TATA KOTA

Pelor nyasar dan lokasi lapangan tembak

| Salni Setyadi /Beritagar.id

DOR! | Peristiwa peluru menembus ruang kerja wakil rakyat, awal pekan ini, menyembulkan soal lain. Tentang Lapangan Tembak Senayan di tengah kota. Lapangan di Jalan Gelora itu diapit gedung-gedung tinggi pula. Sebaiknya dipindahkan.

Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan setidaknya sudah tiga kali kaca DPR tertembak. Arah datangnya pelor dari kompleks tetangga, lapangan tembak itu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkilah, lapangan tembak sudah ada lebih dulu. Dalam arsip kabar ketersediaan sarana Asian Games 1962, lapangan tembak tak disebut. Ketika Indonesia menjadi tuan rumah AG1962, lomba menembak berlangsung di Cibubur.

Adapun Gedung DPR yang berkubah itu baru dibangun 1965. Bahkan Gedung Nusantara I — bangunan 24 lantai yang pernah diberitakan miring — yang kena tembak itu baru dibangun 1992. Pada 1992 pula lokasi lapangan tembak pindah ke sebelah. Lokasi lama digantikan Hotel Mulia.

Akan tetapi menurut Anies, Pemprov DKI akan mempertimbangkan perubahan rencana umum tata ruang dan wilayah (RTRW).

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR