Labora Sitorus: kejarlah daku, tangkaplah jika kau mampu

Opera Labora: entah kapan si terpidana itu dijebloskan secara paksa ke dalam bui padahal masalahnya sudah jelas
Opera Labora: entah kapan si terpidana itu dijebloskan secara paksa ke dalam bui padahal masalahnya sudah jelas | AR/Beritagar

Lihatlah ilustrasi. Jika Anda tak telaten menyimaknya, hanya bisa membaca Ora et Labora, berarti Anda normal. Misalkan ilustrasi itu dibuat bersih, minimalis, maka hanya satu pesannya: ada orang tak mau dibui padahal bersalah.

Orang itu bernama Labora Sitorus, seorang polisi (=hamba wet/hukum) yang saat bocah bisa cari uang dari jual tuak (Bengkulu Ekspress), dan oleh Mahkamah Agung diharuskan mendekam dalam terungku selama 15 tahun plus membayar denda Rp5 miliar (subsider kerangkeng setahun). Labora adalah satu dari Trio Sitorus nan Fenomenal (padahal tak bersaudara maupun berkongsi) versi Tabloid Gabe.

Pangkal persoalan: bintara bergaji resmi Rp8,5 juta itu punya catatan transaksi hingga Rp1,5 triliun — entah berapa kalinya anggaran per tahun Polres Sorong, tempat Labora ngepos. Yang sudah tersiar, gara-gara Labora maka atasannya dicopot oleh Kapolda Papua (Merdeka, 2013).

Opera wagu sudah digelar. Namun ujung tayangan seolah diulur terus: kapankah aparat “berhasil” menangkap Labora (basah atau kering tanpa bumbu) lalu menjebloskannya secara paksa ke penjara?

“Saat ini sudah dibentuk tim bersama untuk mencari Labora Sitorus dan memang saat ini masih belum ditemukan,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Rikwanto (Tribun News, Jumat 6/2/2015).

Semoga pernyataan jujur — “masih belum ditemukan” — itu bukanlah trek MP3 yang besok dan besoknya lagi dapat dimainkan ulang karena isinya sama. Kalau lagu cinta sih boleh diulang, agar kekasih kembali — padahal sudah lama kembali, dan ngendon di rumah terus.

Kalau Labora? Dia sudah ngendon terus di rumah dan belum bisa dikembalikan ke sel. Dia cuma diimbau oleh Jaksa Agung H.M. Prasetyo untuk menyerahkan diri (Antara, Jumat 6/2/2015). Sebaiknya semua penjahat diimbau saja, Pak. Sampean bisa menghemat energi.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR