SATWA PIARAAN

Tak perlu BPJS untuk anjing dan kucing

| Tito Sigilipoe /Beritagar.id

RABIES | Sudah semestinya setiap pemiara satwa menjaga kesehatan piaraannya. Dengan biaya sendiri. Tak perlu berharap semacam BPJS untuk satwa. Kalau tak mampu mengurusi tak usah memiara, karena urusannya bukan sekadar memberi makan apalagi membiarkan anjing dan kucing mencari makan sendiri di luar rumah.

Niat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pekan ini untuk merazia kucing dan anjing liar itu tepat, untuk mencegah rabies. Satwa yang mengidap rabies akan mencelakai manusia.

Penundaan boleh saja, tapi jangan berlama-lama. Melibatkan komunitas untuk sosialisasi bahaya rabies juga bagus. Akan lebih bagus jika masyarakat diingatkan untuk memanfaatkan pusat kesehatan hewan (puskeswan). Bukan hanya demi kesehatan tetapi juga untuk sterilisasi, atau pemandulan, agar satwa tak berkembang biak tanpa kendali. Oh ya, vaksinasi rabies di puskeswan bisa gratis.

Sesuai deklarasi Asean, pada 2020 Indonesia harus bebas rabies. Namun kenyataannya masih ada 24 provinsi yang masih tergolong endemis rabies.

Razia kucing dan anjing liar itu suatu keharusan bagi setiap pemerintah daerah. Sekali lag: untuk yang liar, berdasarkan perikehewanan demi kehidupan bersama. Setelah merazia lalu bagaimana, mari kita pikirkan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR