Germo, pemburu, muncikari, dan lurah palanyahan

Perihal germo dan muncikari. Keduanya memiliki persamaan, sebagai induk semang bagi pelacur.
Perihal germo dan muncikari. Keduanya memiliki persamaan, sebagai induk semang bagi pelacur. | AR/Beritagar

Germo" dan “muncikari" (bukan mucikari) itu sama. Menurut KBBI versi web berarti “induk semang bagi perempuan lacur". Tentu pelacur tak harus bergermo. Ada yang menyebut pekerja seks komersial mandiri itu “freelancer".

Kalau “mucikari" itu apa? Sama dengan germo dan muncikari. Bedanya, “mucikari" itu bahasa Jawa. Lihatlah ilustrasi.

Masih dalam bahasa Jawa, “germo" (tertulis baku “germa") pada mulanya adalah sebutan untuk “pemburu hewan di hutan", seperti disebut dalam Kamus Lengkap Jawa-Indonesia (Sutrisno Sastro Utomo, 2007). Adapun Bausastra Djawa (W.J.S. Poerwadarminta, 1939) mengartikannya sebagai “tukang mbeburu kewan" (tukang berburu hewan).

Kedua kamus tadi juga punya arti lain untuk germo: “induk semang pelacur" (Utomo) dan “lurah palanyahan" (Poerwadarminta) — artinya “pemimpin bagi perempuan berperilaku buruk". Poerwadarminta menyebutnya “wong wadon ala".

Sebagai pemimpin, germo yang belakangan diabreviasikan sebagai GM (bukan general manager) tak harus lelaki, bahkan di tempat hiburan kata “mami" berkonotasi muncikari. Umumnya “mami" ya perempuan.

Jika menyangkut “mami", ada dua yang sempat tenar. Kebetulan mereka dari Surabaya, Jatim. Yang pertama adalah Yunita Keyko (27), yang pada 2012 ditangkap polisi. Dia mengkoordinasikan 2.600-an pelacur — lihat Merdeka: “Sepak Terjang Keyko...".

Sedangkan yang kedua, lebih dulu bermain, dan legendaris, adalah Mama Dolly (1929-1992). Namanya diabadikan menjadi Gang Dolly, dan kemudian Kompleks Dolly, kawasan prostitusi yang ditutup April 2014.

Apakah Mama Dolly seorang muncikari? Kepada Jakarta Jakarta, 31 Agustus 1991, yang kemudian disajikan ulang oleh National Geographic Indonesia 25 Juni 2014, Dolly menyangkal dirinya seorang germo: “Tapi yang jadi sasaran kok aku? Kok namanya jadi Gang Dolly?"

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR