KEPENDUDUKAN

Komik: Tiru nama anak lain untuk namai bayi

Presenter Franda Zylgwyn tak terima nama anaknya, Zylvechia, ditiru orang lain untuk menamai bayinya. Lho, nama anak bukan termasuk merek kan?
Presenter Franda Zylgwyn tak terima nama anaknya, Zylvechia, ditiru orang lain untuk menamai bayinya. Lho, nama anak bukan termasuk merek kan? | Tito Sigilipoe /Beritagar.id

HALAH | Nama bayi bukan merek dagang yang didaftarkan ke Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham. Memang sih, jenama usaha juga bisa pakai nama anak. Tapi perlindungan yang berlaku hanya terhadap nama dagang, bukan nama orang.

Maka kasus pesohor hiburan Franda Zylgwyn yang tak terima nama anaknya, Zylvechia, dipakai orang lain belum tentu didukung seleb lain.

Kini nama kian beragam, bahkan banyak yang sulit diingat maupun dieja. Untunglah teknologi digital itu bagus: bisa mengurangi kesalahan penulisan nama secara manual, oleh orang lain.

Mestinya anak sekarang tak mengalami beda versi di akta kelahiran dan ijazah. Jika data di Kantor Dukcapil benar, di segala urusan tak akan ada salah tulis.

Ya, nama kian beragam. Orang kian bebas menamai anak. Dulu di kalangan orang Jawa, mereka yang merasa sebagai kaum tani akan sungkan menggunakan nama Wijaya, Kusuma, Candranegara, dan sebagainya yang menjadi jatah para priayi.

Sebagai nama tua saja mereka tak berani memakai nama tadi apalagi untuk nama bayi. Anak-anak raja Jawa ketika lahir juga menggunakan nama biasa — namun tetap berbeda dari petani seperti Wagimin, Legiman, Poniman, Slamet, dan seterusnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR