UNGKAPAN

Valentine's Day: Tolak, terima, atau abaikan?

| Salni Setyadi /Beritagar.id

PILIHAN | Tentang Hari Valentin itu soal suka rela. Bagi yang gemar lagi ikhlas silakan merayakan. Untuk yang tak tertarik, dan tak pernah peduli, ya terserahlah. Toh tak ada yang mewajibkan.

Kalau ada yang menolak perayaan Valentino dan Valentina? Sangat boleh. Itu hak.

Sekali lagi: menolak itu hak. Asal jangan menyerang hak orang lain untuk merayakan hari kasih sayang, apalagi melarangnya.

Misalkan Arab — eh, Arab itu luas dan beragam negeri ding — jadi rujukan, di sana juga ada yang tak menolak Hari Valentin. Tahun lalu, Sheikh Ahmed Qasim Al-Ghamdi, mantan ketua Komisi Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan, semacam polisi syariah di Mekkah, Arab Saudi, menyatakan perayaan Valetin tak bertentangan dengan ajaran Islam.

Karena Arab itu beragam, maka perayaan Valentin di Mesir dan Lebanon, sebagai contoh, juga berbeda dari Arab yang ada di benak banyak orang.

Selamat merayakan hari kasih sayang. Setiap hari. Tak hanya setiap 14 Februari.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR