ULASAN GAWAI

Galaxy A8 Star hadir mewah namun tidak wah

76
Galaxy A8 Star
RATING
  • DESAIN 80
  • DISPLAI 85
  • FITUR 80
  • KINERJA 75
  • MULTIMEDIA 75
  • KAMERA 75
  • BATERAI 90
  • HARGA 50
Samsung Galaxy A8 Star
Samsung Galaxy A8 Star | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Jika menurut Anda ponsel pintar Galaxy A8 yang rilis awal tahun ini belum cukup mendekati citra premium, kini secara tiba-tiba Samsung Indonesia memboyong ponsel Galaxy A8 Star. Mulai pertengahan Juli, ponsel tersebut dilempar ke publik tanpa adanya kehebohan layaknya yang dilakukan kepada Galaxy Note 9.

Terlihat Samsung memposisikan ponsel ini sedikit di atas seri Galaxy A8. Hal ini diidentifikasi dari beberapa spesifikasi yang diberikan lebih tinggi, salah satunya kehadiran kamera dual di bagian belakang—tidak lagi di depan seperti di seri A8.

Tentu peningkatan ini juga sejalan dengan harga jual yang lebih tinggi. Tersedia dalam pilihan warna hitam dan putih, ponsel Galaxy A8 Star dibanderol dengan harga resmi Rp7,999 juta.

Inilah hasil impresi saya setelah menggunakan ponsel pintar kelas menengah-premium Galaxy A8 Star.

Spesifikasi Galaxy A8 Star:

  • GSM/HSPA/LTE
  • Dual SIM
  • Layar 6,3 inci (rasio 18,5:9) Full HD+ 2.220 X 1.080 piksel Super AMOLED
  • Samsung Experience 9.0 (Android 8.0 Oreo)
  • Prosesor Snapdragon 660 delapan inti (4x2,2 GHz Kryo 260 & 4x1,8 GHz Kryo 260)
  • RAM 4GB, ROM 64GB (dukungan kartu memori slot hibrida)
  • Kamera belakang 24MP (f/1,7) & 16MP (f/1,7 PDAF) LED flash
  • Kamera depan 24MP, f/2,0
  • Sensor sidik jari, USB Tipe-C
  • Baterai 3.700 mAh

Keluar dari bahasa desain Samsung

Saat melihat pertama kali saya sempat kaget dan berpikir, apa yang ada di benak Samsung saat memutuskan desain untuk ponsel ini. Sedari dulu Samsung memiliki bahasa desain yang seragam di produk-produk ponselnya. Tapi bereksperimen sepertinya jalan yang dipilih kali ini.

Secara keseluruhan ponsel unibodi kaca dan metal ini besar dan berat, dengan dimensi sebesar ponsel Galaxy Note 8 dan bobot mencapai 191 gram. Tapi Samsung menunjukkan kebolehannya dalam hal kualitas. Seluruh bodi terasa kokoh dan materialnya terasa kelas atas.

Namun, penggunaan material kaca di panel depan dan belakang menyebabkan bodi rentan pecah jika terpentok sesuatu, apalagi jatuh.

Bagian muka Samsung Galaxy A8 Star
Bagian muka Samsung Galaxy A8 Star |

Bagian mukanya terisi layar yang memakan porsi hingga 80 persen. Hanya bagian atas layar yang terisi, dengan adanya LED notifikasi, earpiece, sensor proximity dan cahaya, serta kamera depan tunggal.

Perbedaan desain yang paling mencolok terletak di bagian belakang. Tidak umum rasanya melihat Samsung menggeser posisi kamera belakang ke bagian kiri atas. Memang tren yang diawali iPhone X itu sedang populer dan diadopsi terutama oleh vendor-vendor ponsel Tiongkok.

Selain itu Galaxy A8 Star memiliki desain yang kaku dengan sudut-sudut siku, tidak melengkung-lengkung seperti yang biasa diusung.

Bagian belakang Samsung Galaxy A8 Star
Bagian belakang Samsung Galaxy A8 Star |

Positifnya, dengan bergesernya kamera ke samping berikut lampu kilat LED di bawahnya, hanya tersisa sensor sidik jari di bagian tengah—yang bagi sejumlah orang posisinya terlalu tinggi. Posisi ini akan berikan tingkat akurasi yang lebih baik saat ingin menggunakannya.

Selama menggunakan saya tidak perlu takut “meraba” bagian belakang untuk menemukan sensor sidik jari dan terhindar dari kemungkinan mengotori lensa kamera.

Pada bagian sisi kanan terdapat tombol daya/kunci, dan sebuah slot hibrida untuk dua kartu sim atau kombinasi kartu sim dan kartu memori.

Sisi seberangnya terdapat tombol volume yang letaknya terlalu tinggi, dan tombol Bixby yang sempat saya kira sebagai tombol daya/kunci karena ukuran tombol keduanya sama. Kehadiran tombol tersebut juga menegaskan posisi A8 Star ada di atas Galaxy A8.

Bagian sisi-sisi Samsung Galaxy A8 Star
Bagian sisi-sisi Samsung Galaxy A8 Star |

Bagian atas hanya terisi lubang mik, dan bagian bawah terapat lubang headset 3,5mm, port USB Tipe-C, dan mic, serta speaker.

Perlu diingat, meski posisinya lebih atas dari A8, namun ponsel ini tidak dibekali fitur anti-air.

Antarmuka masih seragam

Tampilan antarmuka ponsel Galaxy A8 Star ini masih sama dengan saudara-saudaranya yang rilis tahun ini. A8 Star berjalan di antarmuka baru Samsung experience versi 9.0 berbasis Android Oreo 8.0.

Tampilan antarmuka Samsung Galaxy A8 Star
Tampilan antarmuka Samsung Galaxy A8 Star |

Tidak banyak yang dapat diceritakan di bagian ini. Bukan berarti minim fitur, tapi tak ada terobosan baru dibandingkan ponsel Samsung lain.

Masih hadir Always on Display (AoD) yang pilihan tampilannya tidak selengkap seri S atau Note. Lalu ada Game tools, toko tema, Secure folder, Dual Messenger, dan Bixby yang hadir secara utuh.

Dengan adanya tombol terdedikasi—yang tidak dapat diubah fungsinya—Anda dapat menanyakan atau memerintahkan asisten personal digital buatan Samsung tersebut mengerjakan sesuatu secara cepat dan mudah. Syaratnya hanya koneksi internet.

Bixby yang hadir dalam fitur penuh di Samsung Galaxy A8 Star
Bixby yang hadir dalam fitur penuh di Samsung Galaxy A8 Star |

Performa layaknya kelas menengah

Spesifikasinya tidak ada yang mengesankan. Meski dibanderol dengan harga jual yang tinggi, Galaxy A8 Star hanya menggunakan cip kelas menengah buatan Qualcomm Snapdragon 660, dikombinasikan dengan kapasitas RAM 4GB dan memori internal 64GB.

Memposisikan diri sebagai ponsel "hampir" kelas atas, meski mendukung fitur dual SIM dan dukungan kartu memori microSD hingga kapasitas 512 GB, wadah yang diberikan berbentuk hibrida. Ya, untuk kali pertama seri ponsel Galaxy A meniadakan wadah terdedikasi untuk kartu memori.

Yang membuatnya menarik adalah layar yang luas. Dengan panel Super AMOLED dan ukuran mencapai 6,3 inci resolusi Full HD+ (1.080 x 2.220 piksel, rasio 18,5:9), saya merasa dimanjakan dengan tampilan-tampilan di layar. Warna terlihat kontras, terang, dan mampu melawan sinar matahari saat penggunaan luar ruangan.

Untuk performa komputasi, Snapdragon 660 bukanlah cip yang jelek, malah sebaliknya. Sebagai cip kelas menengah performa yang diberikan tergolong baik.

Saat bermain gim berat seperti Tekken, ponsel mampu berikan performa mulus meski tidak bebas sendatan (lag). Aplikasi-aplikasi media sosial, pesan instan, dan aplikasi populer lainnya dapat dijalankan dengan baik.

Hanya saja, bodi yang tipis serta material metal dan kaca membuat hawa panas sangat terasa saat ponsel dipakai melakukan tugas-tugas yang berat. Akibatnya ponsel jadi tak nyaman untuk digenggam.

Berikut beberapa hasil pengujian menggunakan aplikasi benchmark:

  • AnTuTu Benchmark: 140212
  • Geekbench 4: 1632 (single-core) 5781 (multi-score)
  • 3D Mark Sling Shot Extreme : 1353 (Open GL ES 3.1) 1070 (Vulkan)
  • PC Mark: 5991 (Work 2.0)
Hasil skor aplikasi benchmark di Samsung Galaxy A8 Star
Hasil skor aplikasi benchmark di Samsung Galaxy A8 Star |

Kamera dual bawa teknologi baru

Galaxy A8 Star hadir dengan kamera yang diklaim dapat mengubah siapa pun menjadi fotografer profesional. Kamera dual ini memiliki resolusi 16MP PDAF + 24MP. Kedua kamera dilengkapi dengan bukaan f/1,7 yang berguna untuk fotografi di lingkungan cahaya rendah.

Tugas utama yang paling terlihat dari keberadaan kamera dual adalah untuk menciptakan foto bokeh.

Bagian depan ada kamera swafoto resolusi 24MP juga namun dengan bukaan f/2,0. Kamera ini diklaim Samsung dapat sajikan foto diri yang lebih terang.

Tidak ketinggalan juga pelengkap dari sisi perangkat lunak. Kamera A8 Star diperkaya dengan fitur Pro lighting, yang memanipulasi arah datangnya cahaya. Anda dapat memanipulasi arah cahaya yang datang dari sisi kanan dan kiri atau salah satunya, atau cahaya dari depan.

Ada juga fitur Smart beauty yang secara pintar akan mengatur komposisi manipulasi wajah sehingga terlihat memukau secara natural. Tidak ketinggalan fitur stiker AR, stamp, dan filter foto.

Namun, dengan spesifikasi dan fitur-fitur yang saya sebutkan di atas, hasil foto dari kamera Galaxy A8 Star ternyata terlihat tidak terlalu istimewa.

Foto luar ruangan cenderung menghasilkan foto berkarakter dingin, meski pengaturan area keburaman jika menggunakan mode Live focus (bokeh) terlihat rapi dan presisi.

Hasil kamera belakang Samsung Galaxy A8 Star dengan efek bokeh dan tidak
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy A8 Star dengan efek bokeh dan tidak |
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy A8 Star
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy A8 Star |
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy A8 Star di cahaya rendah
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy A8 Star di cahaya rendah |
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy A8 Star di luar ruangan yang kaya akan cahaya
Hasil kamera belakang Samsung Galaxy A8 Star di luar ruangan yang kaya akan cahaya |

Begitupun dengan kamera depan. Tapi untuk pengambilan gambar di lingkungan cahaya rendah kamera depan dan belakang mampu sajikan foto yang terang. Hanya saja, karena ketiadaan penstabil optik, maka untuk menghindari foto blur dibutuhkan tangan yang stabil.

Hasil kamera depan Samsung Galaxy A8 Star dengan efek bokeh dan tidak
Hasil kamera depan Samsung Galaxy A8 Star dengan efek bokeh dan tidak |

Untuk video, kamera belakang A8 Star mampu merekam momen dalam resolusi UHD (3.840 x 2.160 piksel) dan gerak lambat. Untuk kamera depan, maksimal ponsel ini hanya dapat melakukan merekam hingga resolusi Full HD saja (1.920 x 1.080 piksel).

Baterai besar

Jangan tertipu dengan bodi yang tipis. Galaxy A8 Star dibekali baterai yang besar yakni mencapai angka 3.700 mAh. Apalagi dipasangkan dengan cip kelas menengah, selama penggunaan sehari-hari saya dapat katakan bahwa baterai ini hemat dan tahan lama.

Mungkin tidak setahan lama sampa berhari-hari, dua hari saja sudah baik untuk ukuran ponsel dengan layar sebesar ini. Belum lagi penggunaan sinyal internet yang tidak dapat dihindarkan sekarang ini.

Pembeli juga diberikan fitur pengisian daya cepat, lengkap dengan aksesori bawaan yang mendukung. Untuk mengisi penuh dari kondisi kosong, dibutuhkan waktu sekitar dua jam saja.

Konektivitas lengkap

Jika Anda membutuhkan konektivitas inframerah, maka ponsel ini akan otomatis keluar dari daftar. Namun jika tidak, Galaxy A8 Star menyediakan semua jenis konektivitas masa kini seperti antarmuka USB Tipe-C, Bluetooth 5.0, sensor giroskop, kompas, akselerometer, proximity, dan lainnya.

NFC--yang semakin banyak digunakan, terutama untuk pembayaran--juga tersedia.

Kesimpulan

Agak membingungkan memang kenapa Samsung memasukkan ponsel seperti Galaxy A8 Star ke Indonesia. Statusnya yang berada di kelas menengah tetapi berharga mahal, membuatnya sulit dijadikan sebagai pilihan.

Fitur dan performanya memang tidak ada yang saya keluhkan. Mungkin hanya tak adanya fitur anti-air yang sedikit mengganggu. Pasalnya, fitur tersebut kini dianggap sebagai fitur wajib ponsel dengan banderol tinggi.

Bagi saya, lebih baik menabung sedikit lebih lama untuk bisa membeli seri Galaxy S terbaru. Pun tak jadi masalah jika hanya sanggup membeli ponsel S8 yang rilis tahun lalu. Karena, bagaimanapun, seri S lebih berkelas ketimbang A8 Star.

Kelebihan

  • Bodi tipis, desain dan material premium
  • Baterai tahan lama
  • Layar memanjakan mata

Kekurangan

  • Harga tinggi
  • Tidak anti tahan air
  • Kamera biasa saja
BACA JUGA