FILM INDONESIA

Tyo Pakusadewo dan Acha Septriasa terlaris 2016

Tyo Pakusadewo unjuk suara dalam acara after party Festival Film Indonesia di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat (6/11/2016).
Tyo Pakusadewo unjuk suara dalam acara after party Festival Film Indonesia di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat (6/11/2016). | Andi Baso Djaya/Beritagar.id

Bagi penonton setia film-film Indonesia di bioskop, wajah Tyo Pakusadewo (53) dan Acha Septriasa (27) tentu tidak asing lagi. Terlebih sepanjang 2016. Pasalnya mereka adalah aktor dan aktris paling sering bermain film dalam kurun tersebut.

Menurut data Cinema 21, ada 118 film Indonesia tayang di bioskop selama 2016. Setan Jawa arahan Garin Nugroho tidak termasuk di dalamnya karena hanya tayang di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki. Jumlah tersebut "hanya" bertambah satu judul dari tahun sebelumnya.

Dari sekian banyak film nasional yang wira-wiri di layar bioskop, Tyo muncul dalam delapan film. Terbanyak di antara semua aktor tanah air.

Masing-masing dalam Surat dari Praha (sebagai Jaya), I Am Hope (ayah Mia), Iseng (Irwan), Pantja-Sila: Cita-cita & Realita (Soekarno), Surat Untukmu (Danu), Shy Shy Cat (sutradara), Barakati (Gajah Mada), dan Gila Jiwa the Movie.

Periode tahun sebelumnya, pria yang mengawali kariernya dalam Bilur-bilur Penyesalan (1987) hanya membintangi empat film.

Kualitas akting mumpuni jadi alasan mengapa peraih dua Piala Citra di kategori "Pemeran Utama Pria Terbaik" itu laris mendapat tawaran bermain. Pun tidak pelit dalam membagikan pengalaman kepada aktor muda yang jadi rekan main.

Prilly Latuconsina (20) merasakan betul manfaat setelah dipasangkan dengan Tyo dalam Surat Untukmu.

"Om Tyo mengajarkan cara membangun chemistry dengan pemain lain dan bagaimana menggali emosi dari peran yang kita mainkan," ujar perempuan berdarah Ambon-Sunda itu saat ditemui Beritagar.id dalam jumpa pers film Surat Untukmu di ajang PopCon Asia, Jakarta Convention Center, Senayan (13/8/2016).

Pelajaran lain yang diperoleh pemilik nama lengkap Prilly Mahatei Latuconsina itu dari Tyo adalah meditasi.

"Saya enggak akan memberitahu seperti apa meditasinya, yang jelas tiap malam sebelum tidur saya mempraktikkannya. Sampai sekarang meditasi itu masih saya lakukan. Kegunaannya agar kita bisa mengatur tempo bicara dan lebih peka terhadap sesama dan lingkungan. Pokoknya saya dapat banyak ilmu dari beliau," pungkas Prilly.

Garin Nugroho dalam sebuah kesempatan pernah mengatakan, Tyo termasuk aktor langka di Indonesia karena punya spontanitas dan keliaran yang bagus.

"Semakin tinggi tantangan peran yang diberikan untuknya, akting Tyo semakin kuat," puji sineas yang pernah mengarahkan Tyo dalam film Cinta Dalam Sepotong Roti (1990).

Angga Sasongko bahkan dengan tegas mengatakan emoh memproduksi Surat dari Praha seandainya Tyo menolak bermain.

"Dari awal saya menyiapkan karakter Jaya hanya untuk Om Tyo. Tidak ada yang namanya pilihan kedua. Kalau dia tidak mau, film ini tidak akan saya bikin," ungkap Angga dilansir Kapanlagi.com.

Tahun ini, akting Tyo masih tetap akan bisa dinikmati karena ada dua film yang proses syutingnya telah rampung, yaitu Bukaan 8 (Visinema Pictures) dan Pertaruhan (IFI Cinema).

Posisi kedua sebagai aktor terlaris jadi milik Agus Kuncoro (44) yang muncul dalam film Comic 8: Casino Kings Part 2, Gila Jiwa the Movie, Surga Menanti, Simfoni Satu Tanda, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1, dan Cinta Laki-Laki Biasa.

