KESEJAHTERAAN RAKYAT

Komik: Makmur tapi bersahaja

Ada saja orang yang tergolong kaya di lingkungannya tapi biasa saja. Tak pamer kemakmuran berlebihan.
Ada saja orang yang tergolong kaya di lingkungannya tapi biasa saja. Tak pamer kemakmuran berlebihan. | Tito Sigilipoe /Beritagar.id

GAYA | Gaya bisa berarti lagak. Misalnya orang kaya berlagak miskin. Sebaliknya juga bisa, kesrakat tapi bergaya tajir. Memang sih, yang kedua ini tidak bisa lama.

Eh, tapi nanti dulu. Dalam banyak kasus sebenarnya bukan kaya berlagak miskin. Lebih tepat disebut dalam sejumlah urusan ada orang yang bergaya biasa saja. Biasa dalam arti di bawah kelaziman sesuai kelas sosial dan ekonominya.

Misalnya? Muhammad Rafdi, putra Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen, yang pekan ini menjadi berita tak hanya di Maluku Utara. Begitu pula putra Presiden Joko Widodo, si Kaesang Pangarep.

Atau juga Susan Buffet, putri pebisnis kaya Amrik Warren Buffet, yang tak dibiarkan orang tuanya hidup mewah sejak bocah. Pun Armand Hartono, putra pengusaha Robert Budi Hartono, yang makan di kantin karyawan dan memakai sepatu berlakban, naik Toyota Innova pula.

Dalam beberapa hal mereka menjalani kehidupan di bawah statusnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR