RAMBU-RAMBU BAHASA

Salah kaprah penggunaan konjungsi syarat dalam berita

 Ilustrasi: Konjungsi Venus dan Jupiter pada 22 Januari 2019, di mana kedua planet yang terang itu akan terlihat dalam 2,4 derajat satu sama lain di langit pagi arah timur sebelum matahari terbit.
Ilustrasi: Konjungsi Venus dan Jupiter pada 22 Januari 2019, di mana kedua planet yang terang itu akan terlihat dalam 2,4 derajat satu sama lain di langit pagi arah timur sebelum matahari terbit. | Suwandy/wsj / ANTARA FOTO

Jika jeli, Anda bisa menemukan kesalahan penggunaan konjungsi dalam kelima potongan berita berikut ini.

Penyanyi Iwan Fals mengumumkan jika konsernya yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 22 Juni 2019 batal diselenggarakan (“Konser Dibatalkan, Iwan Fals: Semoga Ada Penjelasan Masuk Akal”, Tempo.co, 22 Juni 2019).

Juliyatmo mengatakan jika anjing bukan merupakan hewan ternak yang dikonsumsi (“Warung Daging Anjig Ditutup, Pedagang Diberi waktu 7 Hari Ganti Profesi”, Kompas.com, 20 Juni 2019).

Saksi dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Chandra Irawan mengatakan kalau kubu Jokowi-Maruf maupun Prabowo-Sandiaga tidak keberatan untuk mengumumkan hasil rekapitulasi pemilu pada tanggal 21 Mei 2019 (“Saksi TKN: Kubu 01 & 02 Tak Keberatan Pengumuman Hasil Pemilu Maju”, Tirto.id, 21 Juni 2019).

Pengamat Ponsel Herry SW menilai jika pembatasan Android akan mengganggu bisnis Huawei dalam jangka pendek (“Bikin OS Sendiri, Ini Tantangan yang Bakal Dihadapi Huawei”, Okezone.com, 21 Juni 2019).

Wakil Ketua Asosiasi Penangkaran dan Penjual Siluk Indonesia, Kabupaten Kapuas Hulu, Agus menyatakan, kalau ikan arwana jenis super red asal Kapuas Hulu berhasil menjuarai kontes tingkat internasional di China (“Arwana Super Red Kapuas Hulu Terjual dengan Harga Fantastis di China”, TribunKapuasHulu.com, 21 Juni 2019).

Semua kata penghubung jika dan kalau dalam kelima berita tersebut seharusnya diganti dengan bahwa.

Jika dan variasinya, kalau dan apabila, adalah konjungsi yang berfungsi menandai syarat. Misalnya, Jika tidak ada halangan, Imin akan meluncurkan buku kumpulan cerpennya Selasa nanti. Artinya, peluncuran buku Imin bersifat kondisional atau tergantung pada kondisi ada atau tidak ada halangan.

Sementara itu, bahwa adalah kata penghubung yang berfungsi menyatakan penjelasan. Misalnya, Randi mengatakan bahwa ia akan pergi ke Padang besok.

Dalam kalimat bahwa berfungsi menghubungkan predikat dengan objek yang berupa klausa. Misalnya, Pinto (subjek) menegaskan (predikat) bahwa ia tidak akan menjual Vespanya (objek).

Fungsi bahwa tersebut tidak dapat digantikan oleh jika. Dalam kalimat jika menjadi konjungsi dalam isi bagian kalimat yang dijelaskan oleh bahwa. Misalnya, Adi (subjek) menyatakan (predikat) bahwa ia akan menikahi Ayu jika pacarnya itu berjanji setia (objek).

Kalimat tersebut terdiri atas empat klausa, yang masing-masing predikatnya adalah menyatakan, menikahi, dan berjanji, setia. Empat predikat ini dibicarakan oleh Adi (menyatakan, menikahi) dan Ayu (berjanji, setia).

Jika bahwa diganti dengan jika, sebuah kalimat akan menggantung, baik makna maupun intonasinya. Pernyataan ini bisa Anda uji dengan mengganti bahwa dengan jika pada contoh-contoh kalimat dalam artikel ini.

Dalam media massa kata bahwa biasanya dihilangkan dan diganti dengan koma. Misalnya, Menteri Keuangan mengatakan, utang pemerintah masih tergolong aman. Di beberapa media, bahwa dihilangkan dan tidak ditukar dengan koma.

Contohnya, Menteri Perhubungan menyatakan kenaikan harga tiket pesawat bukan merupakan tanggung jawabnya. Media menghilangkan bahwa dalam berita untuk mencapai efisiensi bahasa.

Mengenai pemakaian atau penghilangan bahwa dalam berita, silakan baca tulisan saya yang berjudul “Kata Bahwa dalam Bahasa Indonesia Jurnalistik” (Beritagar.id, 4 Mei 2019).

Sementara itu, kata jika tidak bisa dilesapkan dalam berita. Kalau konjungsi itu dihilangkan, dua klausa tidak bisa dihubungkan menjadi satu kalimat.

Contohnya, klausa hutan digunduli dan klausa banjir bandang datang. Dengan konjungsi syarat, kedua klausa tersebut bisa digabungkan menjadi satu kalimat: Jika hutan digunduli, banjir bandang datang. Kalimat itu bisa dibalik menjadi: Banjir bandang datang jika hutan digunduli.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR