PERAYAAN TAHUN BARU

Misteri peluru dari langit

Meyke Samaun (40) menunjukan sebuah lubang yang diakibatkan oleh benda diduga peluru di kediamannya di Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Selasa (1/1/2019)
Meyke Samaun (40) menunjukan sebuah lubang yang diakibatkan oleh benda diduga peluru di kediamannya di Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Selasa (1/1/2019) | Franco Dengo /Beritagar.id

Perayaan malam pergantian tahun meriah hampir di seluruh daerah di Indonesia. Meski sudah ada imbauan untuk membatasi bunyi terompet dan petasan, nyatanya petasan-masih menghiasi momen setahun sekali itu.

Bahkan di Gorontalo, bukan hanya petasan yang memancing heboh. Seorang ibu rumah bernama Meyke Samaun (40) mendapati paha kirinya ditembus sebuah benda yang diduga peluru saat sedang tidur usai momen pergantian tahun, Selasa (1/1/2019) sekitar pukul 02.00 WITA.

Saat didatangi Beritagar.id di kediamannya di Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Selasa (2/1) siang. Meyke menceritakan saat itu dirinya bersama suami dan anak baru saja pulang dari perayaan tahun baru.

"Malam itu saat sedang tidur bersama anak. Tiba-tiba paha kiri saya terasa perih dan panas. Saya bangun, lalu melihat ada luka, memar berwarna biru. Awalnya saya berpikir mungkin ini digigit serangga. Karena waktu itu saya baru saja tidur," kata ibu dua orang anak ini.

Karena kelelahan, dirinya tidak terlalu memikirkan luka itu, dan memilih untuk melanjutkan tidur. Tapi luka tetap masih terasa sakit.

Sekitar pukul 03.00 WITA, Rizal (41) sang suami pulang kerja. Meyke lantas menceritakan apa yang dialaminya tersebut.

"Saya disuruh bangun, untuk merapikan kasur. Nah, pas selimut diangkat, suami saya menemukan benda kecil seperti proyektil peluru," ungkap Meyke.

Mereka kemudian membangunkan anak laki-lakinya untuk memastikan benda tersebut bukan mainan sang anak. "Anak saya mengaku tidak pernah melihat benda semacam itu."

Setelah beberapa menit membahas keanehan itu bersama sang suami. Meyke yang lelah, merebahkan kembali tubuhnya di kasur. Saat itu, ia kaget melihat ada lubang di plafon kamarnya.

"Eh plafon kamar ternyata bolong, tepat di atas kepala saya. Suami saya langsung mengambil proyektil peluru tadi dan mencocokkannya dengan lubang yang berada di plafon. Ternyata ukurannya persis sama. Kami menyimpulkan bahwa pelurunya berasal dari atas," kata Meyke.

Tapi dini hari itu, mereka belum memastikan apakah benda tersebut juga menembus atap rumah. Karena bingung dan tidak tahu persis dari mana sumber benda berbentuk peluru itu, Meyke mengadukan peristiwa ini ke Polres Gorontalo Kota.

"Saya yakin 100 persen kalau benda itu adalah peluru," tambah Rizal yang mendampingi Meyke dalam perbincangan di teras rumah mereka.

Sementara itu, paha kiri Meyke masih terlihat lebam kebiru-biruan. Bahkan akibat luka tersebut, ia masih kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari.

"Saya berharap agar pelakunya cepat ditemukan oleh pihak kepolisian. Agar tidak menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat," ucap Meyke.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota, AKP Handy Seno Nugroho, membenarkan ada warga yang mengadu terkena benda diduga peluru di pahanya. "Selasa (1/1) pagi, dia datang melapor. Dia mengaku paha bagian kirinya terkena benda yang diduga proyektil peluru. Siangnya kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP," kata Handy.

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyeledikan lebih lanjut untuk mencari tahu asal benda tersebut. Sementara untuk mengetahui jenis pelurunya, Handy perlu dilakukan uji laboratorium. Yang jelas, ujar Handy, ini bukan peristiwa pertama karena pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR