FILM HOLLYWOOD

Totalitas transformasi fisik Christian Bale

VICE | Official Trailer /Annapurna Pictures

Christian Bale kembali berubah wujud. Aktor berusia 44 ini bakal memerankan Wakil Presiden ke-46 Amerika Serikat (AS), Richard Bruce "Dick" Cheney, dalam film Vice. Cuplikannya telah dirilis oleh Annapurna Pictures pada Rabu (3/10/2018).

Dalam cuplikan berdurasi hampir 2 menit itu, Bale terlihat mirip dengan Cheney saat ia menjadi Wapres AS kurun 2001-2019. Terutama dari segi fisik, agak botak dengan rambut samping sudah beruban, berkacamata dengan kawat tipis, gemuk, dan memiliki tatapan dingin.

Penampilan itu sangat jauh berbeda dari film Bale sebelumnya, Hostiles (2017). Dalam film garapan Scott Cooper itu, ia memerankan komandan tentara era Perang Saudara yang langsing, tegap, dan garang dengan hiasan kumis serta janggut pada wajahnya.

Bale memang kerap berubah wujud bak bunglon dari satu film ke film lainnya. Lahir di Wales pada 30 Januari 1974, Bale mengundang perhatian pemerhati film sebagai aktor cilik dalam Empire of the Sun (1987)--sebuah film drama peperangan garapan Steven Spielberg.

13 tahun kemudian, karier Bale dewasa mulai menanjak setelah memerankan eksekutif muda sekaligus psikopat Patrick Bateman dalam American Psycho (2000).

Karakter tersebut adalah seorang metroseksual yang menjaga kondisi tubuh berototnya sesempurna mungkin. Demi tampilan itu, setiap hari Bale latihan di pusat kebugaran selama beberapa jam, lalu ditambah lagi tiga jam sehari di lokasi syuting untuk menjaga bentuk tubuhnya.

Setelah American Pscyho, Bale tampil dengan badan tegap dalam beberapa film berikutnya seperti Reign of Fire (2002) dan Equilibrium (2002).

Penampilan Christian Bale dalam The Machinist (2004)
Penampilan Christian Bale dalam The Machinist (2004) | Paramount

Perubahan ekstrem terjadi dalam The Machinist (2004). Bale memerankan Trevor Reznik, seorang penderita insomnia tingkat akut. Untuk peran tersebut, Bale kehilangan berat badan hingga 29 kilogram. Caranya, setiap hari ia hanya makan sekaleng tuna, sebuah apel, dan terus merokok.

Selang beberapa bulan kemudian, Bale menjalani syuting Batman Begins (2005). Sebagai pahlawan super Batman, tentu saja aktor bernama lengkap Christian Charles Philip Bale ini harus kembali berotot meskipun tidak seekstrem Patrick Bateman dalam American Psycho.

Ia harus berjuang ekstra keras di pusat kebugaran karena peran Batman ini bagai kebalikan The Machinist, apalagi waktunya singkat. Dilansir dari Stronglifts, Bale harus menaikkan beratnya dari 55 kilogram menjadi 104 kilogram hanya dalam enam bulan.

Penampilan Bale sebagai Bruce Wayne/Batman dalam Batman Begins (2005)
Penampilan Bale sebagai Bruce Wayne/Batman dalam Batman Begins (2005) | Warner Bros

Setahun berikutnya, Bale kembali jadi kurus dalam Rescue Dawn. Ia memerankan seorang pilot AS era Perang Vietnam yang berusaha menyintas setelah pesawatnya ditembak di Laos. Untuk peran itu, Bale mengurangi 25 kilogram dari badannya.

Pada 2007, Bale kembali harus menjalani syuting sebagai Batman dalam The Dark Knight (2008), jadi otomatis ia harus kembali kekar berotot. Dua tahun setelah film garapan Christopher Nolan itu, Bale kembali menurunkan berat hingga 14 kilogram demi The Fighter (2010).

Bale (bertopi) menjadi pemadat dalam The Fighter (2010)
Bale (bertopi) menjadi pemadat dalam The Fighter (2010) | Paramount Pictures

Ia menjadi seorang pecandu, tapi beratnya tak turun terlalu jauh karena karakter bernama Dick Eklund itu juga merupakan seorang pelatih tinju. Bale memenangi Oscar kategori Aktor Pendukung Terbaik berkat peran tersebut.

Kurun 2011, Bale kembali syuting sebagai Batman dalam The Dark Knight Rises (2012). Setahun setelah film Batman terakhir dari Nolan itu, Bale mengejutkan penggemarnya dengan tampil gemuk--sesuatu yang belum pernah ia lakukan sebelumnya.

Rupanya, itu demi perannya dalam American Hustle (2013). Dalam foto promosi film tersebut, Bale tampil sebagai seorang penipu kelas kakap. Ia mengenakan kemeja berkancing terbuka yang memamerkan perut gendutnya.

Christian Bale tampil gemuk dalam American Hustle
Christian Bale tampil gemuk dalam American Hustle | Annapurna Pictures

Perut tersebut asli, bukan hasil sulap ahli tata rias. Untuk itu Bale menaikkan berat dari 84 menjadi 103 kilogram. “Saya banyak makan donat, burger keju, dan apapun yang bisa saya dapat,” ujar Bale kepada People (8/12/2013).

Selepas peran tersebut, Bale tampil tegap dan bugar dalam Exodus: Gods and Kings (2014) dan beberapa film lainnya, hingga penampilannya sebagai Dick Cheney dalam cuplikan Vice.

Dedikasi dan totalitas tanpa batas

Apa yang dilakukan Bale adalah dedikasi dan totalitas luar biasa dalam dunia akting. Sebenarnya seorang aktor tidak perlu bersusah payah melakukan diet dan mengubah pola makan untuk berubah wujud. Contoh seperti Gary Oldman, yang mengenakan prostetik demi menjadi Winston Churchill dalam Darkest Hours (2014).

Bale beralasan, mengubah wujud fisiknya malah lebih mudah untuk mendalami karakter yang ia perankan. “Saya lihat aktor lain dapat jadi diri mereka sendiri, lalu berubah dan melakukan performa akting luar biasa, lalu kembali jadi diri sendiri. Saya tak bisa melakukan itu,” ujar ayah dua anak ini kepada The Guardian (4/1/2018).

“Jika seorang aktor tidak terlihat seperti dirinya sendiri, itu sangat membantu (dalam mendalami karakter). Jika saya melihat ke kaca dan menggumam, ‘Ah, ini tak terlihat seperti saya’, itu sangat membantu,” tambah Bale.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR