Warkop DKI Reborn incar 4 juta penonton

Para pemain dan sutradara film Warkop DKI Reborn - Jangkrik Boss! Part 1
Para pemain dan sutradara film Warkop DKI Reborn - Jangkrik Boss! Part 1 | Andi Baso Djaya/Beritagar.id

Mengusung nama besar yang telah jadi salah satu fenomena di ranah budaya populer di tanah air, Falcon Pictures yakin target empat juta penonton untuk film Warkop DKI Reborn - Jangkrik Boss! Part 1 terpenuhi.

Optimisme tersebut diungkapkan Anggy Umbara yang dipercaya sebagai sutradara saat menghadiri acara PopCon Asia 2016 di Jakarta Convention Center, Senayan, Sabtu (13/8).

Bersamanya turut hadir Abimana Aryasatya, Vino G Bastian, Tora Sudiro (trio pemeran Dono-Kasino-Indro), Indrodjojo Kusumonegoro (anggota Warkop DKI yang tersisa), dan Hannah Al Rashid (Warkop DKI Angel versi terbaru).

"Sebagai sutradara, tugas saya sebenarnya membuat yang terbaik. Target urusan produser. Yang saya dengar, mereka menargetkan empat juta penonton untuk film ini. Kalau melihat antusiasme masyarakat, kami sih optimistis tercapai," kata Anggy yang disambut tepuk tangan dan teriakan dari para pengunjung PopCon Asia yang khusus menyemut di depan panggung utama demi melihat wajah baru Warkop DKI.

Salah satu barometer antusiasme masyarakat yang dimaksud Anggy adalah jumlah penonton cuplikan Jangkrik Boss! Part 1. Sejak diunggah pada 2 Juli 2016 di akun Facebook Falcon Pictures, jumlah penontonnya telah mencapai 8 juta.

"Apa yang terjadi di dunia maya tersebut adalah bukti kecintaan dan keingintahuan pencinta Warkop sangat besar. Mereka penasaran dengan cuplikan Warkop DKI Reborn," ujar Indro.

Untuk dapat memenuhi target tersebut, Falcon Pictures --yang juga memproduksi film laris Comic 8: Casino Kings Part 2 dan My Stupid Boss-- mulai menggenjot promosi film Jangkrik Boss! Part. 1 menjelang penayangannya di bioskop mulai 8 September 2016.

Langkah awal adalah dengan menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (29/7). Sosok yang akrab disapa Ahok itu bahkan berniat menyewa bioskop besar untuk menonton film tersebut bersama jajaran pegawai di lingkup Pemerintah Provinsi Jakarta.

Dari segi konten, Indro mengungkapkan bahwa film versi terbaru ini lebih "syariah" dibanding yang terdahulu. Para pemain perempuan berparas ayu yang biasa dikenal dengan sebutan "Warkop Angels" tidak dihadirkan dengan pakaian serba terbuka. Tujuannya untuk meraup pangsa pasar lebih luas. "Saya pengennya film ini bisa mencapai semua kalangan termasuk anak-anak," tegasnya.

Minim promosi, sesat di bioskop

"Minim promosi, sesat di bioskop." Demikian analogi yang sering diucapkan untuk menegaskan betapa pentingnya unsur promo dalam menggenjot angka penonton film di bioskop.

Falcon Pictures termasuk rumah produksi yang menyadari betul unsur tersebut dan karenanya tak segan merogoh dalam koceknya.

Saat mempromosikan Comic 8: Casino Kings Part 2, total dana yang tersedot mencapai Rp8 miliar. Cukup untuk memproduksi satu film lagi.

Frederica (34), produser di balik film-film produksi Falcon Pictures, dalam wawancaranya dilansir Muvila (6/4) mengatakan bahwa perusahaannya selalu menggarap elemen promosi secara menyeluruh alias 360 derajat.

"Mulai dari below the line, above the line, sama media sosial. Mulai dari bikin kegiatan off air, pasang standee, banner, poster di mana-mana, sampai iklan di televisi, infotainment, juga program spesial kita ciptakan semaksimal mungkin dengan stasiun televisi yang ada," jelas Erica.

Hal yang sama akan diterapkan kepada proyek pertama dari Warkop DKI Reborn yang mereka beli hak ciptanya sejak 2015. H.B. Naveen, produser eksekutif Falcon Pictures, kala itu bertekad akan mengerahkan dengan maksimal tidak hanya dana, tapi juga tenaga dan pikirannya untuk menyukseskan film ini.

"Saya janji habis Lebaran enggak ada masyarakat yang tidak tahu Warkop telah kembali, dari tukang jamu, ojek, dan sebagainya," janji pria berusia 44 itu dinukil laman Kapanlagi (14/11/2015).

Menengok akun media sosial Falcon Pictures di Facebook, Twitter, dan Instagram, kampanye mulai digalakkan. Salah satunya dengan mengadakan #JangkrikBossKuis berhadiah tiket menghadiri acara pemutaran perdana.

Selain itu promosi di dunia nyata tetap mendapat prioritas. Mengulangi strategi sebelumnya bersama My Stupid Boss, Falcon kembali menggandeng jaringan toko kelontong 7-Eleven dengan melucurkan kampanye #SevelWarkopReborn.

Kampus juga jadi tempat berpromosi. Salah satunya saat rombongan pemain dan sutradara Jangkrik Boss Part.1 mengunjungi Universitas Mercu Buana, Jakarta (11/8).

Bentuk promosi lainnya berupa perilisan novel grafis berjudul sama yang tebalnya 171 halaman di PopCon Asia 2016. "Cerita dalam novelnya berdasarkan dengan skenario. Semua film saya memang begitu dan ini adalah bagian dari promo film," terang Anggy yang juga menyutradarai film Comic 8.

Kunjungan ke berbagai media massa semisal stasiun radio, televisi, dan kantor berita dalam jaringan serta cetak juga menyusul bakal dilakukan. Bersamaan penayangannya di bioskop, kegiatan nonton bareng bersama para pemeran utama di berbagai wilayah juga telah masuk dalam agenda.

Dengan sederet strategi dan kegiatan tersebut, mampukah film Warkop DKI Reborn - Jangkrik Boss! Part 1 meraup empat juta penonton? Jika iya, rekor My Stupid Boss yang mendapat 3.052.657 penonton sebagai film produksi Falcon Pictures dengan penonton terbanyak selama ini akan terpecahkan. Pun rekor jumlah penonton terbanyak sepanjang 2016 yang masih atas nama Ada Ada Dengan Cinta 2 (3,6 juta penonton).

BACA JUGA