Namun, tetapi, dan tapi

Kata sambung namun, tetapi, dan tapi digunakan untuk menunjukkan pertentangan atau perlawanan. Ketiga konjungsi ini kerap saling dipertukarkan dalam penggunaannya. Sebenarnya, ada perbedaan arti dan penggunaan ketiga kata ini.

Namun adalah konjungsi antarkalimat untuk menyambungkan dengan kalimat sebelumnya. Ia diletakkan di awal kalimat dan diikuti oleh koma. Dalam bahasa Inggris, konjungsi yang setara dengan namun adalah however. Ungkapan akan tetapi dapat dipakai sebagai sinonim namun.

Tetapi adalah konjungsi intrakalimat untuk menyambungkan dua unsur setara di dalam suatu kalimat. Ia diletakkan di tengah kalimat dan didahului oleh koma. Dalam bahasa Inggris, konjungsi yang setara dengan tetapi adalah but.

Tapi adalah bentuk tidak baku dari tetapi. Konjungsi ini sebaiknya dihindari pemakaiannya dalam ragam formal.

Contoh penggunaan yang tepat:

  • Anak itu sebenarnya pandai. Namun, ia malas.
  • Anak itu sebenarnya pandai, tetapi malas.

Contoh penggunaan yang kurang tepat:

  • Anak itu sebenarnya pandai. Tetapi, ia malas.
  • Anak itu sebenarnya pandai, namun malas.

Secara sederhana, pola penulisan ketiga kata ini dapat dituliskan seperti ini:

  • Namun, ....
  • ..., tetapi/tapi ....

Tetapi berasal dari kata Sanskerta 'tathapi'. Tapi saya duga sekadar pemendekan oleh pengguna. Asal kata namun belum saya temukan.

BACA JUGA