Transformasi Pandji Pragiwaksono dalam film Insya Allah Sah

Tampang Pandji Pragiwaksono sebagai Raka dalam film Insya Allah Sah produksi MD Pictures. Tayang saat Idulfitri 2017.
Tampang Pandji Pragiwaksono sebagai Raka dalam film Insya Allah Sah produksi MD Pictures. Tayang saat Idulfitri 2017.
© Kanal MD Pictures di YouTube

Ada yang berbeda dengan sosok Pandji Pragiwaksono. Atas nama profesionalisme dalam bekerja, komika dan rapper berusia 37 tahun itu rela mengenakan wig, gigi palsu, dan tahi lalat di dagu kiri dalam cuplikan film Insya Allah Sah produksi MD Pictures.

Film Insya Allah Sah aslinya merupakan adaptasi novel chicklit bernuansa islami karya Asri Rachmawati atau lebih dikenal dengan nama pena Achi TM.

Gramedia Pustaka Utama menerbitkannya pertama kali dua tahun silam. Agar unsur komedi dalam cerita versi film semakin kental, dilakukan beberapa perubahan.

Salah satunya menghadirkan tokoh Raka yang diperankan Pandji sebagai pria dengan dandanan cupu alias culun punya. Penokohan Raka yang demikian diharapkan semakin memancing tawa penonton.

Beberapa tokoh yang pernah dihadirkan dengan maksud serupa, antara lain Bossman (diperankan Reza Rahadian) dalam My Stupid Boss dan akan menyusul Dwi Sasono sebagai Dedi lewat film 5 Cowok Jagoan.

Aslinya Raka memang sosok menyebalkan karena sering mencampuri urusan orang lain, iseng, pengganggu, dan tukang ceramah. Di balik itu semua, ia sebenarnya tipikal orang yang jujur lagi tulus dalam membantu.

Raka dikisahkan terjebak dalam lift yang sama dengan Silviana Harini, desainer sekaligus pemilik Silviana Sexy Boutique yang diperankan Titi Kamal.

Silvi menjalani keseharian nyaris sempurna karena kariernya sedang menanjak, menjalani gaya hidup glamor, teman-teman setia, adik yang mengaguminya, dan kekasih bernama Dion (Richard Kyle).

Keinginan Silvi yang belum tercapai hanya satu, menikah dengan Dion yang tak kalah mapan. Suatu hari, saat ingin bertemu pujaan hatinya itu, tiba-tiba saja Silvi menghadapi kejadian yang mengubah hidupnya. Ia terjebak dalam lift.

Di dalam lift tersebut hanya ada Silvi dan Raka yang memperlihatkan perilaku aneh karena selalu berusaha mengambil jarak dengan alasan bukan muhrim.

"Raka itu adalah orang yang niatnya tetap menjalankan ajaran agama. Buat Raka, ibadah itu penting," terang Pandji dilansir Kompas.com (12/5/2017).

Silvi yang panik karena harus segera bertemu Dion melakukan segala cara agar dapat keluar dari lift, mulai dari berteriak, memukul-mukul dinding, hingga ingin mendobrak pintu. Semua usaha tersebut bagai angin lalu.

Pintu lift baru terbuka setelah Silvi mengucapkan nazar akan menjadi perempuan yang taat beribadah dan memakai jilbab seumur hidupnya. Raka adalah orang yang terus menerus mengingatkan Silvi perihal nazar tadi.

Agar bisa dengan mudah menyelami karakter yang diperankannya, Pandji meminta semua kru dan pemain untuk tetap memanggil dirinya dengan sebutan Raka bahkan saat telah break syuting.

Bahkan di luar lokasi syuting ia tetap membawa serta karakter Raka. "Supaya Raka-nya larut dan enggak hilang," sambungnya.

Menurut rencana, film Insya Allah Sah yang disutradarai Benni Setiawan (3 Hati Dua Dunia Satu Cinta dan Bangun Lagi Dong Lupus) akan tayang Lebaran 2017.

Jika tidak mengalami penundaan, ada tiga film lain yang bakal turut hadir meramaikan masa liburan Idulfitri tahun ini, yaitu Jailangkung (Screenplay), Sweet 20 (Starvision), dan Surat Kecil untuk Tuhan (Falcon).

Official Teaser - INSYA ALLAH, SAH!
© MD Pictures
MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.