Sementara Reza Rahadian (29) membintangi lima film. Kemampuan akting pengoleksi empat Piala Citra itu merentang mulai dari Talak 3, My Stupid Boss, Rudy Habibie, 3 Srikandi, hingga tampil sebentar dalam Terpana arahan Richard Oh.

Terasa wajar jika kemudian Reza merasa gerah dengan tudingan terlalu mendominasi layar bioskop di tanah air.

"Ada 137 film lebih dalam setahun. Hei, itu kan banyak banget aktornya. Enggak hanya saya doang. Kalau ada aktor bermain dalam empat film dari 137 film, kebetulan penontonnya banyak, buat saya itu adalah apresiasi dari publik," jelasnya kepada Beritagar.id saat acara pembacaan nominasi Festival Film Indonesia ke-38 di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat (14/10).

Posisi Reza sebenarnya bisa sejajar dengan Agus Kuncoro andai film Surga Yang Tak Dirindukan 2 tayang pada 15 Desember 2016.

Menjelang perilisannya, MD Pictures memindahkan jadwal tersebut menjadi 9 Februari 2017. Alasannya karena Manoj Punjabi (Produser dan Chief Executive Officer MD Pictures) kurang puas setelah melihat hasil pascaproduksi film tersebut.

Acha Septriasa paling sibuk

Profile . #sneakpeek #Roekmini

A photo posted by septriasaacha (@septriasaacha) on

Tyo mungkin jadi aktor terlaris dengan koleksi delapan film. Namun, jumlah tersebut masih kalah dengan keikutsertaan Acha Septriasa dalam 10 film. Itu yang membuatnya paling laris di kategori aktris.

Acha melompat-lompat dari film bergenre drama, thriller, komedi, petualangan, hingga film tentang bencana alam.

Filmografinya sepanjang 2016 adalah Midnight Show, Surat Cinta untuk Kartini, MARS: Mimpi Ananda Raih Semesta, Sundul Gan: the Story of Kaskus, Koala Kumal, Sabtu Bersama Bapak, Bangkit!, Shy Shy Cat, Barakati, dan Bulan Terbelah di Langit Amerika 2.

Sejak menggeluti dunia akting lewat Apa Artinya Cinta (2005), peraih Piala Citra untuk kategori "Pemeran Utama Wanita Terbaik" di FFI 2012 paling banter membintangi tiga judul film setiap tahun.

Meski tidak melakoni syuting 10 film tersebut sekaligus dalam setahun, Acha yang telah mengakhiri masa lajangnya bersama Vicky Kharisma mengaku kewalahan juga.

Pasalnya jadwal tayang semua film yang dibintanginya berdekatan. Hal yang kemudian menempatkannya juga pada posisi dilematis.

"Soalnya kita enggak mungkin harus memilih acara promo film mana yang harus dihadiri dan mana yang harus dikorbankan. Solusinya adalah terpaksa menghadiri promo di media massa secara bergiliran," terangnya saat bertandang ke kantor Beritagar.id dalam rangka promo film MARS (26/4).

Akting Acha masih bisa dinikmati para penggemar dalam film biografi drama Kartini arahan Hanung Bramantyo.

Dalam film tersebut, Jelita Septriasa --demikian nama lengkapnya--memerankan tokoh Roekmini, adik R.A. Kartini (diperankan Dian Sastrowardoyo).

Jika tidak aral melintang, film itu bakal ditayangkan medio April 2017, menyambut hari kelahiran Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April.

Lantas, siapa aktris terlaris kedua setelah Acha? Bukan Chelsea Islan, Julie Estelle, atau Bunga Citra Lestari, melainkan Nikita Mirzani.

Perempuan kelahiran Jakarta, 30 tahun silam, hadir mengisi enam film. Tidak semuanya sebagai pemeran utama memang, tapi sudah cukup menempatkannya berada di atas Cut Mini Theo yang muncul dalam lima film.

Daftar film Niki yang tayang selama 2016 adalah Jagoan Instan, Comic 8: Casino Kings Part 2, Komedi Gokil 2, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1, Sang Sekretaris, dan Otajin.

Sementara ragam peran Cut Mini menghiasi Juara, Koala Kumal, Ini Kisah Tiga Dara, Me vs Mami, dan Athirah yang menghantarkannya meraih Piala Citra untuk pertama kalinya di FFI 2016.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR