Diprotes warganet, KFC Inggris ubah resep kentang goreng

Ilustrasi kentang goreng
Ilustrasi kentang goreng | K321 /Shutterstock

Jika Anda kerap menilai kentang goreng buatan Kentucky Fried Chicken (KFC) kurang sedap, Anda tak sendiri. Sebab, perusahaan makanan cepat saji itu mengaku akan mengganti resepnya karena sering menuai protes.

Jack Hinchliffe, direktur inovasi KFC di Inggris Raya dan Irlandia mengamini hal tersebut. Perubahan resep dan tidak sembarang adalah tindakan yang jarang dilakukan perusahaan waralaba asal Kentucky, Amerika Serikat (AS), itu.

Bahkan, menu ayam Colonel's Original Recipe saja belum pernah diubah sejak pertama dibuat pada 1940.

"Namun ini berbeda. Kami mendengar teriakan bangsa. Kami membaca cuitan brutal. Kami harus meningkatkan permainan dengan kentang goreng kami," tegas Hinchliffe, seperti dikutip BBC, Selasa (6/11/2018).

Hinchliffe menjelaskan, perubahan resep kentang goreng tersebut karena derasnya kritik terhadap menu di gerai buatan Kolonel Harland Sanders itu. Banyak konsumen menilai kentang goreng buatan KFC tidak enak.

Empat tahun lalu, seorang warganet bernama Charlie Burness menceritakan kekecewaannya terhadap KFC. Padahal dirinya dan sang ibu sengaja melewatkan kesempatan makan di restoran mahal dengan beralih ke KFC.

"Saya harus mengatakan, KFC hanya mendompleng ayamnya karena, Tuhan, kentang gorengnya tidak enak," tulisnya di Twitter saat itu.

Sejak itu, seperti dimuat The Insider, makin banyak warganet yang menyuarakan protes terhadap rasa kentang goreng. Salah satunya adalah akun Twitter @upgrade_music.

Tak disangka, KFC kemudian menanggapi ocehan tersebut dengan cuitan balasan beberapa waktu lalu. Mereka bahkan mencetak balasan Twitter itu dan menaruhnya di pinggir jalan sebagai iklan luar ruang.

KFC pun menjanjikan resep baru nanti akan membuat kentang goreng mereka lebih enak. Nantinya, kentang goreng ala KFC akan memiliki sisa-sisa kulit yang melekat.

Sisa kulit ini diklaim dapat menambah cita rasa dan aroma pada kentang gorengnya. Penampilan kentang dengan sisa kulit juga dinilai lebih natural dan bergaya rustic kekinian.

Selain itu, potongannya pun akan dibuat sedikit lebih gemuk. Selain lebih memuaskan bagi perut, irisan kentang yang gemuk juga dinilai mampu menahan panas lebih lama ketimbang potongan kentang yang lebih kurus.

Tak asal mengubah resep, KFC mengaku telah menguji menu ini di sejumlah gerai dalam volume kecil pada kurun satu tahun.

Menu ini baru akan mulai dijual di seluruh gerai di Inggris Raya mulai 19 November 2018. Sedangkan di Indonesia; menurut gerai KFC di Cideng, Jakarta Pusat, yang dihubungi oleh Beritagar.id, Kamis (8/11/2018), belum ada informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Ini bukan kali pertama KFC merespon kritik pedas konsumennya ke dalam bentuk ide untuk perkembangan restorannya. Pada Februari lalu, ratusan gerainya di Inggris bermasalah dengan pengadaan ayam.

KFC pun kerap kehabisan stok ayam saat pembeli masih ramai. Protes pun tak bisa dihindari.

Alih-alih mengelak dengan memberikan alasan, KFC justru memanfaatkan hal tersebut untuk meminta maaf dan membuatnya sebagai materi iklan.

"Restoran ayam tanpa ayam. Ini tidak ideal. Permintaan maaf sedalam-dalamnya untuk para konsumen kami, terutama bagi mereka yang telah berjalan jauh dan hanya menjumpai toko kami yang tutup," sebut tulisan pada iklan tersebut.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR