MEDIA SOSIAL

Medsos (juga bisa) mendorong perceraian

| Tito Sigilipoe /Beritagar.id

KOIN | Media sosial ibarat dua sisi dari sekeping koin. Bisa bagus semua di depan dan belakang. Atau bagus di depan tapi buruk di sisi satunya. Bisa juga begini: jelek di semua sisi. Tergantung dalam posisi bagaimana setiap orang menilainya.

Bagi istri, atau suami, di Makassar, Sulawesi Selatan, medsos bisa menjadi bekal untuk menggugat cerai pasangan. Memang, alasan nafkah masih dominan. Tapi peran media sosial juga meningkat.

"Sejak adanya komunikasi HP, meningkat perselingkuhan," kata Kepala Humas PA Makassar Anwar Sale, dua hari lalu.

Padahal pangkal perceraian sejak dulu sama: pernikahan. Mana ada perceraian tanpa didahului pernikahan?

Umumnya hukum perkawinan sudah mengantisipasi perceraian sehingga memiliki aturan cerai selain aturan nikah. Melarang perceraian berarti juga sudah mengantisipasi.

BACA JUGA