Wiro Sableng akan kenakan kostum rancangan Tex Saverio

Otak di balik film Wiro Sableng (kiri-kanan); salah seorang penulis skenario Tumpal Tampubolon, produser Lala Timothy, dan sutradara Angga Dwimas Sasongko dalam jumpa pers di Senayan City, Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Otak di balik film Wiro Sableng (kiri-kanan); salah seorang penulis skenario Tumpal Tampubolon, produser Lala Timothy, dan sutradara Angga Dwimas Sasongko dalam jumpa pers di Senayan City, Jakarta, Rabu (16/8/2017). | Tasya Simatupang /Beritagar.id

Proyek pembuatan ulang film kolosal Wiro Sableng segera memasuki tahap lebih serius. Film yang diangkat dari buku cerita silat karangan Bastian Tito dan pernah ke layar lebar dan sinetron pada era 90-an ini siap syuting mulai 21 Agustus nanti.

Syuting diagendakan selama 3,5 bulan. Pengambilan gambar dipusatkan di sekitar Jawa Barat, terutama di kawasan Gunung Gede (Bogor), dan Jakarta. Setelah itu film direncanakan tayang pada 2018.

Soal konsep secara keseluruhan, sang produser Sheila "Lala" Timothy menjelaskan keinginannya mengangkat kembali cerita legenda Indonesia ini dengan lebih modern.

"Kami ingin menciptakan benchmark baru untuk film Indonesia, kami membuat film ini dengan pendekatan yang sangat Indonesia, sajian dan tutur Indonesia. Bukan meniru film Cina atau film Hollywood. Wiro Sableng akan menjadi film laga dengan ciri khas yang menggambarkan Indonesia," ujarnya dalam jumpa pers di Senayan City, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Persiapan pun telah dilakukan secara detail dan maksimal. Di bawah arahan production designer, Adrianto Sinaga, dan dibantu oleh Caravan Studio yang dipimpin Chris Lie, segala konsep berkaitan dengan seni sudah rampung dikerjakan.

Selesai urusan anggaran dana dan persiapan pra-produksi, termasuk perancang aksi laga, Lala pun sudah menyiapkan urusan kostum. Timnya telah menyiapkan 350 jenis kostum dan 185 senjata yang akan digunakan para pemain.

Adrianto menambahkan bahwa konsep kostum para pemain akan berbeda dengan versi terdahulu. "Secara keseluruhan mungkin akan mirip saja, tetapi pasti beda sama Wiro Sableng versi terdahulu. Pokoknya lebih keren," katanya berpromosi kepada Beritagar.id.

Namun kostum Wiro Sableng yang akan diperankan aktor Vino G. Bastian, putra Bastian Tito, bakal dibuat mirip dengan versi terdahulu. Adrianto khawatir perubahan kostum terlalu banyak bisa mengubah karakter sang Pendekar 212 tersebut.

Soal pembuatan kostum pun tak sembarangan. Menurut Lala saat bertandang ke kantor Beritagar.id, Jakarta, 20 Juli, kostum harus mencakup keamanan para pemain.

"...kostum tidak bisa didesain sembarangan tanpa berbicara dengan fighting director, juga dengan tim kamera dan CGI. Karena harus sesuai dengan koreografi, safety juga harus dipikirkan," jelas perempuan 45 tahun itu.

Itu sebabnya perancang busana sekelas Tex Saverio pun ikut serta dalam pembuatan kostum salah seorang pemain. Namun Lifelike Pictures, rumah produksi film ini, belum mau buka suara soal siapa yang akan mengenakan pakaian karya perancang yang turut membuat kostum pemeran Katniss dalam film The Hunger Games tersebut.

Sebagai dugaan, ada beberapa karakter yang cocok untuk mengenakan pakaian khas Tex Saverio untuk film berbiaya Rp 26,65 miliar ini. Ciri khas karya perancang 32 tahun ini adalah gaun yang megah dan kompleks.

Misalnya Bidadari Angin Timur yang diperankan oleh Marsha Timothy, Permaisuri Raja Kamandaka (Marcella Zalianty), Anggini (Sherina Munaf) atau boleh jadi Sinto Gendeng (Ruth Marini) --guru Wiro Sableng.

Adapun tanggung jawab ratusan kostum tersebut berada di bawah kendali Nadya Adharina. Sementara tata rias para pemain ditangani penata rias Jerry Oktaviano.

Selain kostum, perubahan versi juga akan terjadi pada senjata. Adrianto menceritakan bahwa motif kapak Wiro akan berbeda dengan versi terdahulu.

Pada kapak Wiro terdahulu hanya memiliki dua mata dengan permukaan yang polos dan terdapat angka 212 pada kedua sisi. Untuk film terbaru, permukaan kapak diberi ukiran.

Ya, inspirasi ini memang diadaptasi dari keris khas Indonesia. Motifnya dibuat dengan salur-salur pamor yang merepresentasikan jurus-jurus Wiro. Namun kapak berbentuk kepala naga khas Wiro tetap akan dipakai.

A post shared by Sheila Timothy (@lalatimothy) on

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR