KREDIT PERUMAHAN

DP kredit rumah dan kendaraan diturunkan 5-10 persen

Petugas melayani nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR)  di BTN Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/11/2018).  Bank Indonesia menurunkan uang muka kredit untuk rumah dan kendaraan.
Petugas melayani nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di BTN Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/11/2018). Bank Indonesia menurunkan uang muka kredit untuk rumah dan kendaraan. | Fanny Octavianus /Antara Foto

Bank Indonesia (BI) menurunkan besaran uang muka alias down payment (DP) untuk kredit kepemilikan rumah dan kendaraan bermotor mulai 2 Desember 2019. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, penurunan itu besarnya mencapai 5 persen untuk DP kepemilikan rumah. Untuk kendaraan bermotor antara 5 hingga 10 persen. Sedangkan untuk properti dan kendaraan yang ramah lingkungan, keringanan uang mukanya lagi sebesar 5 persen.

Perry menjelaskan, keputusan itu diambil dalam Rapat Dewan Gubernur, Rabu-Kamis (18-19/9/2019). Kebijakan yang disebut pelonggaran rasio Loan to Value atau Financing to Value (LTV/FTV), untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah kondisi ekonomi global yang melambat. "(Juga) Untuk untuk meningkatkan kapasitas penyaluran kredit perbankan dan mendorong permintaan kredit pelaku usaha," kata Perry, Kamis (19/9/2019) dalam konferensi persnya yang disiarkan lewat akun Youtube BI.

Rasio LTV adalah rasio pinjaman maksimal yang dapat diberikan bank dalam menyalurkan KPR/KKB. Dengan kenaikan rasio LTV tersebut, maka uang muka yang harus dibayarkan nasabah untuk membeli properti menggunakan KPR/KKB turun. Misal, rasio LTV awalnya 80 persen. Maka uang mukanya 20 persen.

Dalam lampiran yang disertakan pada siaran pers BI disebutkan, untuk rumah tapak LTV dari antara 80-85 persen, naik menjadi 85-95 persen. Artinya uang muka yang ditanggung nasabah dari antara 15-20 persen menjadi antara 5-10 persen.

Sedangkan uang muka untuk kendaraan roda dua turun dari 20 persen menjadi 15 persen. Sedangkan untuk mobil yang konsumtif, turun dari 25 persen menjadi 15 persen. Sementara untuk kendaraan yang produktif, turun dari 20 menjadi 10 persen.

Selain itu, BI juga menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis points (bps) yang dilakukan Kamis (19/9/2019). Baik untuk suku bunga BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR), Deposit Facility, dan Lending Facility.

Maka, suku bunga BI7DRR turun menjadi 5,25 persen, suku bunga Deposit Facility menjadi 4,50 persen, dan suku bunga Lending Facility menjadi 6,00 persen. Harapannya, dengan pelonggaran tersebut, diharapkan momentum pertumbuhan ekonomi bisa terjaga.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR