PILPRES 2019

Makar dan kriminalisasi

Isu makar menguat sebelum dan setelah pencoblosan Pilpres 2019. Jika polisi bertindak, itu kriminalisasi terhadap perorangan atau penyandang atribut?
Isu makar menguat sebelum dan setelah pencoblosan Pilpres 2019. Jika polisi bertindak, itu kriminalisasi terhadap perorangan atau penyandang atribut? | Salni Setyadi /Beritagar.id

GULING | Makar dalam pengertian umum adalah penggulingan kekuasaan yang sah. Ada tambahan "sah". Mungkin karena ada juga kekuasaan tanpa keabsahan politis maupun hukum.

Padahal makar, serapan dari bahasa Arab, berarti tipu muslihat. Ketika persoalan sampai pengadilan, akan timbul perdebatan apakah ujaran atau ajakan termasuk makar? Harus ada pembuktian tentang niat, permulaan pelaksanaan, dan permufakatan jahat.

Biarlah para penegak hukum yang berdebat (→ Hukumonline.com). Demi keadilan (→ ICJR).

Lalu kriminalisasi itu terhadap individu, siapa pun masing-masing tersangka dan kemudian terdakwanya, ataukah terhadap penyandang atribut tertentu? Misalnya atribut aktvis atau ulama.

Perdebatan soal atribut itu mungkin di luar sidang. Bahkan sebelum sidang.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR