ULASAN GAWAI

Realme 2 Pro berspesifikasi tinggi namun terjangkau

78
2 Pro
4GB + 64GB
Rp 2.899.000
6GB + 64GB
Rp 3.299.000
8GB + 128GB
Rp 3.699.000
RATING
  • DESAIN 75
  • DISPLAI 80
  • FITUR 80
  • KINERJA 85
  • MULTIMEDIA 70
  • KAMERA 65
  • BATERAI 75
  • HARGA 90
Realme 2 Pro
Realme 2 Pro | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Jenama ponsel Realme mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Lain hal jika menyebut Xiaomi, Vivo, atau Oppo. Namun ada hubungan antara Realme dan Oppo, Realme adalah “anak” Oppo yang belum lama beraksi di Indonesia.

Bedanya, tak seperti Oppo yang menghadirkan fitur-fitur inovatif, Realme lebih fokus pada spesifikasi dan harga jual yang kompetitif.

Baru-baru ini meja redaksi Beritagar.id kedatangan salah satu model perdana Realme yang masuk ke Tanah Air. Ponsel tersebut adalah Realme 2 Pro. Sejauh ini ia adalah produk teratas perusahaan itu dalam hal spesifikasi maupun harga.

Realme 2 Pro tersedia dalam tiga pilihan konfigurasi. Pertama adalah dengan RAM 4GB dan ROM 64GB yang dibanderol dengan harga Rp 2,899 juta. Kedua, 6GB+64GB dengan harga banderol Rp 3,299 juta. Terakhir dengan konfigurasi 8GB+128GB yang dibanderol dengan harga Rp 3,699 juta.

Beritagar.id mendapatkan unit ulasan dengan varian tertinggi yang bersanding dengan prosesor Snapdragon seri 660 dari Qualcomm.

Bagaimana impresi dari ponsel tersebut? Silakan simak ulasan ponsel yang dalam paket penjualannya disertai aksesori kepala cas ber-cap “Oppo” ini.

Spesifikasi Realme 2 Pro:

  • GSM/HSPA/LTE
  • Dual SIM
  • Layar IPS LCD 6,3 inci Full HD+ 1080x2340 piksel (19,5:9)
  • Color OS 5 (Android 8.1 Oreo)
  • Prosesor Snapdragon 660 delapan inti (4x2.0 GHz Kryo 260 & 4x1.8 GHz Kryo 260)
  • RAM 4/6/8GB, ROM 64/128GB (dukungan microSD slot terdedikasi)
  • Kamera belakang ganda 16 MP (f/1,7, AF) + 2 MP (f/2,0) LED flash
  • Kamera depan 16MP, f/2,0
  • Sensor sidik jari, microUSB
  • Baterai 3.500 mAh
Isi paket penjualan Realme 2 Pro
Isi paket penjualan Realme 2 Pro | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Bodi mencolok tapi deja vu

Realme 2 Pro tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu hitam, biru tua, dan biru terang yang kehijauan seperti unit ulasan ini.

Dengan harga terjangkau, maka jangan harap ada material metal atau kaca di sini. Semua bodi, kecuali layar, berbahan plastik. Untungnya, efek pantulan cahaya dari bodi yang mengilap membuatnya tampak mewah.

Buruknya? Sidik jari yang sangat mudah menempel dan juga risiko bodi baret jika digunakan tanpa pelindung. Realme mengetahui kelemahan itu sehingga menyertakan aksesori softcase dalam paket penjualan.

Tampilan muka Realme 2 Pro
Tampilan muka Realme 2 Pro | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Sekilas melihatnya ada perasaan deja vu. Realme Pro 2 amat mirip dengan Oppo seri F. Jika melihat panel depannya saja bisa saja Anda terkecoh dan menganggapnya Oppo F9.

Hal itu karena kedua ponsel sama-sama memiliki bentuk tetesan air di atas panel layar yang menjadi tempat bernaungnya kamera depan. Bagian belakangnya juga, dengan sensor sidik jari ditengah dan peletakan kamera di kiri atas beserta lampu LED.

Pembedanya adalah logo “Realme” yang cukup besar di bagian bawah bodi belakang.

Tampilan belakang Realme 2 Pro
Tampilan belakang Realme 2 Pro | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Pada bagian muka, selain kamera depan, di atasnya terselip earpiece yang berkamuflase dengan bingkai hitam. Tombol volume dan laci tempat menaruh dua kartu sim dan kartu memori ada di sisi kiri. Sementara di sisi kanan hanya terdapat tombol daya sekaligus tombol kunci.

Bagian atas hanya terisi mikrofon kedua, sedangkan bagian bawah terisi dengan lubang speaker, lubang microUSB, mikrofon utama, dan lubang headset 3,5mm.

Tampilan sisi-sisi Realme 2 Pro
Tampilan sisi-sisi Realme 2 Pro | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Kualitasnya? Baik. Saya tidak merasakan kecacatan dalam konstruksinya.

Kualitas layar IPS LCD-nya juga sebanding dengan yang saya rasakan di ponsel Oppo. Dengan karakter yang sedikit kebiruan namun kontras dan mampu menampilkan isi layar dengan cukup baik saat terpapar sinar matahari.

Hanya saja, saya merasa lekukan pada keempat sudut layar terasa terlalu ekstrem sehingga ada kalanya bagian pojok-pojok dari tampilan aplikasi tertentu agak terganggu karena area terpotong atau terlalu ke pinggir.

Antarmuka klona Oppo

Ponsel ini berjalan dengan Color OS 5.2 berbasis Android 8.1 Oreo. Sekali lagi, citra Oppo terlihat di sini. Ya sebenarnya tidak mengherankan karena Realme 2 Pro dan ponsel Oppo terbaru menjalankan OS yang sama.

Antarmuka Realme 2 Pro yang menggunakan Color OS
Antarmuka Realme 2 Pro yang menggunakan Color OS | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Tampilannya layaknya sebuah iPhone, tanpa laci aplikasi. Semua aplikasi yang terpasang dijejerkan di layar.

Terdapat fitur berguna yang disebut Smart Sidebar yang diperkenalkan di F9. Fitur ini memungkinkan Anda mengakses aplikasi tertentu dengan cepat. Juga pengaturan tombol daya sebagai tombol untuk memanggil Asisten Google.

Seperti biasa, sejumlah aplikasi Google sudah terpasang sebelumnya, serta beberapa aplikasi eksklusif OPPO seperti Phone Manager untuk mengelola memori dan privasi ponsel. Ada juga pengaturan tombol GameSpace untuk pengoptimalan dalam bermain gim.

Telah terpasang pula beberapa aplikasi pihak ketiga, seperti Lazada, Kwai, Zalo, dan J&T Express. Jika tak dibutuhkan, pengguna bisa langsung menghapusnya.

Beberapa fitur tambahan di Realme 2 Pro
Beberapa fitur tambahan di Realme 2 Pro | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Untuk meningkatkan pengalaman saat berkendara, terdapat fitur Smart Driving. Fitur ini akan membantu memblokir notifikasi dan menangani panggilan untuk mengurangi gangguan saat mengemudi.

Anda dapat mengatur karakter warna layar seberapa dingin atau hangat tampilannya. Karena layar yang memiliki poni kecil, disediakan sejumlah fitur penyesuaian di dalam pengaturan Tampilan.

Memang tidak ada opsi untuk sepenuhnya menyembunyikan poni, tetapi ada opsi yang memungkinkan Anda untuk menyembunyikan poni untuk aplikasi tertentu, Instagram misalnya, sehingga tampilannya akan di bawah poni.

Performa unggul di kelasnya

Untuk hal yang satu ini sebenarnya jelas, karena memang butir ini yang menjadi fokus sang manufaktur.

Ponsel ini ditenagai oleh Snapdragon 660 dan 8GB RAM untuk konfigurasi tertinggi. Dengan harga tiga jutaan dan mendapatkan spesifikasi demikian, merupakan sebuah terobosan yang menggiurkan. Melakukan tugas-tugas dasar seperti navigasi dan berselancar di dunia maya berjalan sangat lancar.

Memainkan gim dengan grafik tinggi seperti Asphalt 9, Iron Blade, dan Tekken dapat dimainkan dalam pengaturan grafis tinggi. Meski demikian, selama saya mencobanya, ada kala performa tersendat atau tampilan yang patah-patah. Namun saya merasa tidak terganggu.

Jika Anda benar-benar mengutamakan performa maka sebaiknya hanya setel pengaturan grafis ke tingkat medium saja.

Ponsel ini cukup hangat di belakang selama penggunaan lama, tetapi tidak sampai tingkat panas yang membuat genggaman tidak nyaman dan mengkhawatirkan.

Pemindai sidik jari dan pembukaan kunci menggunakan wajah juga tergolong cepat dalam mengenali masukkan biometrik. Akan tetapi, khusus pengenalan wajah, dibutuhkan lingkungan dengan cahaya yang cukup. Jika tidak, fitur keamanan yang satu ini tidak bisa diandalkan.

Berikut beberapa hasil pengujian menggunakan aplikasi benchmark:

  • AnTuTu Benchmark: 133159
  • Geekbench 4: 1446 (single-core) 5565 (multi-score)
  • 3D Mark-Sling Shot Extreme: 1232 (Open GL 3.1) 968 (Vulkan)
  • PC Mark-Work 2.0: 7872
Hasil skor aplikasi benchmark Realme 2 Pro
Hasil skor aplikasi benchmark Realme 2 Pro | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Kamera memenuhi standar

Realme 2 Pro diberikan kamera belakang utama 16 MP dengan bukaan f/1,7, yang menangkap detail dengan baik pada siang hari. Foto pemandangan terlihat rentang warna dinamis yang baik dan kontras, dengan banyak detail bahkan pada objek yang kecil, seperti dedaunan.

Ada tombol untuk memperbesar 2x, yang pada dasarnya melakukan pembesaran digital sehingga tidak terlalu membantu.

Sensor 2 MP yang ada di belakang hanya digunakan untuk perhitungan kedalaman. Gambar yang dipotret dalam mode Portrait terlihat bagus, dengan deteksi tepi dan ketajaman yang baik pada subjek, asalkan pencahayaan yang cukup.

Sisi yang membuatnya turun kelas adalah foto yang dipotret dengan cahaya rendah. Menghasilkan karakter yang buram, tidak tajam, terutama dalam bidikan lanskap.

Hasil foto Realme 2 Pro di luar ruangan yang cerah
Hasil foto Realme 2 Pro di luar ruangan yang cerah | Yoseph Edwin /Beritagar.id
Hasil foto Realme 2 Pro menggunakan mode Portrait
Hasil foto Realme 2 Pro menggunakan mode Portrait | Yoseph Edwin /Beritagar.id
Hasil foto di malam hari oleh Realme 2 Pro
Hasil foto di malam hari oleh Realme 2 Pro | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Layaknya Oppo, Realme menyediakan kamera swafoto yang memadai. Dengan sensor 16 MP Anda dapat menggunakan efek bokeh, HDR, dan flash layar untuk menghasilkan foto yang memikat. Kualitas gambarnya bagus dengan detail yang cukup.

Ada juga mode pemotretan Sticker yang memungkinkan Anda menambahkan pilihan stiker AR ke swafoto atau ke wajah orang lain.

Hasil kamera swafoto Realme 2 Pro, dari mode biasa, bokeh, dan AI aktif
Hasil kamera swafoto Realme 2 Pro, dari mode biasa, bokeh, dan AI aktif | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Baterai memadai

Kapasitas baterai Galaxy Realme 2 Pro adalah 3.500mAh. Angka yang cukup standar untuk golongan ponsel tiga jutaan. Dengan spesifikasi yang diberikan dan penggunaan umum dan merata, baterai di Realme 2 Pro bertahan seharian dalam sekali cas.

Ketiadaan fitur pengisian daya cepat cukup disayangkan. Sehingga Anda harus menyempatkan waktu hingga sekitar dua jam untuk menunggu baterai terisi penuh dengan aksesori cas bawaan--yang bercap “Oppo”.

Konektivitas standar

Ponsel ini memiliki semua fitur konektivitas yang umum ditemukan pada ponsel masa kini seperti WiFi, 4G LTE, Bluetooth, dan GPS. Ponsel ini juga mendukung fitur USB OTG. Ponsel mampu mengunci lokasi di aplikasi navigasi seperti Google Maps dan Grab.

Hanya saja, mungkin demi memangkas biaya, tidak ditemukan antarmuka konektor USB Tipe-C. Satu sisi antarmuka microUSB memudahkan kita dalam mencari aksesori untuk cas atau koneksi dengan komputer. Tetapi ketiadaan USB Tipe-C ini berpotensi merepotkan.

Kesimpulan

Realme berani menggebrak pasar ponsel kelas tiga jutaan dengan 2 Pro yang memiliki konfigurasi RAM 8GB dan memori internal 128GB. Inilah jawaban Oppo yang kerap disangkutkan dengan ponsel yang terlalu mahal.

Melalui Realme, Oppo menyediakan pilihan ponsel berharga terjangkau dengan spesifikasi dan kualitas memadai.

Sulit rasanya untuk membandingkan Realme 2 Pro dengan kompetitor yang sepadan. Jika dilihat dari spesifikasi saja, mungkin ponsel ini bisa membuntuti Pocophone F1. Namun jika dilihat dari segi harga juga, Xiaomi Mi A2 bisa menjadi pesaing terdekat.

Yang jelas, sejauh ini saya belum menemukan ponsel di pasar Indonesia yang dibanderol dengan harga di bawah empat juta berkonfigurasi seperti Realme 2 Pro.

RAM besar memang tidak menjamin mulusnya performa. Namun setidaknya ponsel ini bisa menjalankan banyak aplikasi di latar, sehingga tak repot mengulang proses pembukaan ketika aplikasi itu akan digunakan lagi.

Memori yang lega dan dukungan tambahan kartu memori hingga 256GB juga menjadi nilai lebih.

Kelebihan

  • Harga kompetitif dengan spesifikasi yang memadai
  • Layar kontras
  • Performa tak diragukan keandalannya

Kekurangan

  • Kamera lemah di lingkungan rendah cahaya
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR