Video bocah ganggu siaran langsung BBC, beriring stereotip

Wawancara ahli hubungan internasional, Robert Kelly dengan BBC World Service. Wawancara berubah jadi momen lucu, ketika dua anak Kelly ikut tampil dalam kamera.
Wawancara ahli hubungan internasional, Robert Kelly dengan BBC World Service. Wawancara berubah jadi momen lucu, ketika dua anak Kelly ikut tampil dalam kamera.
© BBC World Service

Agaknya, banyak pengguna internet sudah melihat video viral ini. Wawancara BBC dengan pakar hubungan internasional, Robert Kelly, berubah jadi momen lucu.

Wawancara terinterupsi kehadiran dua anak Kelly, yang memasuki ruang kerja dan ingin melongok ke depan kamera--mungkin mau tampil di layar kaca.

Demi menyadari tingkah kedua bocah, seorang perempuan bergegas memasuki ruangan. Dengan tergopoh, perempuan itu berusaha membawa kedua bocah keluar dari ruang kerja.

Seluruh momen tersebut terekam dalam kamera dan tersiar langsung lewat kanal BBC World News.

Adapun wawancara itu membahas topik nan serius, perihal pemakzulan Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye--karena skandal gratifikasi. Kelly menjadi narasumber dalam statusnya sebagai pengajar di Fakultas Politik dan Diplomasi, Pusan National University, Korea Selatan.

Kelly pun terlihat "bijak" mengatasi momen tak biasa ini. Ia sempat tersenyum, tetapi tak bisa menyembunyikan kerut di dahi dan alis. Ia juga terlihat menahan tawa, dan beberapa kali mengucap permohonan maaf.

Di sisi lain, BBC "senang-senang" saja dengan siaran tak biasa ini.

"Momen siaran langsung favorit kami selama sepekan terakhir, sejauh ini," demikian BBC World Service mengomentari momen itu, sembari menyertakan ikon tertawa.

Video itu lekas menyebar di media sosial. Selasa (14/3), di laman Facebook BBC World Service, rekaman sudah dilihat lebih dari 84 juta kali. Pun, tercatat lebih dari 44 ribu emosi telah dikirimkan pengguna Facebook. Termasuk sekitar 13 ribu akun yang mengirim ikon tertawa.

Tak terkecuali di Indonesia, sejumlah netizen turut berkomentar. Bahkan, ada akun yang mengaku sudah 50 kali melihat video itu, dan tetap tertawa.

@Ira Koesno--dipercaya milik presenter Ira Koesno--ikut menyebar video ini sembari mengingatkan agar peristiwa lucu ini tak terulang. "Asli kocak! Hati-hati para pengamat dan komentator."

Beriring stereotip

Di sisi lain, banyak pengguna media sosial di barat (baca: Eropa dan Amerika) menganggap perempuan yang "mengamankan" kedua bocah adalah seorang pengasuh anak.

Padahal, yang bersangkutan adalah Jung-a Kim, istri Kelly. Hal itu juga diperkuat dengan perkataan sang anak yang bertanya dalam bahasa Korea: "Mama, ada apa?"

Label pengasuh anak kepada Jung, bisa dianggap sebagai bentuk stereotip. BBC menulis, stereotip itu tak lepas dari pelabelan atas peran perempuan Asia.

Patut diingat, tidak sedikit keluarga di Korea Selatan--sebagaimana Kelly dan Jung--menyewa pengasuh anak, terutama bila kedua orang tua bekerja.

Selain itu, dalam benak publik barat, ada sejumlah pekerjaan yang kerap diidentikkan dengan perempuan Asia.

Sebagai misal, pengasuh anak dari Asia Timur, pembantu dari Indonesia atau Filipina, dan sebagainya. Atau pelbagai label lain yang dilekatkan pada warga Asia, macam ahli matematika, ilmuwan, wanita karier di perusahaan keuangan, pemijat, dan sebagainya.

Phil Yu, narablog (Angry Asian Man) yang kerap menyoal topik seputar Asia, mengakui bahwa stereotip macam itu ada di masyarakat barat.

"Ada stereotip perempuan Asia laiknya budak belian, sebagai pasif, sebagai pemenuhan beberapa jenis layanan," katanya, dikutip Los Angeles Times. "Orang-orang dengan cepat membuat asumsi itu."

Vera Chok, kolomnis The Guardian, menulis stereotip itu juga dilekatkan oleh media yang "secara rutin menempatkan perempuan Asia sebagai figur sekunder".

Menyusul riuh stereotip dalam video viral di muka, sejumlah akun turut angkat suara.

"Semua orang, tolong berhenti berasumsi bahwa perempuan dalam video BBC adalah pengasuh," tulis Ashitha Nagesh, pewarta Metro.co.uk.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.