KEPEDULIAN DAN SOLIDARITAS

Soal mau dan mampu dalam menolong orang

| Tito Sigilipoe / Beritagar.id

TOLONGLAH | Banjir di Madiun, Jawa Timur, pekan lalu menghadirkan kejohanan. Sekeluarga bermobil menolong korban banjir, terdiri atas ayah-ibu-anak, yang hampir tenggelam.

Ketika kita melihat orang lain terancam bahaya, bahkan jiwanya dapat melayang jika tak ada yang menolong, dalam batas apakah kita akan bertindak?

Setiap kasus menyajikan cerita berbeda berikut alasannya. Termasuk dari sisi kita, baik sebagai pihak yang bertindak maksimal maupun yang tak (mampu) berbuat apa pun.

Persoalannya kadang tidak semata hitam dan putih. Namun dari sisi pihak yang tak mampu berbuat kadang timbul rasa getun — menyesal karena bersalah.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR