Winter in Tokyo memuncaki tangga film Indonesia terlaris

Pamela Bowie (kiri) pemeran Keiko dan Dion Wiyoko sebagai Kazuto dalam film Winter in Tokyo.
Pamela Bowie (kiri) pemeran Keiko dan Dion Wiyoko sebagai Kazuto dalam film Winter in Tokyo. | Unlimited Production dan Maxima Pictures

Butuh waktu sekitar dua pekan bagi Winter in Tokyo untuk memuncaki tangga film Indonesia terlaris. Pada periode pertama penayangannya (8-14/8/2016), posisi teratas jadi milik 3 Srikandi dengan 112.255 penonton. Film arahan Fajar Bustomi yang tayang 11 Agustus itu mengumpulkan 49.266 penonton. Kini posisi tersebut telah berbalik.

Menurut data jumlah penonton yang diumumkan Badan Perfilman Indonesia (BPI) melalui akun Twitter @BadanPerfilman (24/8), Winter in Tokyo produksi Unlimited Production dan Maxima Pictures meraup 57.446 penonton selama periode 15-22 Agustus. Sementara 3 Srikandi (Multivision) menempati peringkat kedua dengan selisih 6.713 penonton lebih sedikit.

Adaptasi dari novel berjudul sama itu menceritakan Ishida Keiko (diperankan Pamela Bowie), petugas perpustakaan yang tinggal di sebuah apartemen kecil di pinggiran Tokyo, Jepang, kedatangan tetangga baru bernama Nishimura Kazuto (Dion Wiyoko).

Kazuto kembali ke Tokyo setelah 10 tahun menetap di Amerika Serikat. Alasan kepulangannya untuk untuk melupakan Iwamoto Yuri (Kimberly Ryder), sahabat, tetangga, sekaligus idaman hatinya yang hendak menikah dengan sahabatnya sendiri.

Perlahan Keiko dan Kazuto mulai akrab karena sering bertemu. Saat kebersamaan tersebut mulai terjalin, muncul Kitano Akira (Morgan Oey) yang merupakan cinta pertama Keiko. Hubungan antara ketiga tokoh tersebut menjadi amunisi film ini dalam mengumbar kisah drama.

Beda dengan Winter in Tokyo yang bergenre drama, posisi ketiga jadi milik film laga Triangle the Dark Side yang disutradarai Ian Nguyen Lampa alias Nayato Fio Nuala alias Koya Pagayo.

Mengklaim sebagai film sarat adegan laga tanpa menggunakan efek khusus dan pemeran pengganti untuk para pemainnya yang terdiri dari Deddy Corbuzier, Chika Jessica, Volland Humonggio, Sandra Dewi, dan Chris John, tiket film tersebut berhasil terjual 27.727 lembar.

Deddy (39), yang awalnya dikenal sebagai pesulap, bukan sekadar jadi pemeran utama, tapi merangkap juga sebagai penata skrip dan produser eksekutif. "Setelah melalui proses yang panjang, film Triangle bisa dirilis. Ini ibarat mimpi yang jadi nyata karena kami awalnya enggak ada yang bisa bikin film. Tapi karena kerja keras dan keyakinan bersama akhirnya kami bisa membuat film ini," kata Deddy dilansir WowKeren.com (16/8).

Film Triangle the Dark Side digarap tanpa menggunakan banyak dana. "Film ini modalnya hanya nasi Padang buat kru. Karena memang kami enggak punya modal," lanjut Deddy dalam konferensi pers yang berlangsung di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan (15/8).

Alasan mengapa film ini bisa hemat ongkos karena beberapa pemain bersedia terlibat tanpa dibayar. Chris John dan Sandra Dewi misalnya, bersedia main tanpa honor. Hanya disediakan biaya akomodasi selama syuting berlangsung untuk mereka.

Penggenap lima besar daftar film terlaris adalah 3 Pilihan Hidup (18.612 penonton) dan Tiga Dara (13.026 penonton) karya sutradara Usmar Ismail yang direstorasi oleh SA Films.

Lain cerita dengan versi restorasi Lewat Djam Malam yang saat tayang di bioskop pada 2012 hanya bertahan sekitar satu pekan, Tiga Dara dalam format 4K hingga artikel ini ditulis (26/8) masih mengisi beberapa layar bioskop sejak tayang perdana pada 11 Agustus.

Melihat kecenderungan jumlah penontonnya yang tidak terlalu signifikan, syarat utama sebuah film bertahan diputar oleh ekshibitor alias pemilik bioskop, Tiga Dara versi restorasi kemungkinan tidak akan bertahan lama.

Versi aslinya bertahan selama delapan pekan di bioskop sejak tayang perdana pada 24 Agustus 1957.

Asa untuk mengulang catatan tersebut tinggal digantungkan kepada Ini Kisah Tiga Dara arahan Nia Dinata. Film drama musikal yang terinspirasi Tiga Dara itu tayang mulai 1 September 2016.

Berikut daftar dan tabel film Indonesia terlaris versi BPI periode 15-22 Agustus 2016 berdasarkan jumlah tiket yang terjual di jaringan bioskop Cinema 21, CGV Blitz, dan Cinemaxx Theater.

Daftar disusun berdasarkan selisih total penjualan tiket pekan ini dengan total penjualan periode sebelumnya.

1. Winter in Tokyo: 57.446 (total 106.712 - tayang 11 Agustus)

2. 3 Srikandi: 50.733 (268.006 - 4 Agustus)

3. Triangle the Dark Side: 27.727 (18 Agustus)

4. 3 Pilihan Hidup: 18.612 (18 Agustus)

5. Tiga Dara: 13.026 (22.331 - 11 Agustus)

6. Mimpi Anak Pulau: 12.029 (18 Agustus)

7. Bangkit!: 5.816 (127.717 - 28 Juli)

8. Pantja-Sila: Cita-cita & Realita: 1.055 (hanya tayang di Cinema 21 - 17 Agustus)

9. Laskar di Tapal Batas: 318 (4.017 - 11 Agustus)

10. Rudy Habibie: 91 (1.838.252 - 30 Juni)

BACA JUGA