Tony Q dan Ras Muhamad merawat Indonesia lewat reggae

Tony Q (kedua dari kanan) dalam peluncuran album Akulah Sejarah (24/8/2015)
Tony Q (kedua dari kanan) dalam peluncuran album Akulah Sejarah (24/8/2015) | Fanny Kusumawardhani/Ant

Merawat Indonesia sebagai wujud kecintaan terhadap tanah air bisa dilakukan dengan berbagai cara dan medium. Musikus Tony Q Rastafara (54) dan Muhamad Egar alias Ras Muhamad (32) mengaplikasikannya lewat musik reggae.

Meskipun akar musik yang dipopulerkan Bob Marley itu datangnya dari Jamaika, nuansa keindonesiaan tetap ditonjolkan oleh dua tokoh ini.

Ambil misal album kompilasi Akulah Sejarah yang rilis 24 Agustus silam. Dalam album berisi sembilan lagu itu, Tony dkk. ingin menyampaikan pesan-pesan kebangsaan.

"Lagu-lagu di album ini berusaha mengingatkan kembali bahwa nasionalisme harus terus ditanamkan dan disuarakan terus menerus, agar orang tak lupa," tutur Tony yang kelahiran Semarang, Jawa Tengah, dikutip Liputan6.Com

Dalam siaran persnya di laman Akulah Sejarah, para duta musik reggae ini percaya bahwa lagu adalah salah satu medium komunikasi dan motivasi yang paling kuat sebagai perekat serta pemerkuat persatuan, kesatuan dan kebangsaan.

Steven N. Kaligis (vokalis kelompok Steven and Coconut Treez) yang jadi salah satu bintang tamu dalam Akulah Sejarah mengaku bahwa keterlibatannya dalam album yang digarap selama lima bulan ini adalah wujud kecintaannya terhadap Indonesia.

Kumandang berisi pesan persatuan juga tak henti dilakukan oleh Ras Muhamad. Tengoklah misalnya lirik dalam lagu Salam yang berisi pesan untuk menjaga perdamaian dan toleransi di tengah kemajemukan kita sebagai sebuah bangsa besar.

Anytime you meet i greet anyone


Whether it namaste, assalamualaikum


Know that salam means peace unto you


Salam salam salam…


Indonesia tanah air ku cinta


Nusantara merdeka bhinneka tunggal ika

Alumni Borough of Manhattan Community College, Brooklyn, AS, yang memosisikan diri sebagai duta musik reggae Indonesia ini tak henti menunjukkan kecintaannya pada tanah air. Termasuk jika diundang manggung di luar negeri.

Salah satu contoh ketika ia didaulat bermain dalam ajang musik reggae prestisius Earth Hour Jamaica yang berlangsung di Ranny Williams Entertainment Center, Kingston (28/3).

Sebagai musikus Indonesia pertama yang diundang dalam acara yang telah memasuki tahun ketiganya itu, Ras Muhamad tak lupa mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.

Akar boleh reggae, tapi tanah air tetap Indonesia. Dan mereka mengajak kita semua untuk merawatnya.

Ras Muhamad - Salam [Official Video 2015] /Reggaeville
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR