Videoklip bugil Kanye West adalah karya artistik yang mengganggu

Kanye West bikin kontroversi lagi lewat videoklip "Famous"
Kanye West bikin kontroversi lagi lewat videoklip "Famous" | Kamil Krzaczynski/EPA

Penyanyi rap Kanye West (39) kembali bikin heboh. Videoklip lagu "Famous" dari album terbarunya, The Life of Pablo (2016), menampilkan para pesohor yang berbaring di tempat tidur tanpa busana. "Videonya adalah karya artistik yang mengganggu," tulis sutradara Lena Dunham melalui Facebook (28/6/2016).

Para selebriti yang ditampilkan seolah-olah sedang tertidur itu adalah George Walker Bush, Anna Wintour (editor majalah Vogue), Donald Trump, Rihanna, Chris Brown, Taylor Swift, Kim Kardashian, Ray J, Amber Rose, Caitlyn Jenner, dan Bill Cosby. Posisi West berada di antara Swift dan Kardashian.

Dalam video yang tayang eksklusif di Tidal sejak Jumat (24/6), mula-mula kamera hanya fokus menyoroti wajah West dalam jarak dekat. Perlahan kamera bergerak menjauh sehingga wajah para model lainnya terkuak. Kemudian berhenti sejenak agar bisa menampakkan anatomi dari masing-masing pesohor.

Tentu saja bukan sosok asli yang menampang dalam video. Semua menggunakan patung lilin. Mirip bahan untuk membuat patung para tokoh ternama yang mengisi museum Madame Tussauds.

Pun demikian, tetap saja ulah West dengan videonya yang terinspirasi dari lukisan karya Vincent Desiderio berjudul "Sleep" menimbulkan kontroversi. Lena bahkan menyebutnya sangat provokatif. Terutama di tengah kondisi maraknya kasus perkosaan dan kekerasan seksual di AS.

Lena, kreator dan bintang serial televisi Girls yang tayang saban Jumat malam di HBO, adalah anak Carroll Dunham (pelukis) dan Laurie Simmons (fotografer, sutradara). Ia tahu cara kerja seniman sering nyeleneh.

Secara jujur Lena mengaku tumbuh besar menyaksikan ayah dan ibunya yang tak jarang menghasilkan karya dengan objek orang bugil. Tapi video tersebut dalam hematnya terasa berbeda. Seolah datangnya dari misoginis.

"Saya yakin kehadiran boneka Bill Cosby bersama Donald Trump dalam video tersebut semacam sebuah pernyataan," tambah Lena.

Kepada Vanity Fair, West menampik telah menyisipkan pesan tertentu. "Tidak ada tendensi mendukung atau anti pada salah satu tokoh yang ada dalam video. Ini murni adalah cara saya mengomentari kepopuleran."

Penghuni ketujuh dalam daftar penyanyi rap berpenghasilan tertinggi di dunia sepanjang 2015 versi Forbes itu bahkan sempat menulis kicauan di Twitter. Isinya menantang siapa pun yang merasa keberatan untuk menuntut ke pengadilan. Kicauan itu kini telah dihapus.

Belum ada yang menuntut sejauh ini. Para selebritis yang dicatut sebagai model juga hanya sekadar mengomentari. "Dalam hal ini, tidak ada keraguan bahwa yang ada di video tersebut bukan Bush," ujar juru bicara mantan presiden AS tersebut dilansir MTV.com.

Sementara Brown melalui akun Instagram resminya hanya menulis bahwa West adalah seniman bertalenta namun gila.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR