor utama Neeson tengah menjadi sorotan akibat pernyataan kontroversialnya dalam wawancara dengan The Independent sepekan lalu.

Aktor asal Irlandia berusia 66 tahun itu bercerita, beberapa tahun lalu temannya pernah diperkosa oleh seorang pria berkulit hitam. Kemudian ia merencanakan aksi balas dendam dengan jalan-jalan tanpa arah membawa tongkat yang akan digunakannya untuk memukuli siapapun orang kulit hitam yang mengganggunya.

Karuan pernyataan itu--walau peristiwanya terjadi puluhan tahun lalu dan Neeson meminta maaf serta menyatakan telah berubah--memicu perdebatan panas. Bahkan Lionsgate, perusahaan produksi film tersebut, membatalkan acara karpet merah pada penayangan perdananya di New York.

Satu lagi film baru adalah The Prodigy yang hanya duduk di posisi keenam dengan perolehan $6 juta. Namun, setidaknya ongkos produksi film horor garapan Nicholas McCarthy ini juga hanya $6 juta.

The Prodigy bercerita tentang Sarah (Taylor Schilling), seorang ibu yang khawatir karena anaknya kerasukan sesuatu yang jahat. Dalam penyelidikannya, Sarah harus menemukan jawaban di masa lalu, era ketika persepsi dan realitas menjadi tak jelas.

Berikut daftar 10 besar film terlaris di AS pada periode 1-3 Februari 2019 menurut Box Office Mojo.

1. The Lego Movie 2: The Second Part - $34,4 juta AS (pekan perdana).

2. What Men Want - $19 juta (pekan perdana).

3. Cold Pursuit - $10,8 juta (pekan perdana).

4. The Upside - $7,22 juta (total $85,8 juta - pekan 5).

5. Glass - $6,42 juta ($98,48 juta - pekan 4).

6. The Prodigy - $6 juta (pekan perdana).

7. Green Book - $3,57 juta ($61,5 juta - pekan 13).

8. Aquaman - $3,3 juta ($328,55 juta - pekan 8).

9. Spider-Man: Into the Spider-Verse - $3,04 juta ($179,82 juta - pekan 9).

10. Miss Bala - $2,72 juta ($11,86 juta - pekan 2).

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR