Kisah Ceu Popong dan Anak TK dari linimasa

Pimpinan sidang sementara Popong Otje Djundjunan (kiri) dan Ade Rezki Pratama (kedua kiri) menghadapi anggota DPR yang protes saat sidang paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2014)
Pimpinan sidang sementara Popong Otje Djundjunan (kiri) dan Ade Rezki Pratama (kedua kiri) menghadapi anggota DPR yang protes saat sidang paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2014) | Rosa Panggabean/Antara

Sidang pertama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2014-2019 setelah dilantik Rabu (1/10/2014), langsung jadi topik hangat di linimasa Twitter. Tercatat beberapa kata kunci mengisi daftar topik tren sedunia hingga Kamis dini hari. Dua topik terpopuler antara lain terkait salah satu pemimpin sidang, Popong Otje Djunjunan atau akrab disapa Ceu Popong, dan kata kunci "Anak TK".

Ceu Popong yang merupakan anggota DPR tertua periode ini --lahir di Bandung 30 Desember 1938-- menjadi pemimpin sidang sementara bersama anggota termuda, Ade Rezki Pratama dari Gerindra.

Artikel Metrotvnews.com yang mengisahkan Ceu Popong kehilangan palu saat sidang, mewarnai topik tren tadi malam: "Sebelum Dievakuasi, Ceu Popong: Mana Paluna Euweuh?" (Sunda: Mana, palunya tidak ada). Saat itu sidang dilaporkan ricuh, dan anggota dewan ada yang mengerubuti meja pemimpin sidang.

Meski tak berlangsung lama, topik terkait Ceu Popong muncul dalam beberapa kata kunci, semisal, "Ceu Popong", dan #SaveCeuPopong. Topsy mencatat kata kunci Ceu Popong dikicaukan hampir 30 ribu kali, padahal dalam 30 hari terakhir namanya nyaris tak pernah disebut di linimasa.

Kata kunci lain yang menarik adalah "Anak TK". Kata kunci ini merujuk pada anggota DPR, yang pertama dipopulerkan Presiden RI-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pada 2001. Kata kunci itu muncul di linimasa, saat sidang paripurna DPR dihujani interupsi dan protes para anggotanya. 15 ribu lebih kicauan menyebut anggota DPR "Anak TK".

Debut DPR periode baru dalam sidang paripurna itu sebenarnya tidak diisi oleh anggota yang benar-benar baru bersidang. Menurut catatan Harian Kompas, 321 atau 57,3% saja anggota yang baru menghuni Senayan, sedangkan sisanya sudah menjabat pada periode sebelumnya.

Hidup Ceu Popong. tegas dan bodor.

— ridwan kamil (@ridwankamil) October 1, 2014

Membuat kisruh itu ya salah satu cara untuk loby..#SaveCeuPopong

— Ayip Tayana (@tayanasnagara) 1 Oktober 2014

Ga cuma itu doang ko, itu nenek2 seenaknya mimpin sidang kaya ga punya etika jd pimpinan sidang. #SaveCeuPopong

— Frenklin H S G (@frenklinhenri) 2 Oktober 2014

Selamat malam negara yang rakyatnya memilih diwakili anak TK, sudah siap menceboki mereka sebentar lagi?

— Ismet (@ifahmi) 1 Oktober 2014

Lho, logika sederhana, seburuk DPR-kah anak-anak TK? Nggak kan? Tapi kok kalian sama2in?

— Arya Sujiwo Tejo (@sudjiwotedjo) October 1, 2014

Tampaknya Ibu Popong sebelumnya sudah pernah di DPR jadi tahu kelakuan ga karuan anak TK DPR ini ya... #LiveDPR

— Alderina (@alderina) October 1, 2014

#saveceupopong ksian nih nenek2 ngadepin anak TK

— Tika Yuli Astuti (@tikaudul) 1 Oktober 2014

Kata kunci 'Ceu Popong' dan 'Anak TK' yang terekam daftar topik tren sedunia di situs Trends24
Kata kunci 'Ceu Popong' dan 'Anak TK' yang terekam daftar topik tren sedunia di situs Trends24 | Istimewa
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR