Opa Sadam, menambal jalan demi kemaslahatan orang banyak

Husain Wadipulu (69) saat ditemui di sela aktivitasnya menambal jalan berlubang di Desa Lompotoo, Kecamatan Suwawa, Kebupaten Bone Bolango, Gorontalo. Minggu (10/3/2019).
Husain Wadipulu (69) saat ditemui di sela aktivitasnya menambal jalan berlubang di Desa Lompotoo, Kecamatan Suwawa, Kebupaten Bone Bolango, Gorontalo. Minggu (10/3/2019). | Franco Dengo /Beritagar.id

Aksi foto bergaya bak foto model oleh anak-anak muda di kubangan jalan berlubang atau menanam pohon pisang berseliweran di media sosial. Sejumlah orang menilai fenomena ini adalah kritikan warga yang resah melihat pemerintah abai pada kondisi jalan berlubang, terutama di kawasan perdesaan.

Namun di Gorontalo, seorang lelaki berusia 69 tahun menjadi viral lantaran aksi mulianya. Husain Wadipulu atau biasa disapa Opa Sadam melakukan aksi tambal jalan berlubang di wilayah tempat tinggalnya di Desa Lompotoo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Beritagar.id menemuinya pada Minggu (10/3/2019) pukul 16.45 WITA. Opa Sadam sedang mengatur peralatan kerjanya yang sudah digunakan sejak malam hingga pagi. Hampir setiap hari ia berjibaku seorang diri menambal jalan-jalan berlubang di sekitar tempat tinggalnya.

Opa Sadam menceritakan bahwa kegiatannya ini bermula dari keresahannya melihat sejumlah kecelakaan akibat lubang-lubang di hampir seluruh area jalan Kecamatan Suwawa. Ia mengaku sudah melakukan hal ini sejak 2018.

"Ada yang patah kaki, ada yang luka parah, pokoknya banyak yang celaka di sini. Rata-rata anak-anak muda. Saya kasihan karena saya juga pernah mengalami kecelakaan saat masih menjadi pemanjat kelapa dulu," kata Opa Sadam.

Opa Sadam menggunakan uang pribadinya untuk menambal jalan. Bahkan penambalan jalan dilakukan hingga ke desa-desa di sekitar. Aksinya menjadi viral setelah seorang pengendara yang lewat mengunggah kegiatannya ke Facebook.

Alhasil simpati dari masyarakat berdatangan. Bantuan berupa uang dan material mengalir demi mendukung sang kakek dalam upayanya memperbaiki jalanan rusak agar para pengendara merasa nyaman dan aman.

"Memang ada pengendara yang singgah memberi bantuan. Saya tidak pernah meminta. Apa yang saya lakukan ini murni karena saya ingin orang-orang yang lewat di jalan ini, merasa nyaman. Kalau pun ada bantuan ya alhamdulillah," papar Opa Sadam.

Namun, musim penghujan yang melanda Gorontalo belakangan ini membuat Opa Sadam lebih banyak istirahat. Selain itu konsentrasinya juga terbagi karena sang istri sedang terbaring sakit di rumah.

"Saya harus mencari penghasilan dari pekerjaan lain untuk biaya berobat istri," katanya.

Sejak viral, banyak dukungan dan pujian yang dialamatkan kepada Opa Sadam. Bagaimana tidak pada usianya yang renta itu dia memilih menghabiskan sisa hidupnya untuk kemaslahatan orang banyak.

Aksi Opa Sadam pun menginspirasi anak muda. Salah satunya Prandi Hamid (26).

"Saya sering melewati Opa Sadam, setiap kali pergi dan pulang kerja. Sebagai anak muda, tentu saja saya iri. Apa yang dilakukannya itu sangat menginspirasi," kata warga Desa Tilangobula, Kecamatan Suwawa Timur, ini.

Prandi pun berharap aksi Opa Sadam ini bisa menggugah pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk segera memperbaiki jalan rusak yang sering mengakibatkan kecelakaan ini. Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, mengapresiasi tindakan Opa Sadam.

Dirinya mengaku kagum pada tindakan Opa Sadam. Ia menyebut bahwa sang kakek merupakan teladan karena dedikasinya, tanpa harus menunggu respon dari pemerintah.

Hanim pun mengakui bahwa aksi Opa Sadam menjadi isyarat bagi pemerintah untuk terus membenahi fasilitas umum. "Ini juga jadi cerminan buat pemerintah untuk terus memperbaiki fasilitas umum. Agar tetap bisa digunakan dengan baik," tutur Hamim, seperti dilansir Kronologi.id.

Jika pahlawan adalah orang yang mengorbankan kenyamanannya demi kemaslahatan orang banyak, Opa Sadam adalah salah satunya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR