KRIMINALITAS

Mabes TNI AL sebut insiden KM Mina Sejati bukan pembajakan

Foto Ilustrasi. Personel TNI AL mengamankan kapal ikan beserta anak buah kapal (ABK) di Perairan Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (12/1/2019).
Foto Ilustrasi. Personel TNI AL mengamankan kapal ikan beserta anak buah kapal (ABK) di Perairan Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (12/1/2019). | /Dispen Koarmada I

Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) membantah ada aksi pembajakan atau perompakan di Kapal Motor (KM) Mina Sejati. Yang terjadi hanya peristiwa kriminal yang dilakukan sesama Anak Buah Kapal (ABK) di kapal itu.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AL Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal mengatakan, insiden yang menimpa KM Mina Sejati di Laut Maluku itu dilatarbelakangi oleh perkelahian antara sesama ABK.

"Perlu digarisbawahi di sini bahwa kejadian tersebut bukan perompakan atau pembajakan," ujar Zaenal seperti dinukil Kompas.com, Senin (19/8/2019).

Ia menandaskan, tidak ada aksi pembajakan ataupun perompakan terhadap kapal nelayan tersebut seperti yang ramai dikabarkan banyak orang. Menurutnya, insiden yang menimpa KM Mina Sejati murni merupakan aksi kriminal, sehingga narasi yang dikembangkan tidak mesti mengarah kepada perompakan atau pembajakan kapal.

"Saya ulangi ya, mari kita sama-sama membawa narasi ini bahwa insiden ini bukan perompakan atau pembajakan tetapi ini adalah kejadian perkelahian, kriminal murni di dalam KM Mina Sejati," tandasnya.

Saat pertama kali menerobos ke KM Mina Sejati, personel KRI Teluk Lada-521 yang menemukan 5 ABK meninggal dunia. Belakangan diketahui jumlah korban meninggal bertambah dari total 36 ABK.

"...3 orang pelaku, 5 orang meninggal. 13 orang menyelamatkan diri dengan meloncat ke laut, nah 2 orang meninggal 11 selamat. Hingga saat ini informasi 7 orang... 5 orang meninggal di kapal, 2 orang meninggal karena (berusaha) menyelamatkan diri ke laut," jelasnya.

Namun, belum diketahui pasti pasti penyebab 5 orang ABK yang meninggal di atas kapal. Personel KRI Teluk Lada -521 sedang melakukan penggeledahan dan pemeriksaan di atas kapal.

Untuk menyelamatkan KM Mina Sejati yang sebelumnya disebut dibajak di perairan Kepulauan Aru, Maluku, Minggu (18/8), TNI AL mengerahkan Kapal perang KRI Teluk Lada-521.

Panglima Komando Armada (Koarmada) III TNI AL Laksamana Muda TNI I N.G. Ariawan mengatakan, pihaknya telah berhasil mendekati dan berupaya berkomunikasi dengan KM Mina Sejati. Hingga Senin (19/8) komunikasi masih terus dilakukan melalui kontak radio dan isyarat lampu.

Berawal dari perkelahian

Penguasaan KM Mina Sejati oleh ABK-nya, kata Kadispen TNI AL Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal, diawali perkelahian antarsesama ABK.

Akibat perkelahian yang terjadi antara sesama ABK di kapal tersebut, jelasnya, 13 orang memilih menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut. Saat ini, kata dia, masih ada 15 ABK termasuk 3 orang yang diduga sebagai pelaku masih berada di atas kapal.

Ditanya motif di balik perkelahian antarsesama ABK kapal tersebut, Zaenal mengaku belum mendapatkan laporan resmi. "Kenapa sampai terjadi perkelahian kami belum peroleh informasi tersebut, yang jelas ada 15 orang yang masih hidup termasuk 3 pelaku berada di atas kapal," tandasnya.

Dari keterangan 11 orang ABK yang selamat, tiga orang ABK menguasai kapal dengan membawa senjata tajam berupa pedang dan parang, serta menyandera 20 orang ABK yang lain.

Total ABK kapal penangkap ikan yang beroperasi di Laut Arafura ini berjumlah 36 orang. Sebanyak 13 di antaranya berupaya menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut. Namun, dua di antara mereka dinyatakan meninggal dunia.

Para ABK yang selamat juga mengakui KM Mina Sejati dikuasai ABK sendiri yang terdiri dari seorang nakhoda bernama NH, dan dua ABK lainnya masing-masing FDL dan QIM.

Kondisi KM Mina Sejati sendiri sudah mengalami kebocoran di kamar mesin dan sudah tergenang air. Buritan kapal sudah tenggelam, tetapi kapal masih bisa mengapung.

Panglima Koarmada III TNI AL Laksamana Muda TNI I N.G. Ariawan mengatakan, KRI Teluk Lada-521 sudah berhasil mendekati dan berupaya berkomunikasi dengan ABK KM Mina Sejati di perairan Laut Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, tepatnya pada posisi 06 59,500 133 07,300 S.

"KRI Teluk Lada-521 yang dikomandani Letkol Laut (P) Gunawan Hutauruk berupaya secepat mungkin mengamankan KM Mina Sejati meskipun cuaca kurang baik dan ombak laut yang tinggi dengan kontak radio dan isyarat lampu..." ujarnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR