Sebut narablog suka minta gratisan, hotel di Irlandia jadi viral

Ilustrasi narablog.
Ilustrasi narablog. | Maridav /Shutterstock

Menjadi seorang pendengung (buzzer) saat ini dianggap sebagai sebuah profesi yang cukup menjanjikan. Bagaimana tidak, lewat hobi dan kreativitas Anda bisa mendapatkan uang dan beberapa hal lain tanpa harus membayarnya.

Sebagai ganti, pendengung yang biasanya juga seorang narablog atau video narablog akan mengangkat nama jenama yang bekerja sama dengannya dan mempromosikannya kepada khalayak.

Namun, ternyata tak semua pihak setuju dengan ide ini. Paul Stenson contohnya. Pemilik The White Moose Cafe dan penginapan Charleville Lodge yang berlokasi di Dublin, Irlandia, baru saja menjadi viral di dunia maya karena mengejek usaha para pendengung yang disebutnya kerap menginginkan hal-hal gratis.

Hal ini terkuak setelah ia mengunggah sebuah foto di Facebook pribadinya pada 16 Januari 2018. Di sana, Stenson menampilkan kiriman surel dari seorang pendengung asal Inggris Raya, Elle Darby.

Sebelumnya Elle Darby mengirim surel ke pihak kafe dan hotel dengan maksud mengajak bekerja sama. Ia menawarkan untuk mempromosikan hotel dan kafe milik Paul Stenson tersebut dalam bentuk video YouTube. Sebagai gantinya, Derby meminta dibebaskan biaya menginap selama lima hari di penginapan tersebut.

Saat itu, Youtuber berusia 22 tahun ini memang sedang membutuhkan akomodasi karena dirinya akan melancong ke Dublin dalam waktu dekat.

Pada surel tersebut, Derby menulis: "Saat sedang mencari penginapan, saya menemukan hotel Anda yang sangat menarik dan saya berniat untuk mempromosikannya di YouTube saya dalam bentuk video/Instagram Story/unggahan Instagram untuk merekomendasikannya dengan balasan mendapat akomodasi gratis."

Dalam surel tersebut Derby juga menuliskan bahwa ia pernah bekerja sama dengan Universal Studio Orlando di Florida, Amerika Serikat, dengan hasil yang memuaskan.

Tak lupa, Derby juga menyantumkan jumlah pengikut di Instagramnya yang sekitar 76 ribu dan 87 ribu pengikutnya di YouTube.

Lewat kapsi pada foto, Stenson menyayangkan langkah Derby sebagai pendengung dengan meminta produk gratis. Ia juga menyebutkan bahwa saat ini The White Moose Cafe dan Charleville Lodge pun memiliki puluhan hingga ratusan ribu pengikut di berbagai media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram, namun tak pernah sekalipun meminta produk gratis dengan memanfaatkan ketenarannya.

Paul Stenson yang ternyata juga merupakan seorang narablog pun mengaku sadar akan eksistensi internet sebagai media baru untuk berekspresi. Namun, menurutnya meminta produk gratis tetaplah langkah yang memalukan.

Ia juga menanyakan, jika memberikan para pendengung produk gratis, lalu apa yang akan didapatkan para pegawai nantinya. Apakah para resepsionis, petugas pencuci pakaian, pelayan restoran, tagihan listrik, dan lainnya bisa dibayar dengan sebuah video promosi juga?

Meskipun nama Elle Derby sebagai pengirim disamarkan di sana, entah bagaimana caranya publik tetap mengetahuinya.

Derby pun dihujani dengan berbagai kritik pedas ala warganet. Mereka melayangkan komentar yang memojokkan Derby dan menyebutnya menjijikan dan tak tahu malu.

Menanggapi hal ini, Derby pun bereaksi. Lewat sebuah unggahan video di YouTube-nya ia mengaku sangat sedih, marah, kesal dan malu atas perlakuan yang diterimanya.

"Kami para pendengung tak hanya ingin menerima produk gratis. Kami juga harus bekerja untuk itu. Kami harus membuat konten yang berbobot, membuat konten positif dan layak tonton. Kami memikirkan semuanya karena itu adalah pekerjaan kami," ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa tak ada yang salah dengan surel yang dikirimnya, karena itu merupakan bentuk tawaran kerja sama. Awalnya ia malah tak ingin memperpanjang urusan ini, namun rekan-rekan seprofesinya membuat Derby akhirnya bersuara.

Derby pun menyangkan perbuatan pihak seperti Paul Stenson, karena menurutnya internet adalah masa depan. Bagaimana anak-anak nantinya akan memiliki pekerjaan yang berbasis internet bila masih ada suara-suara bernada pahit soal industri tersebut.

Lewat videonya, Elle Derby juga menyemangati semua orang yang ingin bekerja sebagai influencer agar tetap menjalankan apa yang diyakini benar, untuk melakukan apa yang dicintainya lewat karyanya dan untuk tidak terpengaruh dengan pihak yang penuh kepahitan seperti yang dialaminya.

Hingga saat ini perseteruan antara Paul Stenson dan kubu pembela Elle Derby pun masih berlangsung. Alhasil Paul Stenson sebagai pemilik usaha memutuskan untuk memblokir para narablog dan video narablog dari kafe dan penginapan miliknya.

BACA JUGA