BUDAYA DIGITAL

Komik: Poles foto agar (lebih) cantik tak langgar hukum

Untunglah MK menolak gugatan terhadap calon senator yang memoles foto diri agar keren. Ingin tampak keren adalah hak setiap orang.
Untunglah MK menolak gugatan terhadap calon senator yang memoles foto diri agar keren. Ingin tampak keren adalah hak setiap orang. | Tito Sigilipoe /Beritagar.id

HAK | Pekan lalu (9/8/2019) di Jakarta, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak sengketa pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah. Si penggugat, Farouk Mohammad, menganggap Evi Apita Maya meraih suara, sehingga lolos, karena menggunakan foto profil kampanye hasil editan.

Bagi hakim MK, apa yang dilakukan Evi tak melanggar melanggar UU Pemilu. Kalaupun ada dugaan manipulasi sebaiknya penggugat memperkarakan ke Badan Pengawas Pemilu.

Aneh, orang ingin cantik kok dipersoalkan. Orang ingin tampak gagah perkakas ketika bikin pasfoto, agar terbukti sebagai pemuda harapan tetangga, lantas merapikan sisiran, dan menyeka lemak wajah, juga boleh.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR