FILM HOLLYWOOD

Train to Busan jadi rebutan studio Hollywood

Gong Yoo, aktor utama dalam film Train to Busan (2016)
Gong Yoo, aktor utama dalam film Train to Busan (2016) | Next Entertainment World

Film produksi Korea Selatan, Train to Busan, bakal dibuat ulang oleh New Line Cinema. Dilansir dari Deadline (25/9/2018), New Line memenangi hak untuk memfilmkan kisah zombie tersebut setelah bersaing dengan empat studio besar Hollywood lainnya yaitu Universal, Paramount, Lionsgate, dan Screen Games.

Wajar saja jika Train to Busan menjadi barang panas di kalangan sineas AS. Film garapan sutradara Yeon San-ho itu sukses besar di Korea Selatan.

Pada hari perdana pemutarannya, 22 Juli 2016, Train to Busan sempat memecahkan rekor lokal dengan pendapatan $5,8 juta AS (Rp86,5 miliar). Keesokan, film yang dibikin rumah produksi Next Entertainment World ini kembali memecahkan rekor, yaitu 'pendapatan tertinggi dalam satu hari' dengan meraup $9,9 juta.

Dilansir dari Koreanfilm, film dengan judul asli Busan Haeng ini mengundang 11,5 juta penonton dan memperoleh $83,9 juta dari negeri ginseng. Hasilnya, film yang sempat tayang di Indonesia itu menempati posisi ke-12 dalam daftar film terlaris di Korea Selatan sepanjang masa.

Selain sukses secara komersial, Train to Busan juga mendapat tanggapan bagus dari kritikus. Di Rotten Tomatoes, rating-nya mencapai 96 persen. Dari 91 kritikus, hanya 4 yang memberikan "tomat busuk" pada film ini.

Menurut konsensus kritik Rotten, Train to Busan memiliki gagasan cerita yang unik, tapi tetap menegangkan dan menghibur. “Karakter-karakternya sangat nyata, beberapa komentar sosial juga ikut ditampilkan untuk mendampingi semburan adegan aksi yang dibuat dengan terampil.”

Inti cerita film ini adalah penyintasan. Sebuah virus misterius tiba-tiba menyebar di Korea Selatan. Sekelompok penumpang kereta cepat jalur Seoul menuju Busan sepanjang 453 kilometer harus mempertahankan diri dari serbuan zombie yang muncul secara mendadak dari segala arah.

Para penumpang, termasuk Seok Woo (Gong Yoo) dan anaknya Soo-an (Kim Soo-ahn) bersama-sama mempertahankan kereta agar tetap melaju ke Busan, kota di daerah selatan yang diharapkan belum terpengaruh virus mayat hidup.

Untuk menulis ulang kisah tersebut, New Line menugaskan Gary Dauberman. Ia sudah sangat berpengalaman dalam mengerjakan naskah film horor, seperti Annabelle (2014), Annabelle: Creation (2017), It (2017), dan The Nun (2018). Saat ini Dauberman sedang menulis kisah It: Chapter Two dan film ketiga Annabelle, yang juga ia sutradarai.

Dalam Train to Busan versi New Line, Dauberman akan berkolaborasi dengan sineas yang sudah pernah bekerja sama dengannya dalam Annabelle dan The Nun yaitu James Wan.

Wan juga bisa disebut sebagai master-nya film horor. Ia adalah pembuat waralaba The Conjuring, yang sudah menghasilkan lima film dan meraup $1,5 miliar dari seluruh dunia. Lelaki berdarah Malaysia itu juga merupakan kreator Saw (2004) dan Insidious (2010).

Dalam produksi ulang Train to Busan, Wan akan menjadi produser. Hingga saat ini belum diketahui siapa yang akan menyutradarai Train to Busan. Bisa jadi Dauberman atau Wan akan merangkap, atau New Line menggunakan jasa sineas lainnya.

Train to Busan Official Trailer #1 (2016) Yoo Gong Korean Zombie Movie HD /Zero Media
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR