PILPRES 2019

Rakyat merindukan kerukunan Joko Widodo dan Prabowo

Kenapa terhadap pemimpin lain, yang tampak kurang kompak, masyarakat tak terlalu berharap soal kerukunan? Misalnya tentang Megawati dan SBY.
Kenapa terhadap pemimpin lain, yang tampak kurang kompak, masyarakat tak terlalu berharap soal kerukunan? Misalnya tentang Megawati dan SBY. | Tito Sigilipoe /Beritagar.id

KOMPAK | Peredaran kabar dan foto dua orang bernama Joko Widodo dan Prabowo kerap berulang. Padahal semua orang tahu itu hanya kemiripan nama. Namun kekompakan mereka terasa menghibur. Dari dua orang polisi hingga saksi pernikahan.

Rupanya rakyat merindukan Joko Widodo asli dan Prabowo tulen — namun yang lain bukan palsu, cuma bukan capres saja — bisa rukun. Saling melengkapi.

Tokoh lain yang (pernah) bersaing dan bertentangan juga ada. Misalnya Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri dan Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Meme, dan kartun, perihal mereka ada tetapi tak setebal Jokowi dan Prabowo.

Jokowi dan Prabowo identik dengan pertentangan dan persaingan keras. Suatu hal yang tak terjadi dalam pilpres sebelumnya. Kok bisa sih? Stttt... sudahlah.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR