ULASAN

Black Shark, ponsel gaming yang ngebut dan menarik

85
Black Shark
6GB - 64GB
Rp 8.250.000
RATING
  • DESAIN 90
  • DISPLAI 85
  • FITUR 90
  • KINERJA 90
  • MULTIMEDIA 90
  • KAMERA 70
  • BATERAI 85
  • HARGA 80
Xiaomi Black Shark.
Xiaomi Black Shark. | Ivan /Beritagar.id

Bisnis mobile game terus meningkat selama lima tahun terakhir ini. Mengutip data Statista, pendapatan mobile game di seluruh dunia melonjak dari 17,6 miliar dolar AS (Rp248,5 triliun) pada 2013 menjadi 40,6 miliar dolar (Rp573,2 triliun) pada 2017.

Jumlah uang yang menggiurkan tersebut mendorong beberapa vendor ponsel untuk meluncurkan ponsel gaming. Salah satunya adalah Xiaomi, yang bulan lalu resmi merilis ponsel gaming flagship-nya, Black Shark.

Ponsel ini siap bersaing dengan Razer Phone, ponsel gaming yang dirilis pada akhir 2017 oleh perusahaan perangkat komputer gim asal Amerika Serikat, Razer.

Penilaian pertama saya terhadap Black Shark adalah desain ponsel ini mirip bentuk mobil sport, lebih menarik ketimbang Razer Phone yang berbentuk kotak nan kaku.

Setelah menggunakannya selama sepekan, berikut ini saya paparkan lebih dalam mengenai kelebihan dan kekurangan ponsel yang menggunakan RAM 6GB dan ROM 64GB yang dijual dengan harga Rp8.250.000 ini.

Spesifikasi

  • GSM/HSPA/LTE
  • Dual SIM dan Dual 4G on
  • Layar 5,99 inci (18:9) FHD+ 1080x2160 piksel IPS LCD
  • Joy OS (Android 8.0 Oreo)
  • Prosesor Qualcomm Snapdragon 845 octa-core
  • RAM 6GB ROM 64GB (tidak mendukung microSD)
  • Kamera belakang 12MP+20MP
  • Kamera depan 5MP
  • Sensor pemindai sidik jari, USB Type-C
  • Baterai 4.000 mAh, Quick Charge 3.0

Bodi premium

Bagian belakang Xiaomi Black Shark
Bagian belakang Xiaomi Black Shark | Ivan /Beritagar.id

Tidak seperti mayoritas ponsel Xiaomi lainnya yang berbodi plastik, Black Shark menggunakan metal pada bagian belakang dan sekilas mirip dengan mobil sport. Warnanya yang hitam doff dipadu dengan lekukan-lekukan abstrak membuat ponsel ini enak dilihat.

Penggunaan material metal juga otomatis berpengaruh ke bobot ponsel yang terbilang cukup berat. Black Shark memiliki dimensi 161,6 x 75,4 x 9,3mm dengan bobot 190 gram. Selain itu, Black Shark juga memiliki bentuk yang cenderung memanjang ketimbang melebar.

Layar 5,99 incinya dibentuk dengan rasio aspek layar 18:9 yang berpengaruh ke bodi yang panjang tapi masih cukup nyaman digenggam satu tangan.

Namun, bagi Anda yang membeli ponsel gaming ini, sebaiknya gunakan kover tambahan atau pasang bumper bawaan yang ada di dalam dus, karena bodinya terbilang licin.

Bumper yang telah disediakan di dalam dus untuk Black Shark
Bumper yang telah disediakan di dalam dus untuk Black Shark | Ivan /Beritagar.id
Sisi-sisi Xiaomi Black Shark
Sisi-sisi Xiaomi Black Shark | Ivan /Beritagar.id

Bagian atasnya tidak ada apa selain garis antena yang terletak di sisi kiri dan kanan. Sementara pada bagian bawah, Xiaomi menyediakan lubang speaker, mikrofon, dan USB Type-C.

Slot kartu SIM ganda Xiaomi Black Shark
Slot kartu SIM ganda Xiaomi Black Shark | Ivan /Beritagar.id

Pada sisi kiri terdapat slot kartu SIM dan tombol khusus berwarna hijau untuk masuk ke arena gim yang disebut Shark Space. Sisi kanan hanya terdapat tombol kunci/daya dan tombol volume atas dan bawah.

Logo "S" Black Shark yang bisa menyala jika ada notif masuk
Logo "S" Black Shark yang bisa menyala jika ada notif masuk | Ivan /Beritagar.id

Bagian belakang ada kamera ganda dan lampu kilat LED. Lalu pada bagian tengah terdapat logo "S" yang bisa berkedap-kedip jika ada notifikasi pesan masuk atau panggilan masuk, serta saat ponsel dinyalakan pertama kali dari keadaan mati. Jika tidak ingin dinyalakan, Anda bisa menonaktifkan fitur tersebut di bagian pengaturan.

Pada sisi depannya (di atas layar) ada kamera, earpiece (berfungsi sebagai speaker juga), dan sensor cahaya sekaligus proximity.

Tampilan antarmuka standar

Tangkapan layar tampilan antarmuka Xiaomi Black Shark
Tangkapan layar tampilan antarmuka Xiaomi Black Shark | Ivan /Beritagar.id

Dari sisi tampilan antarmuka, Xiaomi Black Shark berjalan pada sistem operasi Android 8.0 Oreo. Beda dengan ponsel Xiaomi lain yang menggunakan antarmuka MIUI buatannya, Black Shark menggunakan Joy UI, sebuah skin kustom dengan tambahan beberapa aplikasi dari MIUI.

Tangkapan layar tampilan antarmuka Xiaomi Black Shark
Tangkapan layar tampilan antarmuka Xiaomi Black Shark | Ivan /Beritagar.id

Tidak terdapat laci aplikasi, semua ikon aplikasi tersusun secara gamblang di halaman utama. Membawa ciri khas berwarna hijau, bentuk-bentuk ikon tampil terlihat lebih cerah. Saya tidak merasakan adanya lag saat menggunakan tampilan antarmuka tersebut.

Performa ngebut

Xiaomi Black Shark dilengkapi dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 845 octa-core (4x2.8 GHz Kryo 385 Gold & 4x1.8 GHz Kryo 385 Silver). Saat ini, Snapdragon 845 masih memegang peringkat sebagai prosesor tercepat dibandingkan lainnya.

Membuka tutup aplikasi media sosial, kamera, pesan instan dapat dijalankan dengan sangat mudah dan tanpa masalah sama sekali. Saat pertama memegang ponsel ini, saya langsung mengunduh aplikasi benchmark, yakni AnTuTu & Geekbench 4, dan hasilnya tampak di bawah ini:

Tangkapan layar skor AnTuTu dan Geekbench Xiaomi Black Shark
Tangkapan layar skor AnTuTu dan Geekbench Xiaomi Black Shark | Ivan /Beritagar.id

Saya kemudian mencoba beberapa gim yang menurut saya membutuhkan spesifikasi perangkat keras yang tinggi, seperti PUBG Mobile, Mad Out Big City 2, Real Parking 2, dan Into The Dead 2. Semua gim itu bisa dijalankan Black Shark dengan sangat mulus dan lancar, atau mengutip istilah para gamer, "ngebut".

Bahkan saat saya menggunakan pengaturan grafis yang paling maksimal pun, performa Black Shark tidak menurun sama sekali. Artinya, tidak ada lag bahkan patah-patah.

Hal menarik lain, dua speaker yang tersedia bisa membuat pengalaman bermain semakin nyaman.

Selain itu, yang membedakan Xiaomi Black Shark dengan ponsel gaming lainnya adalah adanya gamepad yang bisa terhubung dengan ponsel menggunakan bluetooth.

Gamepad yang telah dipasangkan di Black Shark
Gamepad yang telah dipasangkan di Black Shark | Ivan /Beritagar.id

Gamepad ini layaknya sebuah alat kontrol namun hanya bisa digunakan untuk tangan kiri saja. Baterainya 340 mAh yang digunakannya dapat bertahan hingga 30 jam pemakaian. Fitur tambahan ini bisa digunakan pada semua gim yang mendukungnya.

Hal minus pertama yang saya rasakan dari ponsel ini adalah panas yang sangat berlebihan saat memainkan gim dengan pengaturan grafis maksimal.

Xiaomi menyatakan Black Shark sudah menggunakan teknologi pendingin yang disebut liquid-cooling system, tapi saya tidak merasakan khasiat dari pendingin itu. Mungkin karena bodi metal yang digunakannya.

Kamera terbilang standar

Kamera belakang ganda Xiaomi Black Shark
Kamera belakang ganda Xiaomi Black Shark | Ivan /Beritagar.id

Dibandingkan Razer Phone, kamera Black Shark terbilang lumayan. Xiaomi memasangkan kamera ganda dengan resolusi 12MP dan 20MP di belakang. Razer Phone hanya 12MP dan kamera zoom 13MP di belakang.

Namun, jika dibandingkan dengan ponsel lain seharga Rp8 jutaan, kualitas kameranya terbilang standar. Bahkan, saya sendiri bisa menilai hasil fotonya setara dengan Redmi Note 5 yang apa adanya.

Kamera Black Shark bisa menghasilkan foto bokeh yang disebut dengan Depth Effect. Untuk kondisi di dalam ruangan, hasil foto Black Shark masih lebih terang dibandingkan iPhone X, walau kalah jika dibandingkan dengan Pixel 2 XL.

Ini perbandingan hasil foto yang saya ambil melalui Black Shark, iPhone X, dan Pixel 2 XL:

Hasil foto Xiaomi Black Shark di dalam ruangan.
Hasil foto Xiaomi Black Shark di dalam ruangan. | Ivan /Beritagar.id
Hasil foto iPhone X di dalam ruangan.
Hasil foto iPhone X di dalam ruangan. | Ivan /Beritagar.id
Hasil foto Google Pixel 2 XL.
Hasil foto Google Pixel 2 XL. | Ivan /Beritagar.id
Hasil foto Xiaomi Black Shark di luar ruangan.
Hasil foto Xiaomi Black Shark di luar ruangan. | Ivan /Beritagar.id
Hasil foto Xiaomi Black Shark di luar ruangan.
Hasil foto Xiaomi Black Shark di luar ruangan. | Ivan /Beritagar.id
Hasil foto Xiaomi Black Shark di dalam ruangan.
Hasil foto Xiaomi Black Shark di dalam ruangan. | Ivan /Beritagar.id

Untuk kamera depannya, menurut spesifikasi resmi yang beredar di media massa, Black Shark dibekali kamera swafoto 20MP. Namun, saat saya mengecek menggunakan aplikasi AIDA64, di sana tertera kamera depannya hanya beresolusi 5MP.

Kesimpulan

Xiaomi Black Shark
Xiaomi Black Shark | Ivan /Beritagar.id

Bagi penggemar gim mobile, Black Shark adalah pilihan yang menarik. Desainnya bagus dan nyaman dipakai sebagai ponsel utama. Jadi Anda tak perlu repot membawa lebih dari satu ponsel.

Desain yang diusungnya juga tampak anti-mainstream sehingga bisa membuat Anda menonjol saat menggunakannya.

Harganya, Rp8,25 juta, tidak terlalu mahal untuk ukuran ponsel gaming dengan prosesor Snapdragon 845. Pesaingnya, Razer Phone, yang menggunakan Snapdragon 835, tapi dibekali RAM lebih besar, 8GB, dijual di beberapa toko daring dengan banderol sekitar Rp9 juta.

Untuk antar-muka, saya melihat tidak ada keistimewaan dari JoyUI yang digunakan Xiaomi untuk pertama kalinya ini.

Kelebihan

  • Bodi premium
  • Sudah disediakan bumper
  • Snapdragon 845 dan Gamepad
  • Performa ngebut
  • Baterai 4.000 mAh
  • Harga sesuai spesifikasi

Kekurangan

  • Agak berat dan licin
  • Kamera standar
  • Panas berlebih saat memainkan gim
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR