PASAR SAHAM

Harga saham LQ45 sebagian besar naik

Harga saham LQ45 sebagian besar naik
Harga saham LQ45 sebagian besar naik | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) cukup fluktuatif pada pekan ketiga Juli 2019 (15-19/7/2019). Dari 45 saham anggota indeks LQ45, 26 saham di antaranya membukukan hasil positif selama periode tersebut.

Hingga penutupan akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rata-rata naik 26.66 poin (0.42 persen) dari 6388.25 ke angka 6414.91 dibanding pekan sebelumnya. Capaian tersebut meneruskan tren empat pekan terakhir yang relatif meningkat.

Nilai transaksi harian selama sepekan terakhir meningkat 13.27 persen menjadi Rp9,14 triliun.

Kondisi ini diikuti oleh meningkatnya rata-rata volume transaksi harian dari 16,85 miliar lembar saham, menjadi 17,39 miliar lembar atau naik 3.12 persen.

Investor asing mencatatkan nilai pembelian hingga Rp12,59 triliun, meningkat 4.74 persen dibanding periode sebelumnya.

Nilai penjualannya juga mengalami peningkatan 26.15 persen dari Rp9,78 triliun menjadi Rp13,24 triliun.

Adapun nilai kapitalisasi bursa hingga Jumat (19/07/2019) meningkat sebesar 0.55 persen menjadi Rp7.353,34 triliun dari posisi Rp7.312,82 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Lima emiten yang mengalami kenaikan harga tertinggi berturut-turut adalah: Gudang Garam Tbk. (GGRM), Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), Gowa Makassar Tourism Development Tbk. (GMTD), Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA), dan Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (LIFE).

Sementara itu, indeks saham LQ45 mampu mencatatkan peningkatan. Indeks berisi saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan paling likuid itu naik 6,85 poin (0.67 persen) ke angka 1.020.

Selama perdagangan sepekan lalu, 26 dari 45 saham indeks LQ45 kinerjanya positif, sedangkan 19 lainnya negatif. Peningkatan pada 26 emiten berkisar antara 6 - 770 poin. Saham PT Bank Central Asia Tbk.. memimpin kenaikan harga, mencapai 30,68 ribu poin.

Sebaliknya, penurunan nilai pada 19 emiten rata-rata berkisar 2.4 - 290 poin. Penurunan paling tajam dialami saham Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. dari sektor Industri Dasar.

Saham LQ45 paling aktif adalah Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) dengan jumlah transaksi mencapai 235,79 ribu kali. Sedangkan saham yang mencatatkan nilai transaksi tertinggi adalah Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) dengan total nilai mencapai Rp2,87 triliun.

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR