RINGKASAN SEPEKAN

6 Kabar terpopuler sepanjang pekan

Kepergian Prabowo Subianto ke luar negeri, ditemani beberapa warga negara asing, pada Selasa (28/5/2019) pagi dari Bandara Halim Perdanakusuma menjadi sorotan media dan masyarakat pembaca Beritagar.id sepanjang pekan lalu.

Begitupula kabar empat tokoh yang dikabarkan jadi target pembunuhan, gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden 2019, dan penerbit komik asal Amerika Serikat, DC Comics, yang keok lawan Superman Indonesia.

Berikut adalah ringkasan 6 berita populer di situs Beritagar.id dalam sepekan (26-31/5/2019) :

Sejam di Dubai, Prabowo terbang ke Austria

Calon Presiden Prabowo Subianto mendengarkan pertanyaan media saat memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).
Calon Presiden Prabowo Subianto mendengarkan pertanyaan media saat memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). | Sigid Kurniawan /Antara Foto

Kepergian Prabowo Subianto ke luar negeri, ditemani beberapa warga negara asing, pada Selasa (28/5/2019) pagi dari Bandara Halim Perdanakusuma menjadi sorotan media dan masyarakat.

Awalnya ia dikabarkan pergi ke Dubai, Uni Emirat Arab, untuk cek kesehatan. Namun kemudian diketahui pesawat pribadi yang ditumpanginya hanya singgah sejam di kota itu dan meneruskan perjalanan ke Wina, Austria.

Baca selengkapnya di sini.

Tim pengacara Prabowo-Sandi minta MK diskualifikasi Jokowi-Amin

Anggota Tim Hukum Prabowo-Sandi, Denny Indrayana (kiri); Ketua Tim Hukum, Bambang Widjojanto (kedua dari kiri); Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo sebagai penanggung jawab gugatan (ketiga dari kiri); Perwakilan Panitera MK Muhidin (kanan) saat pendaftaran PHPU ke Gedung MK, Jumat, (24/5/2019) malam.
Anggota Tim Hukum Prabowo-Sandi, Denny Indrayana (kiri); Ketua Tim Hukum, Bambang Widjojanto (kedua dari kiri); Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo sebagai penanggung jawab gugatan (ketiga dari kiri); Perwakilan Panitera MK Muhidin (kanan) saat pendaftaran PHPU ke Gedung MK, Jumat, (24/5/2019) malam. | Rommy Roosyana /Beritagar.id

Tim Hukum Prabowo-Sandi menuntut Mahkamah Konstitisi (MK) untuk mendiskualifikasi pasangan Joko "Jokowi" Widodo dan Mar'uf Amin sebagai peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu tertuang dalam berkas gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden 2019 ke MK, yang telah disampaikan Jumat, (24/5/2019) malam. Dalam permohonan PHPU tersebut, pasangan Prabowo-Sandi menyebut adanya pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Untuk memperkuat permohonan itu, disertakan 51 bukti. Sebagian besar bukti yang diserahkan berupa berkas (file) dan dokumentasi dari pemberitaan media massa.

Baca selengkapnya di sini.

Siapa 4 tokoh nasional yang jadi target pembunuhan

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian (tengah) disaksikan Menko Polhukam Wiranto (kiri) dan Kepala KSP Moeldoko (kanan) menunjukkan barang bukti senjata api saat konferensi pers perkembangan pascakerusuhan di Jakarta, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019).
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian (tengah) disaksikan Menko Polhukam Wiranto (kiri) dan Kepala KSP Moeldoko (kanan) menunjukkan barang bukti senjata api saat konferensi pers perkembangan pascakerusuhan di Jakarta, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019). | Dhemas Reviyanto /Antara Foto

Empat tokoh nasional menjadi target pembunuhan. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian pun mengungkap identitas mereka. Keempat tokoh itu adalah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto; Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan; Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan; dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere.

Kapolri mengungkapkannya di hadapan Wiranto saat menggelar konferensi pers di Kantor Menko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Empat nama yang jadi target pembunuhan itu, kata Tito, diketahui dari pemeriksaan terhadap enam tersangka yang telah dijaring dari kerusuhan aksi 21-22 Mei dan kepemilikan senjata api ilegal.

Baca selengkapnya di sini.

Tunggulah lima pekan apakah Prabowo jadi presiden

Ujung tuntutan Prabowo ada dua. Dia jadi presiden atau pilpres ulang. MK punya waktu 36 hari untuk menyelesaikan sengketa.
Ujung tuntutan Prabowo ada dua. Dia jadi presiden atau pilpres ulang. MK punya waktu 36 hari untuk menyelesaikan sengketa. | Antyo® /Beritagar.id

Saat ini ada dua jalur yang menjadi kepentingan khalayak ramai maupun sepi: jalur mudik Lebaran dan jalur Mahkamah Konstitusi (MK). Jalur mudik menuju silaturahmi. Jalur MK menuju kekuasaan--sebagai konsekuensi sengketa Pilpres 2019.

Jalur MK ditempuh oleh tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno Jumat pukul 22.35 lalu (24/5/2019), tiga hari setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019 (55,33 persen; Prabowo-Sandi 44,67 persen).

Meski sebelum penetapan KPU kutub Prabowo-Sandi sering menyatakan takkan memperjuangkan keadilan melalui MK, karena tak memercayai lembaga itu, akhirnya mereka ke sana juga dengan tujuh tuntutan terhadap KPU. Mereka membawa 51 alat bukti.

Baca selengkapnya di sini.

4 Tokoh nasional jadi target pembunuhan

Personel kepolisian menembakkan gas air mata ketika terjadi kerusuhan di depan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (22/5/209).
Personel kepolisian menembakkan gas air mata ketika terjadi kerusuhan di depan gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (22/5/209). | Nova Wahyudi /Antara Foto

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengungkap adanya kelompok yang diduga berniat melakukan pembunuhan terhadap empat tokoh nasional dan seorang pemimpin lembaga survei.

Hal itu diduga direncanakan kelompok pihak ketiga yang ingin menciptakan martir dalam aksi menolak hasil pilpres pada 22 Mei 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Muhammad Iqbal menjelaskan kronologinya. Upaya pembunuhan tersebut, menurutnya, bermula sejak 1 Oktober 2018 lalu, ketika seorang tersangkan bernama HK mendapat perintah untuk membeli senjata.

Baca selengkapnya di sini.

DC Comics keok lawan Superman Indonesia

Ilustrasi Superman Indonesia.
Ilustrasi Superman Indonesia. | Yulius Satria Wijaya /ANTARA FOTO

Penerbit buku komik Amerika Serikat, DC Comics keok lawan Superman buatan Indonesia. Tepatnya, wafer Superman yang jenamanya adalah milik PT. Marxing Fam Makmur.

Awalnya, DC Comics melayangkan gugatan terhadap perusahaan asal Surabaya tersebut, (3/4/2018). Gugatan didaftarkan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan nomor perkara 17/Pdt.Sus-HKI/Merek/2018/PN Niaga Jkt.Pst.

Mereka menggugat pembatalan merek Superman, Logo S, serta Superman dan lukisan yang sudah didaftarkan PT. Marxing Fam Makmur di Ditjen Kekayaan Hak Intelektual Kemkumham.

Tuntutan kuasa hukum DC Comics ditolak Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 13 April 2018. Keputusan tersebut diperkuat oleh penolakan kasasi mereka oleh Mahkamah Agung pada 28 Mei 2019.

Baca selengkapnya di sini.

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR