KESEHATAN

Tren gaya hidup sehat sepanjang 2019

Prediksi tren kesehatan 2019
Prediksi tren kesehatan 2019 | TORWAISTUDIO /Shutterstock

Berminat mengubah gaya hidup jadi lebih sehat di awal tahun? Ada beberapa hal menyangkut kesehatan yang diprediksi akan mengetren sepanjang tahun 2019, mulai dari makanan sehat, tidur, perawatan kulit, dan pola makan.

Elderberry

Sejenak mari kita lupakan stroberi dan rasberi, sebab elderberry diperkirakan akan mengetren pada tahun 2019. Setidaknya demikian menurut Pinterest.

Elderberry mungkin tak setenar buah beri lain, tetapi ia sudah digunakan selama berabad-abad untuk pengobatan alami karena memiliki efek anti inflamasi dan antioksidan yang signifikan.

Buah berwarna ungu tua, mirip anggur ini biasa diberikan pada pasien HIV/AIDS untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Elderberry juga diminum untuk atasi nyeri sinus, nyeri punggung dan kaki, nyeri saraf, dan sindrom kelelahan kronis.

Tak hanya itu, elderberry juga bermanfaat dalam mengatasi demam, pencahar untuk sembelit, dan baik dikonsumsi oleh pasien penyakit jantung, kolesterol tinggi, sakit kepala, dan sakit gigi.

Elderberry dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan tampaknya memiliki aktivitas melawan virus termasuk flu dan mengurangi peradangan.

Bakuchiol

Bagi Anda yang sedang melakukan perawatan anti penuaan, cobalah beralih ke bakuchiol. Ini disebut-sebut sebagai alternatif retinol.

Selama ini, retinol begitu populer karena terbukti membantu meningkatkan kolagen dan memerangi jerawat. Namun, penggunaan retinol berpotensi membuat kulit menjadi kering dan iritasi.

Kemudian, hadirlah bakuchiol yang ditemukan dalam biji dan daun psoralea corylifolia atau babchi, tanaman asli India. Bakuchiol bisa dibilang sebagai retinol versi lebih lembut dan cocok untuk kulit berminyak, kering, dan sensitif.

Seperti retinol, bakuchiol juga dapat membantu mencegah garis-garis halus dan kerutan, meningkatkan pigmentasi, dan meningkatkan elastisitas kulit. Bila digunakan jangka panjang, bakuchiol bahkan bisa mengurangi kulit kasar dan kering.

Mindful eating

Menurut data Pinterest, ada peningkatan 475 persen dalam pencarian tahun ke tahun untuk rencana nutrisi dengan pola makan penuh kesadaran atau mindful eating.

Meski diet akan tetap dilakukan, tetapi mulai banyak bermunculan diskusi dan pembahasan soal mindful eating sebagai pengganti tren diet.

Apa itu mindful eating? Ini adalah teknik yang membantu Anda mengendalikan kebiasaan makan untuk mencapai keadaan perhatian penuh.

Pada dasarnya, ini hanyalah teknik sederhana yang melibatkan makan perlahan tanpa gangguan, melibatkan indera dengan memperhatikan warna, bau, dan tekstur makanan, mengatasi rasa bersalah dan cemas tentang makanan, juga memperhatikan efek makanan pada perasaan.

Keto vegan

Selama tahun 2018, diet ketogenik terbilang sangat populer mempromosikan pola makan yang secara ketat mengabaikan semua karbohidrat, biji-bijian, dan gula, lalu banyak makan lemak dan daging hewani.

Namun, diet ini dinilai kurang ramah lingkungan karena konsumsi daging berdampak pada planet. Industri peternakan menghasilkan gas rumah kaca dalam jumlah yang sama dengan gabungan transportasi global.

Tahun ini, diprediksi akan muncul diet keto vegan atau juga disebut eco-keto lebih ramah lingkungan, karena tanpa produk hewani.

Memahami ritme sirkadian

Untuk mendapatkan tidur berkualitas sepanjang tahun 2019, pastikan Anda memahami ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Sebelumnya, kenali dua hormon terlibat dalam tidur, yaitu kortisol dan melatonin.

Kortisol seharusnya memuncak pada pagi hari, membuat Anda bangun dan siap beraktivitas. Sedangkan melatonin akan muncul untuk membuat Anda merasa santai. Ketika hormon-hormon tersebut terganggu, maka jam bangun dan tidur pun terpengaruh.

Menurut Lynn Laboranti, M.S., R.D., ahli diet terdaftar untuk Nature Made, salah satu faktor pendorong utama gangguan tidur adalah gejala dari kehidupan yang sibuk ditambah dengan cahaya dari gawai pada malam hari.

"Ketika kita terpapar cahaya pada siang hari, itu menekan produksi melatonin untuk membuat kita tetap waspada. Tetapi pada malam hari, kita mungkin terpapar cahaya dari layar ponsel atau komputer, ini dapat mematikan melatonin yang dibutuhkan untuk bisa tidur nyenyak."

Mematikan barang elektronik dan lampu dapat membantu tubuh melakukan apa yang perlu dilakukan di malam hari, yaitu menghasilkan melatonin untuk tidur.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR