ULASAN GAWAI

Galaxy Watch bagus tapi tidak istimewa

78
Galaxy Watch
42mm
Rp 4.300.000
46mm
Rp 4.500.000
RATING
  • DESAIN 70
  • DISPLAI 90
  • FITUR 80
  • FUNGSIONALITAS 75
  • BATERAI 80
  • HARGA 75
Samsung Galaxy Watch
Samsung Galaxy Watch | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Tidak ada lagi lini Gear dalam jajaran produk sandangan Samsung, khususnya jam tangan pintar. Tahun ini, jenama asal Korea Selatan tersebut memperkenalkan jam tangan pintar terbaru bernama Galaxy Watch.

Sebuah nama yang sederhana dan tepat menggambarkan sebuah jam tangan peneman ponsel pintar.

Kali ini, Samsung menyediakan dua macam ukuran yakni jam yang berukuran 46mm dengan pilihan nuansa perak di bodi, dan ukuran 42mm yang tersedia dalam dua pilihan nuansa maskulin (hitam) dan feminin (merah muda emas).

Meski memiliki nama baru, tapi Samsung bukanlah pemain baru dalam dunia gawai sandangan. Mereka sejauh ini tetap konsisten dalam merilis pembaruan segmen yang satu ini.

Dibanderol dengan harga empat jutaan rupiah, apakah Galaxy Watch mampu meningkatkan pamor Samsung sebagai perusahaan yang mampu menghasilkan gawai sandangan mumpuni? Berikut ulasannya.

Spesifikasi

  • Layar: Layar sentuh OLED 1,3 inci atau 1,2 inci resolusi 360 x 360 piksel
  • Kapasitas memori: 4GB
  • RAM: 768MB
  • Tahan air: 5 ATM (50 meter) sertifikasi IP68
  • Tali: standar ukuran 20mm
  • Konektivitas dan sensor: WiFi, Bluetooth, GPS, Gyro, HR optik, barometer, NFC, akselerometer
  • Dimensi: 46 x 49 x 13 mm atau 41.9 x 45.7 x 12.7 mm; bobot 67gram
  • Baterai: 472 atau 270mAh
  • Sistem operasi: Tizen OS 4
Isi paket penjualan Samsung Galaxy Watch
Isi paket penjualan Samsung Galaxy Watch | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Desain

Aman, mungkin itu satu kata yang dapat saya gambarkan mengenai Galaxy Watch. Beritagar.id kedapatan unit ulasan model 42mm berwarna hitam.

Menurut penilaian pribadi, saya menganggap kesan pertama saat memegangnya secara langsung adalah keren.

Tidak ada aksen yang eksentrik di sini, penampakannya terasa aman untuk selera semua orang. Bahkan, dengan ukuran garis dan angka-angka penunjuk menit di cincin dalam membuat Galaxy Watch seperti jam tangan analog bernilai tinggi.

Bodi utama memiliki tekstur metal baja anti karat yang mengilap, sedangkan bagian cincin berputar memiliki tekstur buram sehingga terlihat lebih matte.

Tampilan muka Samsung Galaxy Watch
Tampilan muka Samsung Galaxy Watch | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Di sebelah kanan dapat ditemukan dua tombol dengan tekstur seperti karet, sehingga tidak licin saat ditekan, memberikan rasa yang mantap. Lalu, terdapat juga sebuah lubang untuk mikrofon. Sementara, di sisi kanan terdapat lubang pengeras suara (speaker).

Bagian bawah terdapat sebuah lingkaran yang lebih kecil, berisikan sensor untuk pembacaan detak jantung. Pelat bawah ini menggunakan material plastik yang dapat meringankan bobot bodi jam serta meminimalisir dampak alergi bagi sebagian orang yang sensitif akan bahan metal.

Satu yang saya kurang suka dari desain Galaxy Watch adalah ketebalan bodi. Memang dengan nuansa hitam yang dimiliki unit ulasan yang saya pegang, ketebalan ini tidak terlalu tampak jika dilihat, tetapi saat digunakan terasa ada benda yang menonjol di pergelangan tangan.

Bagian sisi kanan Samsung Galaxy Watch
Bagian sisi kanan Samsung Galaxy Watch | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Kualitas layar bundarnya tidak perlu diragukan lagi. Panel OLED memang tidak sehemat daya seperti panel e-ink. Namun, jenis panel yang satu ini terlihat lebih menarik saat dipandang karena menampilkan warna hitam yang pekat dan warna yang mencolok baik di kondisi rendah cahaya maupun di bawah paparan sinar matahari.

Ada perlindungan di sini untuk layar, dengan ketahanan kelas militer MIL-STD-810G dan Corning Gorilla Glass DX + yang mencegah kaca tergores dalam penggunaan sehari-hari, menurut Samsung.

Tali Samsung Galaxy Watch dengan tekstur garis
Tali Samsung Galaxy Watch dengan tekstur garis | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Untuk tali terpasang berbahan karet berukuran 20mm dengan sistem pembukaan yang mudah—hanya dengan menggeser tuas.

Tali bawaan yang saya dapatkan berukuran small dengan tekstur garis memanjang yang kerap menyimpan debu atau daki jika jarang dibersihkan. Untungnya, tekstur seperti ini hanya di bagian luar. Di bagian dalam hanya terdapat keterangan ukuran tali dan nama “Galaxy Watch” saja.

Bagian bawah Samsung Galaxy Watch yang terisi dengan sensor detak jantung
Bagian bawah Samsung Galaxy Watch yang terisi dengan sensor detak jantung | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Fungsionalitas

Masih menggunakan Tizen. Namun, versi sistem operasi gawai IoT Samsung di Galaxy Watch ini sudah mencapai angka empat, meski sudah naik versinya, tapi sejauh saya jelajahi, tidak banyak yang baru yang ditawarkan.

Tizen tidaklah buruk, pengalaman yang saya dapatkan tergolong memuaskan dalam memenuhi beragam kegiatan yang dilakukan di jam tangan pintar ini.

Namun, jika dibandingkan dengan sistem operasi Wear OS milik Google, terasa Tizen perkembangannya tidak sama majunya. Hal ini berdampak pada ketersediaan fitur, aplikasi, dan pilihan tampilan dari pihak ketiga.

Laci aplikasi Samsung Galaxy Watch
Laci aplikasi Samsung Galaxy Watch | Yoseph Edwin /Beritagar.id
Jalan pintas tuas pengaturan di Samsung Galaxy Watch
Jalan pintas tuas pengaturan di Samsung Galaxy Watch | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Gaya antarmuka masih intuitif. Cincin berputar memandu saya menjelajahi elemen-elemen inti, seperti notifikasi, aplikasi terbaru, dan gawit (widget). Sedangkan tombol fisik bawah di sisi kanan bawah membawa ke laci aplikasi.

Kehadiran Bixby sebagai asisten digital harusnya menjadi sorotan utama yang berguna bagi pengguna. Namun, sejauh ini saya mendapatkan pengalaman yang kurang memuaskan menggunakannyaa.

Bixby dapat berfungsi dengan baik saat menangani pertanyaan sederhana tentang cuaca, tetapi tingkat kesuksesannya bervariasi ketika menghadapi pertanyaan atau perintah yang lebih kompleks.

Ada sejumlah pertanyaan dan tugas yang dilontarkan tidak bisa terjawab olehnya atau salah menangkap maksud saya. Sepertinya Bixby masih harus belajar lebih giat jika ia ingin menjadi sosok yang dapat diandalkan.

Bixby hadir di Samsung Galaxy Watch
Bixby hadir di Samsung Galaxy Watch | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Dalam hal kebugaran, Galaxy Watch dapat mengenali enam aktivitas secara otomatis. Mereka adalah berjalan, berlari, bersepeda, elliptical training, mendayung, dan olahraga yang dinamis. Namun, da total sekitar 39 latihan yang dapat dimulai secara manual. Pencatatan data yang komprehensif dilakukan dengan Samsung Health.

Galaxy Watch akan melacak kegiatan tidur, membuat catatan yang meliputi empat tahap tidur.

Jam tangan pintar ini juga dapat memantau tingkat stres dan memberikan panduan pernapasan untuk meredakannya.

Fitur kebugaran dihadirkan menarik oleh Samsung Galaxy Watch yang dibungkus menjadi jam tangan yang mumpuni dan berfitur lengkap.

Jadi, pengguna tidak harus membuat pilihan antara pelacak kebugaran yang bagus atau jam tangan pintar yang bagus. Semuanya menjadi satu.

Baterai

Butir yang satu ini menjadi andalan Samsung dalam mempromosikan Galaxy Watch. Untuk ukuran 45mm baterainya diklaim dapat bertahan hingga empat hari dalam penggunaan normal (seperti layar yang tidak selalu menyala dan terhubung pada ponsel). Lalu, untuk model 42mm seperti unit ulasan yang saya pegang diklaim memiliki daya tahan baterai tiga hari dalam kondisi yang sama.

Menariknya adalah ternyata saya mendapati daya tahan yang lebih dari klaim Samsung tersebut. Saya selalu menghubungkannya dengan ponsel sehingga aktif menerima gempuran notifikasi harian yang cukup banyak. Terkadang saya juga memainkan fitur-fitur yang ada di dalamnya.

Dengan demikian, saya mampu mencapai empat hari tanpa harus mengecas kembali gawai ini. Entah apa saya yang kurang aktif sehingga fitur-fitur kesehatan tidak sering terpakai, atau memang baterai Galaxy Watch memiliki potensi tahan lama jika digunakan dengan wajar.

Daya tahan yang baik ternyata berbanding lurus dengan lamanya proses pengecasan. Dalam kondisi baterai hampir habis total (5-10 persen) dibutuhkan waktu pengecasan hingga dua jam setengah. Pengecasan dilakukan secara nirkabel dengan aksesori yang disertakan dalam penjualan. Dudukan untuk cas ini masih menggunakan jenis lubang microUSB.

Kesimpulan

Galaxy Watch merupakan inovasi Samsung dalam dunia gawai sandangan yang standar saja. Artinya gawai ini tergolong baik, tetapi tidak istimewa. Fungsionalitas dan fiturnya sudah cukup baik dan lengkap memenuhi kebutuhan pengguna umum. Terlebih baterai yang tahan lama untuk memberikan tenaga pada fitur-fitur yang disajikan.

Jadi, dapat saya katakan bahwa Galaxy Watch adalah pembaruan jam tangan pintar yang menarik bagi pengguna produk Samsung pendahulunya seperti Gear Sport atau Gear S3.

Sayangnya, terasa kurang cukup kuat untuk menarik pengguna baru.

Bixby yang harusnya jadi sorotan dalam fungsi secara keseluruhan, nyatanya masih belum cukup pintar dalam menerima instruksi dan pertanyaan-pertanyaan yang lebih kompleks. Mungkin Samsung bisa menyempurnakan bidang ini di generasi jam tangan berikutnya.

Kelebihan

  • Baterai tahan lama
  • Layar berkualitas baik
  • Antarmuka intuitif

Kekurangan

  • Tidak banyak inovasi dibanding pendahulunya
  • Proses cas baterai yang lama
  • Bodi yang tebal
BACA JUGA